KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)

KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)
Gak cemburu


__ADS_3


...🍁🍁🍁...


“Clay, aku ikut!” seru Jesika ketika melihat naura dan Clay hendak masuk ke dalam mobil.


“Ngapain sih!” keluh Clay berdecak, “Kemana supir kamu?”


“Ih, kamu lupa ya kalau Bunda lagi pergi sama pak Sadi. Jadi aku pulang sama kamu!” ucap nya memanyunkan bibir nya, “Gapapa kan Naura?”


“Hah!” Naura sedikit terkejut ketika Jesika meminta persetujuan darinya, “G—gapapa kok,” imbuh nya dengan senyum terpaksa.


Naura bukan tidak menyukai Jesika, hanya saja dirinya masih terkejut dan bingung.


“Ah, atau gak biar aku pulang sama Susan aja gimana?” tawar Naura.


“Enggak!” jawab Clay dengan cepat menggelengkan kepala nya, “Kita mau pergi Ra.”


“Kalian mau kemana? Ikuuuttt!” seru Jesika menatap penuh permohonan kepada Clay dan Naura.


“Je, bisa gak sih kalau—“


“Gapapa Clay, ikut aja. Seru, lagi kalau kita jalan bareng bareng,” kata Naura bersemangat, “Susan, Hary sini!” seru nya melambaikan tangan kepada Susan dan Hary yang baru tiba di parkiran.

__ADS_1


“Lah gue kira kalian udah balik,” ucap Hary melihat ketiga orang itu masih berdiri di depan mobil Clay.


“Nonton yuk, hari ini ada film bagus. Seru kalau kita pergi bareng bareng.” Ajak Naura tanpa menjawab pertanyaan Hary.


“Bukannya lo mau kencan? Kok ngajak kita sih?” tanya Susan mengerutkan dahi nya.


“Tau tuh, kalian udah seminggu gak ketemu. Mau jalan bareng, kenapa malah ngajak ngajak orang se RT.” Saut Hary menggelengkan kepala nya.


“Hary, lo mau kemana pulang sekolah ini?” tanya Clay kepada Hary.


“Gak kemana mana, gue mau mabar sama temen baru gue.” Jawab Hary seketika langsung bersemangat, “Lo tahu Clay, gue baru nemu lawan yang seru banget.” Imbuh nya.


“Nah, karena lo gak ada keperluan lain, mending gue minta tolong sama elo.”


“Anterin Jesika pulang!”


“Clay!” seru jesika tak setuju.


“Gue gak tahu rumah nya!” saut Hary menolak.


“Anterin ke rumah gue,” kata Clay lagi yang mana membuat semua terkejut, termasuk Naura.


“Kok di rumah lo? Kalian tinggal serumah?” tanya Naura langsung mengerutkan dahinya menatap Clay.

__ADS_1


“Emmt,, itu .. Orang tua dia ada di luar negri. Dan dia untuk sementara memang tinggal di rumah ku. Maaf aku tidak cerita ke kamu, ah bukan. Maksudku belum, aku belum sempat bercerita ke kamu.” Ucap Clay jujur.


“Iya Naura, jadi jangan salah paham. Kami udah kaya saudara kok, jadi kamu gak usah khawatir, hati dia kuat kok. Ayah Stive aja orang nya setia banget, berarti Clay juga bakal setia sama satu wanita. Jadi kamu gak usah cemburu atau khawatir,” jelas Jesika tersenyum getir.


“Ayah?” gumam Naura lagi begitu pelan.


“Tenang aja Naura, kami tidak ada hubungan apapun. Hatinya Clay tidak akan mudah goyah, apalagi untuk cewek kaya aku. Dia gak bakal tertarik, jangan khawatir.” Ucap jesika lagi, “Ayo Hary, anterin gue.” Imbuh nya lalu ia segera menggandeng tangan Hary dan menuju mobil laki laki itu.


“Aku baru tahu kalau ternyata kalian sedekat itu,” gumam Naura menatap kepergian Jesika dan Hary.


“Dia keponakan ayah ku. Mungkin bisa di bilang kami sepupu jauh, makanya dekat. Dan juga, papa nya Jesika itu sahabat ayah ku.” Kata Clay menghela nafas nya dengan berat.


“Ohh,” jawab Naura menganggukkan kepala nya berulang seolah mengerti.


“Kamu marah?” tanya Clay langsung menggenggam tangan Naura, “Cemburu?”


“Iks apaan sih. Enggak lah, siapa juga yang cemburu apalagi marah, ngaco kamu!” kata naura mendengus.


“Padahal aku berharap kamu cemburu dan marah loh. Karena itu berarti, aku sudah berhasil membuat kamu melupakan Ken,” balas Clay dengan tersenyum getir.


“Clay, jangan bahas dia lagi deh. Ayo mending sekarang kita berangkat,” ajak Naura dan langsung segera masuk ke dalam mobil.


Clay tidak langsung masuk ke dalam mobil, ia mengambil ponsel nya untuk menghubungi seseorang terlebih dulu. Setelah itu, barulah ia masuk ke dalam mobil dan menuju mall untuk menonton bioskop.

__ADS_1


__ADS_2