KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)

KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)
Tidur


__ADS_3

Lampu utama sudah di matikan dan di ganti dengan lampu tidur, namun dua anak manusia yang sejak tadi sudah berbaring di tempat tidur itu belum juga bisa memejamkan mata. Keduanya hanya diam menatap langit langit kamar itu dengan perasaan dan pikiran masing- masing.


“Ra.”


“Ken.”


Panggil keduanya bersamaan membuka mulut. Menghela nafas berat, lalu keduanya kembali diam.


“Lo dulu,” ucap keduanya lagi lagi bersamaan.


Huhhh


Entah mengapa, malam ini kedua nya benar benar di landa kecanggungan. Padahal mereka sudah kenal dan bersahabat sangat lama, namun bila di posisikan dalam keadaan seperti ini keduanya merasa sangat canggung.


“Ken, gue takut ketahuan anak-anak.” Gumam Naura akhirnya membuka suara lebih dulu.


“Menurut lo, cuma lo doang yang takut?” jawab Ken berdecak, “Gue juga takut kalau sampai Arsy tahu dan dia bakal terluka.” Imbuh nya di sertai helaan nafas panjang.

__ADS_1


‘Betapa beruntung nya jadi Arsy.’ Gumam Naura dalam hati sambil menghela nafas berat.


“Pokoknya, kita harus bisa menjaga rahasia ini sampai akhir. Gue gak mau kalau sampai Arsy tahu dan sakit hati. Plis Ra, bantu gue, jangan sampai—“


“Kalau lo begitu takut Arsy tahu, kenapa lo maksa gue, untuk nerima pernikahan ini Ken?” tanya naura langsung bangun dan duduk menatap Ken.


“Karena gue gak bisa nolak kemauan mama. Lo tahu kan Ra, nyokap gue sangat merasa bersalah sama nyokap dan bokap lo. Mama, ingin membalas budi, dan dengan gue nikahin lo, maka mama bebas mengambil hak asuh lo.”


“Kenapa mama gak adopsi gue aja? Kenapa harus mengambil gue sebagai menantu?”


“Udahlah, nasi udah jadi bubur. Mungkin ini emang udah takdir kita begini, jadi sekarang tinggal gimana cara kita menyembunyikan ini semua dari Arsy dan juga Clay.” Kata Ken dengan tegas.


"Terserah lo."


Drrtt ... drrtt ... ddrrttt ...


Baru saja Naura hendak menjawab ucapan Ken, namun ia urungkan ketika mendengar suara getaran ponsel yang berada di atas meja samping tempat tidur Ken.

__ADS_1


“Nah kan, baru juga gue bilang. Ckckck!” decak Ken menghela nafas nya dengan berat, “Lo tidur aja dulu. Gue ke balkon deh biar gak ganggu lo.” Imbuh nya, lalu ia segera beranjak dari tempat tidur dan berjalan ke balkon untuk mengangkat telfon dari kekasih nya.


Seperginya Ken, Naura kembali termenung. Cukup lama, Naura memperhatikan Ken yang kini tampak berdiri membelakangi nya di balkon. Naura tidak bisa mendengar apapun, karena pintu di tutup. Akhirnya, ia memilih untuk merebahkan diri dan mencoba untuk tidur.


Sekitar satu jam lebih, Ken mengakhiri panggilan telfon nya. Arsy menghubungi nya karena dua hari ini Ken menghilang dan tidak memberikan nya kabar. Ken memang sengaja tidak menghubungi Arsy agar tidak menggoyahkan niat nya untuk menikahi Naura. Ia takut, bila nanti dirinya menghubungi Arsy maka ia akan kembali membuat mama nya kecewa.


Dan setelah menjelaskan alasan nya mengapa tidak menghubungi Arsy, akhirnya gadis itu mengerti. Ken mengatakan bahwa dirinya sedang ada acara keluarga. Oma dan opa serta adik nya yang dari luar negri baru saja pulang hingga membuatnya lupa dengan ponsel.


‘Gue gak sepenuhnya bohong kok. Opa sama Oma memang lagi pulang ke indonesia kan, dan disini memang sedang acara,’ gumam Ken dalam hatinya lalu menghela nafas nya kasar.


Ken segera masuk ke dalam kamar kembali, dan ia bisa melihat Naura sudah tertidur pulas di tempat tidur nya. Entah mengapa, melihat Naura tertidur membuat hatinya sedikit sakit. Karena ia sadar sudah menyakiti sahabat nya.


‘Maafin gue Ra. Gue pastiin lo akan bahagia di tangan orang yang tepat. Dan gue yakin, Clay pasti akan maafin lo dan nerima lo lagi. setelah kuliah kita selesai, gue akan bebasin lo. Gue janji,” ucap Ken lirih sambil mengusap kepala Naura.


Lagi lagi ia menghela nafas nya kasar, lalu ikut membaringkan tubuh nya di samping Naura. Tidak ada acara pelukan, Ken tidur dengan posisi memunggungi Naura, dan di belakang nya ada dua buah guling yang membatasi jarak keduanya.


‘Gimana kalau kebahagiaan gue ada di elo Ken?’ gumam Naura dalam hati yang ternyata mendengar ucapan Ken.

__ADS_1


__ADS_2