KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)

KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)
Rumah tengah Hutan


__ADS_3

“Jes, kita mau kemana?” tanya Naura yang sejak tadi bingung karena tiba tiba Jesika membawa anya pergi begitu saja tanpa sepatah kata pun.


“Jes, katanya kamu mau ngomong, ngomong apa? Kenapa harus pergi begini? Ini mau kemana? Kita udah sejaman lebih loh Jes, ini mau—“


“Diem Ra!” bentak Jesika tiba tiba menatap Naura sekilas, lalu ia kembali fokus lagi dengan setir mobil nya.


“Jes—“


“Gue bilang diem ya diem Ra, kalau lo mau aman mending lo diem.”


Melihat raut wajah Jesika yang seperti orang terburu buru membuat Naura akhirnya terdiam dan menurut. Walau dalam hatinya selalu bertanya tanya, kemana Jesika akan membawa nya pergi. Ponsel Jesika terus berdering sejak tadi, namun entah mengapa jesika tak langsung mengangkat nya, ia memilih melempar ponsel itu ke belakang dan kembali fokus pada jalanan di depan nya.


“Jangan angkat Ra, cukup diem aja! Gue mohon!” pekik Jesika ketika melihat Naura hendak mengambil ponsel nya di jok belakang.


“Ta—tapi Jes.” kata Naura sedikit terbata. Padahal ia berharap bahwa yang menelfon itu adalah Clay atau bahkan Ken, Naura berharap di antara kedua laki laki itu bisa menolong nya.


“Naura, lo percaya sama gue, lo diem atau kita berdua akan mati!” seru Jesika dengan tajam.


Cukup lama Jesika mengendarai mobil nya, hingga kini dirinya sudah sampai di sebuah rumah yang cukup besar berada tepat di tengah tengah hutan. Naura mengerutkan dahinya, bohong bila dirinya tidak takut, namun ia juga tidak memiliki pilihan lain.

__ADS_1


“Jes, kita dimana?” tanya Naura ragu untuk turun, matanya terus menatap sekitar dimana banyak pengawal yang berjaga di sekitar rumah tersebut.


“Ayo masuk Ra, jangan membuang waktu, atau dia akan menemukan kita.” Jesika langsung menarik tangan Naura dan segera membawa nya masuk ke dalam rumah.


“D—dia siapa Jes? Sumpah aku gak ngerti, ini kenapa sih? Kenapa kamu bawa aku kesini? Ini dimana? Dan kita mau ngapain disini? A—“


Prok prok prok


Jesika dan Naura langsung mengalihkan pandangan nya ketika mendengar suara tepuk tangan dari seorang laki laki yang tengah menuruni tangga dengan santai nya sambil tersenyum manis seolah menyambut kedatangan nya.


“C—Clay, kenapa kamu—“ Jesika langsung menganga melihat keberadaan Clay yang ternyata sudah lebih dulu sampai di rumah tersebut, sementara Naura ia masih bingung dan tidak mengerti dengan apa yang terjadi di depan nya.


“Aku menyuruh mu membawa Naura ke sana, kenapa kamu bawa dia kesini?” tanya Clay lagi dengan tatapan yang cukup tajam.


“C—Clay, a—aku gak bermaksud ... “


“Apa kau berharap ayah ku akan disini dan membantu mu, ah atau papa kamu yang akan disini? Ckckck.” Lagi lagi Clay berdecak dan menggelengkan kepala nya menatap Jesika dengan remeh.


Rumah itu adalah rumah yang biasa di gunakan oleh orang tua Clay dan Jesika latihan atau meng- eksekusi para musuh. Tempat itu berada jauh dari perkotaan, bahkan akses ke sana cukup sulit karena harus memasuki hutan. Jesika berfikir, di sana ia bisa bersembunyi dari incaran Clay dan menyelematkan Naura. Namun kini dirinya salah, Clay ternyata sudah membawa gerak gerik nya dan langsung mendahului datang ke rumah tersebut.

__ADS_1


Padahal Jesika sudah menebak harusnya papa nya berada di sana hari ini, sehingga Clay tidak akan bisa melanjutkan niat nya karena ada para orang tua. Namun lagi lagi dirinya salah karena papa nya dan juga ayah Stive tidak berada di sana.


Jesika merasa begitu bodoh, sampai melupakan kepintaran Clay yang begitu pandai memanipulasi keadaan sekitar nya.


‘Maafin gue Ra,’ gumam Jesika dalam hati sambil memejamkan mata erat.


.


.


.


.


Holaa semua sahabat Mommy_Ar...


Nih mommy mau ngucapin selamat untuk para pemenang Give Away Kenzo 🥰🥰


__ADS_1


Untuk nama nama di atas, mohon untuk segera DM IG mommy yah... Jangan lupa sertakan bukti SS akun nya 🥰🥰


__ADS_2