
“Selamat pagi Sayang,” ucap mama Kiara menyambut kedatangan Naura di meja makan.
“Pagi ma,” jawab Naura tersenyum, lalu ia segera mendudukkan diri di sebelah Kaila.
Ini adalah sarapan pertama Naura dengan keluarga besar Ken. Bagaimana tidak keluarga besar, bila keluarga om Bastian juga ikut hadir dalam sarapan kali itu, dan ternyata mereka juga menginap di rumah utama.
Sarapan kali ini terbagi menjadi dua meja makan, karena banyak nya penghuni ketika berkumpul. Para orang tua duduk di meja yang biasa di gunakan. Sedangkan para anak anak, yang tak lain adalah Naura, Ken, Kaila, Kiano, Faiz dan Erish duduk di meja sebelah yang memang jarang di gunakan namun selalu bersih tentu nya.
“Ra, gue kayaknya gak bisa bareng sama lo ke sekolah. Gue—“ ucap Ken berbisik di telinga Naura.
“Cukup anterin gue sampai jalan raya, habis itu gue bisa naik ojek,” jawab Naura memotong ucapan Ken.
“Lo telfon Clay aja deh, gue gak tega kalau lo naik ojol lagi.” Kata Ken dengan wajah tak enak hati.
“Gapapa, gue udah biasa,” jawab Naura lagi sambil menyuapkan makanan ke mulut nya.
__ADS_1
“Kakak mau bareng Kaila gak?” tawar Kaila seolah mendengar percakapan kakak dan kakak ipar nya.
“Gak usah, Kai. Kakak bisa—“
“Ide bagus,” potong Ken dengan cepat, “Kai bareng sama kak Naura.”
“Emang kak Ken mau kemana?” tanya Kiano ikut bersuara namun dengan raut wajah datar nya.
“Mau pacaran yah?” goda Erish yang belum mengerti keadaan.
“Menikah tuh apa?” tanya nya lagi dengan wajah polos nya.
“Rish, mending diem aja yah. Kamu masih kecil, mendingan cepet habiskan makanan kamu, terus kita berangkat sama sama.” Kata Faiz menggelengkan kepala nya.
Iya, berangkat bersama, karena sekolah Kaila, Faiz dan Erish satu sekolahan. Masih satu arah dengan sekolah Ken dan Naura.
__ADS_1
Setelah menyelesaikan sarapan, semua nya pamit berangkat ke sekolah masing masing. Agar tak membuat orang tuanya curiga, Ken mengajak Naura untuk masuk ke dalam mobil nya. Untung saja, para adik nya bisa di ajak kerja sama jadi mereka bisa di ajak untuk bersandiwara di depan para orang tua.
“Sorry ya Ra,” kata Ken setelah menurunkan Naura di pinggir jalan.
“Its oke,” jawab Naura di sertai sebuah senyuman membuat hati Ken sedikit lega. Setelah memastikan Naura masuk ke dalam mobil di depan nya, Ken segera memutar arah dan menuju rumah Arsy untuk mengantarkan nya ke sekolah. Ya sekolah nya dan Arsy berlawanan arah, namun Ken sangat sering mengantar jemput nya ke sekolah.
“Kak Naura, memang nya kak Ken mau kemana?” tanya Kaila penasaran.
“Hemmm, kak Ken mau ke itu ... “ Naura tampak bingung menjawab pertanyaan Kaila, karena ia sama sekali belum memikirkan nya sejak tadi.
“Ih, kak Kaila gak percaya sama Erish, kak Ken mau pacaran. Iya kan kak Naura?” kata Erish menjawab pertanyaan Kaila.
“Erish, kamu ini masih kecil. Di bilangin susah banget astaga,” celetuk Faiz begitu gemas kepada adik nya.
Naura hanya terkekeh melihat perdebatan Faiz dan Erish , karena memang benar adanya. Ken hendak menjemput pacar nya, namun ia tak berani mengiyakan nya karena tidak ingin ada yang tahu bahwa Ken memang memiliki kekasih di luar sana.
__ADS_1