KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)

KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)
Biarkan aku egois


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan cukup jauh, kini akhirnya motor yang Ken tumpangi sudah sampai di sebuah rumah yang cukup megah namun begitu banyak di jaga oleh penjaga. Persis sesuai dengan gambaran yang di berikan oleh Jesika.


Ken menghela nafas nya dengan cukup panjang, ia sudah bersiap bila harus berhadapan dengan para pengawal keluarga Clayton. Namun aneh ketika ia di biarkan masuk begitu saja oleh beberapa pengawal di sana.


Dengan langkah ragu dan bingung, akhirnya Ken melangkahkan kaki nya untuk memasuki rumah. Meski rumah itu terkesan besar dan mewah, namun entah mengapa Ken merasa sedikit merinding ketika memasuki nya. Tatapan tajam dari beberapa pengawal yang seolah ingin memakan nya membuat nyali Ken sedikit menciut. Namun, kembali lagi ia ingat, bahwa kedatangan nya ke sana untuk menemui Naura. Ia pun dengan masuk dan memanggil nama Naura dan juga Clay.


“Naura! Clayton! Naura, kamu di mana?” teriak Ken begitu menggema di seluruh ruangan, namun tak ada satu orang pun yang menghampiri nya, semua para pengawal seolah tuli dan tidak memperdulikan kedatangan nya.


Ting!


^^^Jesika^^^

__ADS_1


Naura di bawa Clay ke lantai dua. Kamar Clay ada di urutan nomor tiga dari tangga. Kalau kamu berhasil melewati para pengawal itu, kamu cepat naik dan masuk ke kamar itu. Jangan takut karena papa ku dan ayah Stive tidak ada di sana. Jadi lawan kamu hanya para pengawal dan Clay.


Sebuah pesan singkat yang di kirimkan oleh Jesika, seketika bagai secercah harapan untuk nya. Ia tidak perlu melawan atau beradu otot dengan para pengawal itu, Ken langsung berlari mencari kamar yang di maksud oleh Jesika.


“Clay buka pintu nya!” seru Ken menggedor pintu kamar yang di maksud oleh Jesika.


Sementara itu, di dalam kamar. Clay hanya tersenyum sinis sambil terus memantau keadaan Naura.


“Ternyata orang yang kamu tunggu sudah tiba,” bisik Clay kembali menyentuh wajah Naura.


“Ra, aku tulus sayang sama kamu,” ucap Clay begitu lirih, “Tapi aku juga gak bisa bersama kamu,” imbuh nya.

__ADS_1


“Hanya dengan cara ini, aku bisa merelakan kamu bersama manusia bodoh itu. Kamu harus menjadi milik nya agar aku tidak berharap lagi sama kamu. Maaf kalau aku sudah membuat mu takut dan mungkin menyakiti kamu. Aku sadar, dunia kita berbeda, dan aku gak mau nempatin kamu dalam bahaya bila terus bersama ku.”


“C—Clay ... a—apa maksud kamu?” tanya Naura dengan nafas yang sudah semakin tak terkendali.


“Jadilah milik Ken seutuhnya, meski berat untukku, tapi aku harus melepaskan mu. Atau aku akan semakin berat melihat kamu menderita bersama ku. Tapi—“


Clay terdiam, ia tidak bisa meneruskan ucapan nya lagi. Menatap wajah Naura yang sudah sangat merah, tangan nya terulur untuk menyentuh wajah itu hingga membuat sang empu nya memejamkan mata.


“Percayalah, aku tulus berteman dengan kalian. Hanya saja mungkin caraku untuk berpisah salah bagi kalian. Bahagialah Ra, jangan biarkan siapapun menyakiti mu lagi, dan biarkan aku egois untuk terakhir kalinya.”


“A—apa maksud kamu, Clay. A—emmttt ... “ Naura langsung terkejut dan membulatkan matanya dengan sempurna ketika ia merasakan sebuah benda basah dan kenyal menempel pada bibir nya. Dan lebih terkejut lagi ketika ia melihat sebuah pintu yang di dobrak paksa oleh Ken.

__ADS_1


Clay tidak langsung melepaskan ciuman nya pada bibir Naura, ia seolah tak perduli denan kedatangan Ken, hingga membuat laki laki itu mengepalkan tangan dengan kuat.


"Bangsattt!" pekik Ken marah dan tanpa aba aba, Ken langsung menarik baju Clay lalu menghajar nya dengan brutal. Sehingga terjadilah adu kekuatan di dalam kamar dengan posisi Naura masih terikat dan dalam pengaruh obat.


__ADS_2