KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)

KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)
Rencana Camping


__ADS_3

“Nauraaaaa!” pekik Susan langsung berlari dan menghambur pada Naura ketika ia melihat sahabat nya memasuki kelas.


Sudah satu minggu Naura izin tidak sekolah lantaran sakit. Walau sebenarnya tidak sakit sepenuhya, karena Naura menikah dengan Ken, namun semua teman teman nya tahu bahwa diirnya sakit. Sedangkan hary dan Clay, mereka tahunya selama Naura sakit, ia pulang ke rumah kakak nya yang berada di luar kota.


“Susan, engap!” kata Naura langsung berusaha melepaskan pelukan Susan ketika hampir kehabisan nafas.


“San, sadar diri kek, badan lo itu kaya apaan. Lama lama, Naura penyet kalau kelamaan lo peluk begitu!” saut Hary menggelengkan kepala nya.


“Iya iya iya, gue sadar diri. Puas lo!” cetus Susan memanyunkan bibir nya.


“Makanya diet, jangan makan mulu! Pantas aja Ken manggil lo donat bantet.”


“Hary, kok lo nyebelin juga sih!” seru Susan langsung menatap tajam pada teman sebangku nya.


“Gue bicara fakta. Makanya lo diet kalau gak mau di sebut donat bantet!”


“Kalian ini apaan sih! Gak ada gue, kenapa jadi berantem terus begini?” Naura menggelengkan kepala nya, lalu segera duduk di kursi nya.

__ADS_1


“Dia tuh body shaming terus!” jawab Susan kembali menatap kesal pada Hary.


“Gue Cuma bicara fakta.” Kata Hary membela diri.


“Har, gue sexy begini aja cantik. Apalagi klau gue diet terus kurus. Gue yakin, lo bakal terus ngejar gue, makanya gue males diet karena males lo kejar kejar!”


“Anjir, PD banget lo!”


“Kenyataan!” kata Susan dengan santai.


...🍁🍁🍁🍁...


“Maaf ya aku dua hari kemarin gak bisa nemuin kamu,” ujar Ken sambil menyetir mobil nya.


“Gapapa kok. Aku ngerti, opa dan oma kamu kan jarang ada disini, wajar aja sih,” jawab Arsy tersenyum memaklumi.


“Kamu memang paling pengertian,” kata Ken tersenyum, ia menggenggam tangan Arsy dan mengusap nya pelan, sambil tangan satu lagi fokus pada setir nya.

__ADS_1


Selama pacaran, Ken dan Arsy hanya sebatas berpegangan tangan dan berpelukan itupun sangat jarang. Tidak ada ciuman bibir apalagi lebih, karena Arsy tidak mau itu. Paling hanya sesekali Ken akan mencium tangan dan kepala nya, itu yang paling jauh, dan baru satu dua kali Ken melakukan itu.


“Oh iya, minggu depan sekolah ku akan ada camping. Gimana sekolah kamu?”


“Minggu depan? Aku gak tahu, tapi memang dalam waktu dekat ini sih. Mungkin iya, selesai ulangan ini."


“Kalau ternyata camping kita bareng, kita bisa pergi bersama.” Kata Arsy begitu antusias, karena ia tahu betul lokasi untuk camping itu sama dan dari berbagai sekolah akan menyelenggarakan nya di puncak. Seperti tahun tahun sebelumnya, mereka sering mengadakan perlombaan antar dua sekolah tersebut.


Dan juga, tak jauh dari area perkemahan, di sana dekat dengan vila keluarga nya, yang kebetulan di saat itu juga keluarga nya juga akan mengadakan liburan di sana. Ah, bukan keluarga dari ayah dan bunda nya. Melainkan keluarga dari mama Michele dan papa Aldi.


“Kamu seneng banget kayaknya,” goda Ken terkekeh.


“Tentu saja, tahun kemarin, aku tidak bisa ikut karena harus ke rumah Mami. Dan tahun ini akhirnya aku bisa ikut.” Kata Arsy memanyunkan bibir nya, “Kata Anggi, tahun kemarin antara Cempaka Mas dan Putih mengadakan perlombaan, makanya aku pengen banget bisa ikut dan ngalahin kamu.”


Ken hanya menganggukkan kepala nya, karena dirinya memang tidak pernah berminat mengikuti acara seperti itu. Seperti sebelum sebelumnya, bila ada acara sekolah, maka ia dan teman teman nya akan memilih untuk berlibur sendiri. Maka dari itu ia tidak tahu bila ternyata Arsy berada di sekolah lawan nya.


'Harusnya aku selalu mengikuti setiap kegiatan sekolah, dan harusnya kita bisa bertemu dari tahun tahun sebelumnya. Ck!" gumam Ken berdecak dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2