KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)

KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)
Kalung sialan


__ADS_3

“Ken lepasin ih!” pekik Naura ketika sudah berada di roftoop.


Ken langsung melepaskan tangan Naura dan menatap gadis itu dengan raut wajah datar. Entah mengapa, kini ketika dirinya melihat Naura merasa sangat marah dan kecewa, ia begitu membenci Naura, namun gadis itu sama sekali tidak mengetahuinya dan masih menganggap semua baik baik saja.


“Ngapain sih ngajak kesini? Nanti Clay nyariin gue gimana hah!” seru nya ketus.


“Dia gak bakal nyariin elo!” jawab Ken datar.


“Terserah,” cetus Naura, ia hendak pergi namun tiba tiba Ken mendorong tubu Naura hingga membuat gadis itu terpojok di sebuah dinding, tentu saja Naura sangat terkejut mendapat perlakuan seperti itu dari Ken.


“Ken, lo gila. Lo mau ngapain!” seru Naura menelan saliva nya saat melihat ke arah belakang dimana ia bisa melihat tinggi nya posisinya saat ini.


Dinding pembatas itu hanya sebatas dada nya, dan ia bisa melihat dengan jelas dari ketinggian itu bagaimana lapangan dan orang orang yang berjalan. Sekolah itu terdiri dari lima lantai, jadi kebayang lah bagaimana tingginya saat berada di atas Rooftop.

__ADS_1


“Kenapa harus elo, Ra?” tanya Ken begitu lirih namun masih mampu di dengar oleh Naura.


“Ma—maksud lo apa sih Ken? Lo ngomong apaan?” tanya Naura sedikit gugup saat melihat wajah Ken yang begitu menyeramkan.


“Kenapa harus elo Ra, kenapa!” pekik Ken semakin menekan bahu Naura hingga membuat gadis itu mengaduh kesakitan, “Harusnya Arsy yang ada di posisi elo, harusnya dia. Kenapa harus elo hah!” bentak nya.


“Lo kenapa sih? Lo lupa minum obat? Atau lo ode? Gak jelas banget sih lo, dateng daeng langsung kaya gini! Sinting lo lama lama!” cetus nya dan berusaha melepaskan diri.


Sraakkk


“Gara gara barang sialan ini, gue jadi gila.” Kata Ken meremas kalung tersebut, dan tiba tiba ..


“Kennn!” teriak Naura kini sudah menangis, karena Ken dengan tega melempar kalung nya hingga jauh entah kemana.

__ADS_1


“Lo gila! Gue ada salah apa sih sama lo! Lo tahu itu kalung satu satunya jalan gue ketemu sama keluarga gue. Kenapa lo tega membuang nya, lo jahat Ken, jahattt!” Teriak Naura semakin histeris sambil memukul mukul dada bidang Ken.


“Iya, gue emang jahat! Mulai hari ini, jangan pernah temuin gue lagi, dan anggep kita gak pernah kenal. Jangan pernah berniat untuk masuk dalam hubungan gue dan Arsy!” Pekik Ken sambil mencengkram kedua tangan Naura dengan cukup erat.


Deg!


Naura begitu terkejut mendengar ucapan Ken, Naura berfikir apakah jangan jangan ken sudah mengetahui perasaan nya kepada Ken? Apakah Ken membencinya karena Ken tahu akan perasaan nya?


“Ken, gu—gue ... Gue sama sekali gak ada niatan buat rusak hubungan lo sama Arsy. Gue—“


“Untuk saat ini mungkin lo belom kepikiran, ini peringatan gue buat nanti ke depan nya. Kalau suatu saat nyokap gue datengin elo, jangan harap gue bakal setuju dengan rencana kalian, karena bagi gue, hanya Arsy nomor satu dan selama nya buat gue!” ucap Ken begitu tajam. Ken menghempaskan tangan Naura dengan cukup keras, lalu pergi meninggalkan Naura di atap sendirian.


“Kenapa harus begni sih? Gue emang cinta sama lo Ken, tapi gue gak ada niatan masuk dalam hubungan kalian. Gue udah coba lupain elo, gue udah buka hati buat Clay, gue juga gak mau hubungan kita jadi seperti in, hiks hiks.” Gumam Naura terisak.

__ADS_1


Naura menghela nafas nya berat, ia menghapus air matanya lalu ia segera bergegas turun ke bawah untuk mencari keberadaan kalung nya yang sudah di lempar oleh Ken daru rooftop. Walau kemungkinan bertemu sangat kecil, namun hanya itu harapan Naura saat ini.


__ADS_2