KISAH CINTA DOKTER AYUNA

KISAH CINTA DOKTER AYUNA
episode 100


__ADS_3

Beberapa orang yang berada dikebun samping rumah Ayuna ikut terbawa perasaannya menyaksikan pertemuan anak dan ibu angkat yang belum lama terpisah.


"Mommy !! you do you cry ?? i'm fine !!"


"Mommy bahagia sayang. Bahagia bisa berkumpul kembali denganmu..."


"Tapi suatu hari nanti kita akan berpisah kembali. Jika papi dan mami sudah kembali berobat, Arion akan kembali lagi ke Belanda." ujarnya dengan wajah sedih


"Nggak apa sayang. Yang penting sekarang kita berkumpul kembali. Kita akan menghabiskan waktu untuk bersenang senang. Okey !!!"


"Okey !!!"


"Ya sudah yuk kita masuk saja. Hari sudah mulai panas sayang..."


Ayuna menggandeng Arion dan berjalan ke arah Aloena dan Andrew yang berdiri tak jauh darinya dan Arion


"Kak Loena, kak Andrew bagaimana kabar kalian ???"


"Kami baik Ayuna. Terimakasih." jawab Andrew tersenyum simpul


"Waahh... sudah besar ya Ayuna perutmu ?? Aku jadi iri sama kamu ?? Kamu mudah sekali hamil. Tapi aku kenapa sulit sekali ???"


"Eehh... nggak boleh bicara gitu kak Loena. Tuhan sedang mempunyai rencana yang lebih indah untuk rumah tangga kakak. Nanti jika sudah waktunya, Tuhan pasti menghadirkan buah hati kalian. Yakin saja deh !!!"


"Terimakasih. Semoga saja."


"Amiinnn....."


Melihat Nyonya dan tamunya masuk keruang tengah, Siti sebagai asisten rumah tangga dengan sigap menuju dapur dan membuatkan cemilan dan minuman sesuai pesanan mereka


"Minumnya Nyonya, Tuan Andrew, Nyonya Aloena, Tuan muda Arion. Silahkan diminum"


"Terimakasih bu Siti" jawab Ayuna Aloena dan Andrew kompak


"Bu Siti apa kabar ??? kenapa aku tinggal beberapa bulan saja, rambut bu Siti sudah berubah warna !!! Bu Siti ingin menjadi gaul ???" cerca Arion


"Ya Allah Tuan muda Arion perhatian banget sama bu Siti. Jadi malu..." tersenyum lembut "Ini tidak untuk gaul Tuan, emang sudah waktunya ??? bu Siti kan sudah tua !!"


Ayuna, Aloena dan Andrew tertawa terbahak bahak melihat yang tak segan menggoda Siti. Mereka tak menyadari ada seseorang yang baru saja menapaki ruang tengah dengan menggandeng seorang bocah kecil.


"Daddy.....!!!!"


Arion berteriak sambil berlari kecil menghampiri Adiittya dan Re saat matanya menangkap sang daddy masuk keruang tengah


"Hai jagoan Daddy. How are you ???"


Adiittya berdiri menggunakan lututnya sebagai tumpuan agar tubuhnya bisa sejajar dengan Arion


"I'm fine."


"Do you like living in the netherlands ??"


Menggelengkan kepala "No !!! disana aku tak punya banyak teman, aku nggak punya saudara. Aku selalu bermain sendiri dirumah. Nggak asyik !!! Tidak seperti disini, aku punya teman bermain. Ada Re, Daddy Mommy Bu Siti dan Adam."


Adiittya tersenyum, sesekali mengelus pipi Arion yang agak kurus


"Hai Re !!! kau tak mau memelukku ???!!" menatap kesal Re


Sambil melipat kedua tangannya didada, Re mengedikkan bahunya


"Jadi benar kau tak mengharapku kembali ???"


Re masih menatap penuh arti Arion. Tanpa banyak tanya lagi, Arion mendatangi Re dan langsung memeluknya

__ADS_1


"I miss you Rain...."


"Aku nggak !!"


Melepas pelukaannya "Kenapa ???"


"Kamu jahat !!! Kau pergi waktu itu meninggalkan aku !!!" teriak Re dengan air mata yang sudah ditahan sejak tadi.


Seketika Arion memeluk erat adek angkatnya "Maafkan aku"


"Itu membuatku sepi.... huwaaa...." tangis Re


Dialog dua anak kecil itu sontak membuat air mata orang orang dewasa jatuh mengalir deras. Apalagi Ayuna dan Alone yang memiliki hati yang lembut.


Merasa baju dipundaknya basah, Re segera menarik tubuhnya dari tubuh Arion


"Arion !!! Loe nangis ???"


Di isak tangisnya, Arion menggangguk


"Payah !!! itu membuatku malu !!! dasar laki laki cengeng...."


Protes Re membuat para orang dewasa mengusap air matanya dan mengerutkan keningnya


"Kamu pertama yang nangis !!!" balas Arion tak terima "Aku jadi baper karena air matamu !!! Dasar kepala batu !!!"


Balita itu saling bertatap mata kesal, membuat orang dewasa hendak melerai mereka karena takut akan terjadi pertengkaran.


Namun mereka salah, tiba tiba saja balita itu tertawa terbahak bahak. Ayuna dan Adiittya bisa bernafas lega setelah melihat kerukunan yang anak anaknya ciptakan


"Sayang, aku tadi menunggumu lo !! sayang nggak lupa kan ?? hari ini jadwalnya memeriksa kecil ??"


"Ya Allah mas... maaf aku lupa. Ini semua gara gara Arion nih !! Mommy sampai lupa."


"Beres. Kau pergi saja "


"Mommy, Re ikut ??"


"Arion juga !!!"


"Iya semua boleh ikut. Tapi nggak boleh nakal disana nanti. Okey boy !!!"


"Siap bosss !!!" jawab Re dan Arion kompak


########


Karena Ayuna datangnya agak terlambat, jadi Ayuna tidak perlu terlalu lama mengantri.


Dan sekarang keluarga Adiittya berada didalam ruang praktek Manda. Seperti biasa perawat yang membantu Manda, mengoleskan gel diperut Ayuna. Tak lama kemudian Manda menggerak gerakkan alat usg diperut Ayuna dan di layar nampak sebuah gambar bayi mungil yang wajahnya mirip sekali dengan Adiittya berbeda dengan Re yang lebih banyak mirip Ayuna, meski matanya masih ngikut mata Adiittya.


"Wahh... Re bakal punya teman main nih !!! adenya Re berjenis kelamin laki laki loo..!!"


"Laki laki ???"


"Iya sayang. Kamu suka ??"


"Yaaaaa...." ucap Re kecewa "Aku tak menyukainya !!!" mengalihkan pandangannya menatap manik mata Adittya "Dad. Re ingin punya ade yang rambutnya bisa dikuncir dua seperti...." Re langsung menutup mulutnya dengan telapak tangannya yang kecil, hampir saja ia akan mengatakan 'seperti Cinta Sasikirana' , gadis kecil yang selalu bermain dengannya saat sama sama mengantar ibunya memeriksa kandungan


"Kalau begitu kamu saja yang jadi perempuan.... hahahahaha...." ledek Arion


"Bukan seperti itu !!! kamu nggak ngerti !!!" sentak Re


"Reee.....!!!" sergah Ayuna, memperingatkan anaknya agar tidak berbicara keras "Laki laki perempuan itu sama saja, Nak. Mereka juga ciptaan Tuhan yang ditakdirkan menjadi ade kamu. Jadi mulai hari ini Re harus bisa menyayangi dan menjaganya... Nggak boleh protes, itu sama saja Re protes atas ciptaan Allah. Mengerti Re !!!" tutur Ayuna,.

__ADS_1


Re mengangguk pelan, masih ada rasa kecewa diraut wajahnya


Adiittya mengusap kepala putranya "Tenang Re, besok Daddy bikinin ade lagi yang perempuan...."


"Benarkah !!!" tanya Re antusias, Adiittya mengangguk "Yeee.... besok aku dapat ade perempuan. Asyiikkkk...." sorak Re kegirangan


"Masss...." ucap Ayuna memperingatkan suaminya agar tak meneruskan bicaranya yang ngelantur


"Tapi nunggu ade laki laki Re keluar dulu, baru Daddy bikinin lagi..." kata Adiittya pada Re seakan tak menghiraukan peringatan Ayuna


"Yaaaaaa..... masih lama dong Dad."


"Enggak, sayang.....kurang sebentar lagi"


"Apa buat ade itu mudah, Dad ??? Aku ingin menirunya !!!" sahut Arion


"Iya mudah, buatnya dikam...." 0 Ayuna membungkam mulut Re yang hendak mengatakan kamar mandi


"Mas ajak anak anak keluar"


"Tapi sayang, aku kan pingin tahu perkembangan si kecil..."


"Nggak usah !!! Mas semakin ngelantur saja bicaranya, Re jadi ikut ikutan sepertimu..."


"Ngelantur bagaimana sih sayang...???"


"Yes Mommy. Daddy benar !!" teriak Re setelah mulutnya dilepas Ayuna


"Re dan Arion ikut Daddy keluar ya ???"


"Mommy.... Re belum lihat wajahnya kecil...???" rengek manja Re


"Sudah !!! Dokter Manda sudah selesai memeriksa kecil. Salah sendiri ngobrol saja sama Daddy !!! ayo buruan keluar sana !!!" usir Ayuna jengah


Adiittya akhirnya mengalah, membawa kedua anaknya keluar dari ruangan Manda lalu duduk dikursi antrian menunggu istrinya keluar.


"Hai bayik songong !!! bayik jelek !!! bayik nggak punya nama !!! ahahahhahahaha....."


Teriak gadis kecil yang baru saja datang dengan orangtuanya, memanggil Rain dengan semangat


"Huhh !!" sengut Re kesal ekor matanya melirik sinis Cinta Sasikirana, gadis kecil berkuncir dua


"Siapa ???" tanya Arion mengikuti arah ekor mata Re


"Bocah aneh !!!" desis Re


"Itu kekasihnya Re, Arion.... Kamu tak punya kan ??" jawab Adiittya tersenyum jahil


"Daddyyy !!!" sontak Re menatap tajam Adiittya, seperti biasa tangannya selalu ditumpuk didadanya


Adiittya terkekeh melihat sikap Re yang sama persis dengan dirinya


•Semoga kakak lopher suka dengan episode ini, karena aku membuatnya mendadak sekali. Begitu selesai langsung aku up. Jadi maaf jika ada banyak typo penulisannya dan bahasanya nggk enak didengar....





🌹 Kakak lophers kasih vote doong, biar semakin semangat lagi authornya....🌹


🌹Ajak teman teman yang lain untuk ikutan baca novel ini, kakak kakak lophers....🌹

__ADS_1


__ADS_2