KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)

KENZO (Pernikahan Rahasia Saat SMA)
Rumah sakit


__ADS_3

“Ken, bagaimana Naura?”


“Naura? Bagaimana apanya? Maksud mama apaan sih? Langsung aja deh,” cetus Ken dengan nada tak suka ketika menjawab telfon dari mama nya.


“Ken, mama khawatir sama Naura. Sejak kejadian kemarin, dia gak bisa mama hubungi, mama bingung, kamu pasti ketemu kan di sekolahan?’


“Hemm..”


“Ken, mama mohon, kali ini saja ya Nak. Dengerin mama,” pinta mama Kiara dengan suara serak, dan Ken tahu pasti bahwa kini mama nya sedang menangis.


“Mah, kita bicarain nanti saat Ken pulang sekolah. Jangan sekarang, Ken pusing!” ucap Ken tegas lalu ia segera memutus sambungan telfon nya.


Ken segera memasukkan ponsel nya ke dalam saku, dan saat itu juga ia mengeluarkan kalung milik Naura yang selalu ia bawa. Ia menghela nafas nya dengan kasar, memikirkan kembali niat sang mama yang ingin menjodohkan dirinya dengan anak tante Zaskia yang tak lain adalah Naura.


Bila dirinya menikah dengan Naura, bagaimana dengan kekasihnya? Dia sangat mencintai Arsy, dan ia hanya ingin menikah dengan nya.


...🍁🍁🍁...


Karena demam Naura tak kunjung turun, akhirnya Clay dan Susan membawa Naura ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih intensif. Dan hingga kini, menjelang malam, Naura belum juga sadarkan diri.

__ADS_1


“Kalian berdua , pulang aja dulu. Biar aku yang jagain Naura,” kata Clay menatap Susan dan Hary yang juga tengah duduk di sudut sofa.


“Iya, biar kami yang menjaga dia, meski aku belum kenal. Tapi aku akan mengajak nya berkenalan nanti, jadi kalian pulang saja,” usir seorang gadis yang sejak tadi selalu duduk di dekat Clay. Siapa lagi kalau bukan Jesika.


“Kamu juga pulang Je!” saut Clay menghela nafas nya kasar.


“Clay, kalau aku pulang, nanti bunda nanyain kamu gimana?”


“Itu urusan aku, yang penting sekarang kamu pulang juga. Dan Hary tolong antar Jesika pulang,” imbuh nya menatap ke arah Hary.


“Ih, gak mau!” tolak Jesika langsung menggelengkan kepala nya, “Pokoknya aku gak akan pulang kalau kamu juga gak pulang!”


“Terserah,” jawab nya cuek lalu kembali mendudukkan diri di seberang Clay, membuat laki laki remaja itu mengusap wajah dengan kasar. Ia tak tahu lagi bagaimana untuk menghadapi sikap Jesika, dirinya sudah cukup tenang berpisah beberapa tahun, tapi kini gadis itu malah kembali datang lagi setelah tahu bahwa dirinya menetap di Indonesia.


Jangan tanya ulah siapa, sudah jelas ini adalah ulah dari ayah nya, yang begitu menyebalkan. Kapan sih ayah Stive bisa bahagia melihat putra nya tenang, sepertinya tidak pernah.


‘Mereka ada hubungan apa sih?’ tanya Susan berbisik di telinga Hary.


‘Entahlah, katanya sih saudara jauh,’ jawab Hary tak kalah kecil suaranya ketika berbisik.

__ADS_1


Cklek!


Mendengar suara pintu terbuka, membuat semua mata langsung mengalikan pandangan ke arah pintu.


“Kalian pulang lah, biar Naura bersama ku!” ucap nya dengan raut wajah dingin dan datar, tanpa berkata lagi, ia langsung menuju brankar Naura dan mendudukkan dirinya di sebelah nya. Ken, dia yang sejak tadi hanya berdiri di depan ruangan Naura enggan untuk masuk karena masih kesal, kini akhirnya mengumpulkan niat untuk masuk dan mengusir semua teman teman nya yang sudah berisik di dalam sana.


“Gak perlu, lebih baik kamu aja yang pulang!” jawab Clay menolak keras.


“Pulanglah, cewek lo udah rese, berisik. Yang ada bakal ganggu Naura!” cetus nya.


“Kamu lupa siapa cewek ku?”


“Entahlah, gue bahkan ragu, siapa cewek lo!”


“Shiittt!” Clay langsung berdiri dan menghampiri brankar Naura, “Harusnya pertanyaan itu buat kamu!” seru nya menatap tajam pada sahabat nya.


“Gue yang lebih dekat dan lebih tahu soal Naura, lo—“


“Cih, lebih dekat? Lebih tahu? Yakin lo?” sindir Clay, “Apa lo tahu kenapa Naura bisa sampai berada disini hah?” pekik Ckay dengan penuh emosi.

__ADS_1


__ADS_2