
Setelah terjadi pergulatan yang cukup panas antara sepasang pengantin yang telat menaiki puncak bersama, kini akhirnya keduanya langsung terkapar di atas tempat tidur dengan nafas yang terengah-engah. Keduanya saling diam dengan pikiran masing masing sambil menatap kosong pada langit langit kamar milik sahabat nya.
“Ra.”
“Ken.”
Keduanya saling menatap dan terdiam kembali.
“Ra, lo nyesel gak? Eh maksud ku, kamu nyesel gak?” tanya Ken dengan suara pelan namun masih di dengar oleh Naura.
“Menurut kamu?” tanya Naura balik.
“Enggak!” jawab Ken dengan cepat, ia segera mengubah posisi tidur nya menjadi miring agar bisa menatap ke arah Naura, “Kamu gak boleh nyesel, karena aku juga gak akan nyesel.” Imbuh nya dengan santai.
“Aku memang bodoh, karena sudah mengabaikan kamu selama ini. Maafin aku,” gumam Ken dengan pelan sambil tangan nya kembali menyentuh wajah Naura, “Kamu yang selalu nemenin aku dalam keadaan apapun. Kamu yang selalu menghiburku dan kamu yang selalu bersama ku. Bagaimana bisa mataku tertutup oleh setan yang begitu jahat sehingga tidak bisa melihat bidadari secantik kamu.”
“Ken, yang minum obat aku, kenapa yang eror kamu?” kata Naura bergidik mendengar gombalan dari Ken, “Ingat Ken, aku bukan Arsy. Aku Naura.” Tekan nya lagi dan langsung memunggungi Ken.
“Aku tahu kamu Naura. Naura Almaira Nolan, istri ku yang paling ajaib, cantik sih tapi bar bar, tomboy dan galak. Tapi meski begitu, istriku tetap cantik dan terbaik, buktinya dia selalu bisa maafin aku kapan pun,” ujar Ken yang langsung memeluk tubuh Naura dari belakang sehingga kulit mereka kembali bersentuhan karena keduanya belum ada yang mengenakan pakaian.
“Kamu itu mau muji aku atau mengatai ku sih!” cetus Naura begitu kesal.
__ADS_1
“Aku muji kamu loh,” kata Ken dan kembali mengeratkan pelukan nya, “Tapi nambahin kata sedikit, tapi aku bicara fakta kok,” imbuh nya terkekeh.
“Aku akui, aku memang bodoh Ra. Ketika semua orang melihat dan tahu apa yang aku rasain, aku malah gak peka dan gak bisa melihat nya dengan jelas. Maafin aku, selama ini mataku udah ketutup sama setan jahat,” kata Ken begitu manja seperti biasa kepada Naura.
“Bukan setan yang jahat, emang kamu itu titisan jin iprit!” saut Naura menghela nafas nya dengan cukup kasar.
“Kamu ngatain mama jin iprit?” seru Ken terkejut, “Woah Ra, kalau aja mama denger bisa habis kamu, sama mama.” Ken menggelengkan kepala nya seolah syok.
“Tau ah, ngomong sama kamu gak ada habisnya!” cetus Naura kesal.
“Tapi kamu beneran maafin aku kan ra? Kita mulai lagi semuanya dari awal, ya? Aku udah ngakuin kesalahan aku loh, ayo dong Ra, jawab. Rugi loh nyia nyiain orang ganteng kaya aku.”
“Lah kan bener Ra, ayo dong. Selain ganteng, aku juga baik, dan aku akan belajar tentang ke pekaan, dan juga kamu gak akan rugi kalau sama aku Ra, kamu udah rasain sendiri kan senjata ku. Buktinya kamu sampai berdarah dan teriak begitu, kamu sampai, emmtmt—“
“Mulut kamu ya Ken!” seru Naura yang langsung membekap mulut Kenzo dengan tangan nya. Ia begitu kesal dan tak habis pikir, bisa bisa nya Ken mengatakan hal seperti itu.
“Mulut ku **** begini, dan manis karena aku gak ngerokok.”
“Cih gak ngerokok, kamu pikir aku gak tahu kebiasaan kamu sama Clay di belakang sekolah ngapain!” cetus Naura berdecak kesal.
“Maksudku hari ini, hari ini aku gak ada ngerokok,” ralat Ken dengan senyum menyengir.
__ADS_1
“Bodo amat!”
“Aku sayang banget sama kamu Ra, aku gak mau kehilangan kamu lagi.” Gumam Ken berbisik di telinga Naura sambil memeluknya cukup erat hingga membuat hati Naura menghangat dan merasa sangat nyaman. Perasaan nya untuk Clay masih ada, dirinya tidak akan pernah bisa marah pada laki laki itu meski sudah tersakiti. Dan kini, buah kesakitan yang selama ini ia rasakan sudah berbuah manis.
Entah dirinya harus bahagia atau bersedih saat ini. Di satu sisi, ia bahagia karena akhirnya Ken menyadari perasaan nya dan membalas cinta nya. Namun di sisi lain, ia juga merasa bersalah karena sudah menyakiti hati Clayton hingga membuat laki laki itu pergi meninggalkan Indonesia.
Ya, Clayton memilih pergi ke luar negri agar tidak lagi bisa bertemu dengan dirinya dan juga Ken. Mungkin karena terlalu sakit hati, makanya Clayton memilih untuk menghindar. Meski Clayton mengatakan akan kembali, namun ia tidak mengatakan kapan bisa kembali lagi.
.
.
.
.
.
Jangan kecewa yah, harap maklum. Othor nya masih di bawah umur jadi gak bisa buat yang panas. Dan juga, ini genre anak sekolahan, Mommy takut yang baca ada yang maish di bawah umur kaya Mommy, jadi mending di skip biar gak terlalu mencemari otak kita.
Buat yang bilang kurang panas, silahkan membaca di depan kompor biar terasa panas nya, oke. Sekian dan terima gaji ... #Kaboorrrr
__ADS_1