KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)

KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)
Tante Kiara


__ADS_3

Euugghhh


“Naura,” panggil seorang laki laki yang terlihat begitu khawatir dengan keadaan Naura.


“Ka—kakak, hiks hiks hiks.” Seketika itu juga tangis Naura pecah ketika melihat kakak nya berada di sana. Entah siapa yang menghubungi kak Daniel, sudah cukup lama Naura tidak bertemu dengan nya, karena ia tidak ingin emngganggu sang kakak.


Daniel bukan lagi laki laki lajang yang bisa ia repotkan setiap waktu, kini ia sudah emmiliki keluarga, bahkan saat ini istrinya sedang hamil, maka dari itu Daniel tidak pernah meminta pertolongan Daniel lagi.


“Bandel banget sih kamu hem? Kenapa bisa sakit begini? Harusnya kamu telfon kakak, atau pulang ke rumah. Ayah sedang tidak ada, kamu bisa deket sama Bunda," ucap Daniel ikut meneteskan air mata ketiak melihat adik nya menangis.


Meskipun Naura bukan adik kandung nya, namun Daniel sangat menyayangi nya dan sudah menganggap Naura sebagai adik kandung nya.


“Naura gak mau ngerepotin Kakak dan Bunda. Jangan beritahu Bunda hiks hiks,” pinta Naura memohon.


“Cepatlah sembuh, agar kakak tidak menelfon Bunda dan memberitahunya kalau kamu disini,” ucap Daniel mengusap rambut Naura dengan lembut.


“Mengapa kakak bisa disini? Siapa yang—“


Cklek!


Naura dan Daniel langsung mengalihkan pandangan nya, sepertinya Naura tak perlu melanjutkan pertanyaan nya lagi kepada Daniel, mengapa dia bisa di rumah sakit. Karena sudah pasti pelaku nya laki laki yang baru masuk ke ruangan nya, Ken.

__ADS_1


Belum hilang keterkejutan Naura tentang Ken, kini ia di tambah di buat terkejut ketika melihat tante Kiara dan om Kaisar berada di belakang Ken dan menghampiri brankar nya.


“Sayang.” Kiara langsung memeluk Naura dengan begitu erat, dan kini tak sedikit air mata menetes hingga membasahi baju Naura.


“Ta—Tante ... Maaf ... “ Naura sedikit sesak lantaran tante Kiara terlalu erat memeluk dirinya.


“Mama mau bunuh Naura!" seru Ken langsung memisahkan tubuh mama nya dan Naura.


“Ken!” seru sang papa ikut memberikan peringatakn kepada putra nya.


“Lagian mama itu teralu berlebihan meluk nya. Gak lihat itu Naura wajah nya sampai merah begitu!” cetus Ken memberengut kesal.


“A—ada apa tante dan om kesini?” tanya Naura sedikit lirih dan terbata.


Entah mengapa,kini ia melihat kedatangan orang tua Ken membuat jantung nya berdetak lebh cepat dari biasanya. Naura kembali mengingat masa masa ketika dirinya dan Ken bertengkar dan dirinya di undang ke rumah keluarga Nolan hingga berujung permasalahan kalung.


“Ini kalung kamu” tanya tante Kiara memberikan sebuah kalung berliontin KL kepada nya.


Naura sedikit terkejut, namun setelah ia memegang kalung tersebut, ia merasa sedikit aneh, hingga membuat nya mengerutkan dahi.


“Darimana mama dapat kalung itu?” seru Ken sedikit panik, bagaimana tidak, bila kalung milik Naura masih ada di tangan nya.

__ADS_1


“Ini –“


“Apa ini milik mu?” tanya tante Kiara lagi tanpa memperdulikan suara Ken.


“Bukan,” jawab Naura yang masih memegang kalung pemberian dari tante Kiara, “Tapi ini sangat mirip.” Gumam nya lagi, “Punya Naura ada goresan kecil di bagian sini,” imbuh nya menunjuk bagian ujung dari liontin.


Ya, milik Naura memang sudah sedikit tergores akibat pernah ia buat untuk mengukirsesuatu, dan Naura sangat ingat betul itu. Sementara kalung yang di berikan oleh tante Kiara masih sangat halus dan sempurna. Walaupun memiliki kemiripan hampir sembilan puluh persen, namun Naura sangat yakin bahwa itu bukan milik nya.


Kiara sengaja melepaskan liontin di gelang nya dan memasang nya pada sebuah kalung yang ia beli di toko perhiasan. Setelah sedikit di modif akhirnya gelang milik Kiara berhasil ia sulap menjadi sebuah kalung yang sangat mirip dengan kalung milik Zaskia dulu.


“Lagipula, kalung Naura sudah di buang oleh Ken, jadi gak mungkin ketemu lagi,” gumam nya kelepasan, namun hanya beberapa detik ia langsung membulatkan matanya dan segera menutup mulut nya dengan tangan.


“Ken .... “ tekan tante Kiara langsung menatap tajam pada putra nya, sementara Ken langsung mendengus dan menatap Naura semakin kesal.


“Ma—maksud aku .. "


“Cukup Sayang, sekarang tante sudah tahu jawaban nya. Kamu gak perlu takut lagi dengan Ken. Jangan dengarkan dia, anggap dia tidak ada!” kata tante Kiara bernafas lega.


Ia dirinya sangat lega, karena ternyata memang benar Naura pemilik kalung Zaskia, hanya saja karena campur tangan putra rusuh nya, jadilah Naura kehilangan kalung itu. Tapi kini, Kiara sudah tau dan sudah berhasil memastikan nya jadi menurutnya ia tidak membutuhkan bukti kalung itu lagi.


“Mah!” seru Ken tak terima, namun tante Kiara malah melengos dan enggan menatap putra nya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2