KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)

KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)
Masuk angin


__ADS_3

Sepulang sekolah, Ken dan Naura tidak langsung ke rumah. Ken mengajak Naura langsung pergi ke butik untuk mencari gaun yang akan di pakai nanti malam, sebagai ganti gaun sebelumnya yang sudha ia rusak karena kegilaan nya.


“Aku mau makan dulu, laper!” teriak Naura agar terdengar oleh Ken ketika mengendarai motor nya.


“Mau makan apa?” balas Ken sedikit berteriak juga.


“Gak tau!” jawab Naura yang membuat Ken lagi lagi harus membuang nafas nya dengan kasar.


Bagaimana tidak, Naura yang lapar dan ingin makan, namun setiap di tanya jawaban nya seperti itu. Bukankah itu bagai buah simalakama untuk Ken? Ia pun akhirnya mendikte semua jenis makanan yang ia tahu dan biasa di makan oleh Naura, namn sayang di antara semua makanan yang ia sebut tak ada yang ingin Naura makan.


“Terus kamu mau makan apa?” tanya Ken frustasi, ia pun memili menghentikan motor nya di sisi jalan, agar lebih memudahkan nya berkomunikasi dengan Naura.

__ADS_1


“Ya terserah, tapi aku gak mau makanan itu, Ken,” keluh Naura dengan wajah memelas nya, “Aku laper.” imbuhnya cemberut.


Meski kesal, namun Ken tetap saja tak tegal melihat wajah Naura yang nampak melas di tambah berulang kali Naura terlihat mengusap perut sambil menelan saliva nya, membuat Ken semakin tak tega.


“Laper banget?” tanya Ken ikut sedih dan tak tega.


“Huum, “ jawab Naura tanpa menatap ke arah Ken, matanya masih menelisik sepanjang jalan mencari cari makanan yang sekiranya menggugah selera nya.


"Ken, aku kaya cium bau sesuatu," gumam nya hampir tak terdengar sambil terus mengendus aroma makanan.


“Aku mau itu Ken!” seru Naura dengan wajah berbinar dan segera turun dari motor dan berlari menuju gerobak dagangan di seberang sana.

__ADS_1


Karena waktu sudah semakin sore, dan Naura belum ke salon dan mencari pakaian, akhirnya Ken segera menyusul Naura dan menyuruh nya agar membungkus pesanan nya. Agar bisa di makan di butik nanti, dan dengan berat hati akhirnya Naura mengiyakan karena ia juga tidak enak dengan mertua nya bila sampai dirinya telat.


Setelah menempuh perjalanan beberapa saat, kini Ken dan Naura sudah sampai di sebuah butik langganan mama Kiara. Butik yang sebelumnya sudah pernah Naura datangi sewaktu bersama mama Kiara dan Kaila untuk memilih baju, namun sayang baju itu sudah di rusak oleh suaminya.


“Sayang, kenapa kamu beli makanan beginian!” pekik Ken ketika aroma kenncur langsung menyeruak di hidung nya saat Naura membuka bungkus makanan yang tadi ia beli di pinggir jalan.


“Kan emang ini yang aku mau, enak loh, slurrpp!” Naura menyeruput kuah nya langsung dari mangkuk tanpa sendok, hingga membuat perut Ken kembali bergejolak mual, “Nih ya gara gara kamu kemarin, aku sampai gak jadi makan seblak buatan mbak Ida. Dan sekarang aku bisa ngerasain meski bukan masakan mbak Ida,” kata Naura lagi tanpa memperdulikan suaminya yang langsung berlari menuju toilet.


Hoekkk


Hoeekk

__ADS_1


Hoekkk


“Dih mabuk lagi tu anak, kayaknya emang masuk angin deh, dari kemarin muntah terus, astaga.” Gumam Naura berdecak, namun masih begitu asik emnikmati setiap seruputan kuah seblak di depan nya, sambil rambut nya yang sedang di tata oleh orang kepercayaan mama Kiara.


__ADS_2