KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)

KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)
Pacar Susan


__ADS_3

Sesuai rencana siang tadi, kini sepulang sekolah Jesika dan Naura juga Susan berniat pergi ke rumah Arsy. Awalnya, Ken tidak memberikan nya izin, namun karena paksaan dan desakan serta cibiran dari Jesika dan Susan, Ken pun mengalah dan membiarkan Naura ikut pergi. Tentu saja, izin yang Ken berikan bukanlah izin Cuma Cuma. Ken akan menagih imbalan nya nanti saat malam tiba, dan Naura pun sudah cukup tahu dengan apa yang di maksud oleh Ken.


“Si Ken tadi bisikin apaan sih?” tanya Susan ketika sudah berada di dalam mobil milik Jesika.


“Hah? Eummttt, itu. Dia Cuma bisikin nanya. Iya nanya kira kira nanti pulang jam berapa,” jawab Naura sedikit gugup dan terbata.


“Masa cuma nanya pulang jam berapa, muka kamu langsung merah kaya marah gitu sih?” tanya Susan lagi yang masih penasaran.


“San, gimana soal yang kemarin?” tanya Jesika mengalihkan pembicaraan, seolah tahu bahwa Naura sedang tidak bisa di tanya tanya. Jesika merasa bahwa ada sesuatu yang di sembunyikan oleh Naura, namun ia belum bisa menceritakan nya kepada mereka.

__ADS_1


“Ah itu Jes, masa dia minta ketemu. Dia bilang mau nyusul aku pas udah lulus nanti,” kata Susan langsung bersemangat ketika Jesika menanyakan masalah kisah nya yang sebelumnya sudah ia ceritakan kepada Jesika.


“Ya udah sih, terima aja. Toh kalian udah sama sama cocok kan?”


“Kalian bahas apaan sih?” tanya Naura yang memang belum mengerti dengan apa yang di bahas oleh kedua sahabat nya.


Jesika dan Susan langsung tergelak ketika melihat wajah Naura yang tampak bingung dengan arah pembicaraan nya, “Gini Ra, jadi ... Susan itu lagi deket sama cowok. Eh bukan deket sih, ya San? Dah lah kamu aja yang cerita.”


“Tunggu!” Naura langsung memotong ucapan Susan agar berhenti berbicara, “Kamu kenalan dimana? Maksud ku dimana awal kalian dulu kenal?”

__ADS_1


“Game!” jawab Susan malu malu.


“Aku curiga deh,” Naura menggigit bibir bawah nya dan berfikir, seolah dirinya merasa dejavu dengan kata kata perkenalan virtual sebuah game.


“Curiga kenapa? Aku pacaran nya sama manusia Ra, buktinya dia setiap malam telfon aku kok!” kata Susan memanyunkan bibir nya kesal, karena merasa Naura tidak mendukung nya berpacaran.


“Bukan itu maksud gue,” Naura menggaruk kepala nya yang tidak gatal, “Masalah nya aku pernah denger ada juga cowok yang kenalan sama cewek juga lewat game. Tapi siapa aku lupa.”


“Ra, banyak banget yang jadian karena game itu. Bahkan temen ku ada beberapa yang sampai menikah. Jadi, kita itu ada kaya group nya gitu, kamu mau ikutan masuk? Bisa loh, kali aja nanti kamu juga bisa dapet pacar,” kata Susan langsung bersemangat hendak membuka aplikasi game nya.

__ADS_1


“Gak mau!” tolak Naura dengan cepat. Kalau sampai Ken tahu dirinya masuk ke dalam group semacam itu untuk mencari pacar, bisa bisa drinya tidak akan di biarkan memegang ponsel atau bahkan keluar rumah.


Naura menggelengkan kepala nya dengan cepat, ia tidak akan mau ikut ikutan seperti yang Susan lakukan. Lagipula, dirinya tidak terlalu menyukai game online, ia lebih suka membaca novel atau komik daripada bermain game.


__ADS_2