KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)

KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)
Kenapa kesal?


__ADS_3

Naura yang masih terisak langsung menghentikan tangis nya ketika mendengar suara motor yang begitu ia kenal berhenti di dekat nya. Naura menghapus air matanya dan langsung menatap ke arah laki laki tampan yang langsung menghampiri nya.


“Clay hiks hiks hiks.” Dengan cepat, Naura segera bangkit berdiri dan menghambur memeluk tubuh kekasih nya, pelukan itu kian terasa semakin erat ketika Clay mengusap usap kepala nya.


“Kamu kenapa?” tanya Clay memegang wajah Naura dan menghapus air mata nya, terlihat mata gadis itu memerah dan sembab.


“A—aku sudah bertemu keluarga ku hiks hiks hiks.”


“Ka—kamu sudah bertemu?” tanya Clay sedikit terkejut, ia tidak menyangka bahwa Naura secepat ini akan tahu. Walau sebenarnya, dirinya sudah tahu sejak awal, bahwa ternyata Naura dan Ken adalah saudara jauh, meski tidak ada ikatan darah. Sebenarnya Clay sudah ingin memberitahu Naura, hanya saja Ken melarang nya dan mengatakan kepada Clay bahwa ia akan memastikan sesuatu dulu, maka dari itu Clay masih diam. Tapi ternyata kini Naura sudah mengetahuinya, tapi mengapa menangis? Pikir Clay sedikit bingung.


“Tante Kiara, dia hiks hiks dia keluarga ku hiks hiks, ta—tapi hiks hiks tapi Ken—“


“Kenapa dengan Ken?” tanya Clay langsung mengerutkan dahi nya.

__ADS_1


“Ken membuang kalung ku, dan kini aku tahu alasan dia buang kalung aku hik hiks.”


“Kenapa?”


“Karena—“ Belum sempat Naura menyelesaikan kata kata nya, tiba tiba sebuah suara lain yang tak jauh dari mereka begitu terdengar nyaring.


“Jangan mesum di pinggir jalan! Pulang kalau kalian gak mau ketangkep satpol!” teriak nya berdecak kesal.


“Jangan Clay, jangan,” Naura menahan tangan Clay dan menggelengkan kepala nya ketika melihat Clay hendak menghampiri laki laki yang tak lain adalah Ken tersebut.


“Jangan macem macem lo Clay!” seru Ken terlihat begitu marah mendengar ucapan Clayton, meskipun Ken tahu itu tidak akan mungkin. Namun entah mengapa, hatinya terasa begitu marah dan kesal mendengar ucapan Clay seperti itu.


Clay tidak lagi menjawab ucapan Ken, dengan cepat ia menaiki motor nya dan menyuruh Naura segera ikut dan pergi. Clay merasa bahwa ada sesuatu yang tidak beres antara Naura dan Ken, namun apa itu Clay belum bisa tahu. Padahal, kalau memang benar Naura dan Ken saudara jauh, bukankah itu malah bagus? Ken menyayangi Naura sudah selayaknya adik, tapi kenapa malah seolah dia marah. Itu yang masih menjadi teka teki untuk Clay.

__ADS_1


Naura yang masih menangis, ia semakin mengeratkan pelukan nya pada tubuh Clay, menghirup dalam aroma maskulin pada jaket yang di kenakan oleh Clay, yang kini mampu menenangkan nya.


“Kita ke Apartmen ya?” tanya Clay dengan menggenggam tangan Naura yang kini melingkar di perut nya.


Naura tidak mengatakan apapun, ia hanya menjawab dnegan menganggukkan kepala nya. Ia masih memikirkan mengapa dengan sikap Ken yang langsung berubah padanya ketika mengetahui bahwa dirinya adalah orang yang di cari oleh mama Kiara. Mengapa Ken harus membenci nya, apa salah nya?


'Segitu enggak inginkah Ken memiliki sepupu, seperti ku?' batin Naura.


“Dimana pun kamu dan kapanpun itu, jika terluka dan ingin menangis, tolong hubungi aku. Jangan memendam nya sendiri. Beritahu aku dimana pun kamu, maka aku akan datang padamu,” ucap Clay kembali mengusap tangan Naura dengan lembut.


"Makasih hiks hiks." jawab Naura dan semakin erat memeluk Clay.


Awalnya, Naura sedikit bingung mengapa Clay bisa menjemput nya. Namun setelah mendengar teriakan Ken tadi, disitu Naura tersadar bahwa Ken lah pasti yang menghubungi Clay. Ken masih perduli padanya, terbukti laki laki itu tidak membiarkan nya pergi sendiri. Walau pada akhirnya, Ken menghubungi Clay agar menjemput nya. Tapi kenapa harus bersikap acuh dan marah padanya.

__ADS_1


'Apa salahku Ken?' gumam Naura dalam hati.


__ADS_2