
“Saya terima, nikah dan kawin nya Naura Almaira binti Wiliam dengan mas kawin tersebut di bayar Tunai!”
Sah
Sah
Sah
Naura langsung memejamkan matanya dengan begitu erat, ketika mendengar suara Ken yang menyebut namanya dalam ijab qobul di depan seluruh keluarga nya. Hari ini, di hari pernikahan nya, ayah dan bunda serta kak Daniel dan istrinya datang menghadiri acara Naura dan Ken.
Cukup lama, Ken dan mama Kiara membujuk Naura sampai akhirnya mengiyakan dan menerima lamaran itu. Naura akhirnya menerima tawaran Ken yang mengajaknya untuk menikah kontrak. Iya, kontrak karena pernikahan mereka hanya akan bertahan sampai mereka lulus kuliah dan bisa mandiri, baru keduanya memutuskan untuk berpisah dan menemukan kehidupan masing masing.
__ADS_1
Tidak ada raut bahagia sedikit pun di wajah Naura. Hatinya terasa begitu sesak dan perih. Bagaimana tidak, bila pernikahan ini hanya di dasari oleh keterpaksaan dan tanpa cinta. Terlebih, mengingat kembali perkataan Ken semalam sebelum menjelang tidur, Ken mengatakan bahwa dirinya sudah menyiapkan mahar istimewa untuk calon istrinya kelak, yakni Arsy, bukan dirinya.
Sudah dari jauh hari, Ken menghafalkan surah Ar-Rahman untuk nya nanti bila menikahi Arsy, namun ternyata dirinya lebih dulu menikahi Naura. Tapi ia mengatakan tak apa, karena surah itu akan tetap ia lantunkan bila nanti dirinya dan Naura sudah bercerai dan ia bisa menikahi Arsy.
Belum menikah, namun Ken sudah banyak menorehkan luka di hati Naura. Dan sialnya, Naura tak bisa berbuat banyak, ia hanya bisa memendam semuanya sendiri. Katakanlah ia bodoh, ia akui itu. Namun, di balik kebodohan nya tersimpan sejuta ketulusan untuk orang orang terdekatnya. Terlebih mama Kiara, iya mama Kiara, kini dirinya sudah sah memanggil wanita itu dengan sebutan Mama.
Bersama mama Kiara, Naura merasa lebih mengenal sosok ibu kandung nya. Walau pun mereka hanya saudara angkat, namun Naura bisa merasakan kedekatakan itu lewat cerita cerita masa lalu mama Kiara dan mama Zaskia juga papa Liam tentunya. Beberapa hari ini, Naura dan mama Kiara banyak menghabiskan waktu bersama hanya untuk menceritakan masa lalu. Dan karena itulah salah satu alasan mengapa Naura menerima tawaran dari Ken.
“Naura janji akan bahgaia Bunda, bunda juga harus bahagia.” Kata Naura melepaskan pelukan nya.
“Tentu saja kami akan bahagia. Karena istriku tidak akan merasa terbebani lagi oleh mu!” cetus ayah Sony yang langsung mendapatkan teguran dari kak Daniel. Namun bukan ayah Sony namanya bila ia menurut dan meminta maaf. Tanpa mengucapkan maaf atau kata selamat, ayah Sony segera menggandeng tangan istrinya dan pergi meningginggalkan kediaman Nolan.
__ADS_1
Iya, pernikahan itu di lakukan di rumah Kenzo. Dan hanya mengundang keluarga dekat serta tetangga sekitar saja, bahkan sahabat sahabat Naura dan Ken saja tidak ada yang di beritahu, apalagi Clay dan Arsy. Ken dan Naura sudah sepakat akan merahasiakan pernikahan mereka sampai saatnya perceraian tiba.
“Men, jangan!” seru Naura menahan tangan Ken ketika melihat laki laki itu hendak terpancing emosi karena ayah Sony.
“Kalau saja tidak ada orang disini, aku pastikan akan menghajar wajah tua bangka itu!” sungut Ken mengepalkan tangan nya dengan begitu erat.
“Udahlah, aku capek banget!” keluh Naura lalu mendudukkan dirinya di kursi pelaminan.
“Makanya copot aja sepatunya. Kan dari tadi gue udah bilang, gak usah di pake. Ngeyel sih!” kata Ken kesal dan langsung duduk berjongkok di depan Naura. Perlahan namun pasti, ia melepaskan sepatu yang di pakai Naura.
Sikap Ken sudah kembali lagi seperti dulu, begitu perhatian dan lembut padanya. Namun, ia tidak bisa berharap banyak karena kini Ken sudah memiliki Arsy.
__ADS_1
‘Ya Allah, apakah aku kuat menjalani ini semuanya selama beberapa tahun ke depan?’ gumam Naura dalam hati sambil terus memandangi wajah Ken yang masih berada di bawah nya.