KISAH CINTA DOKTER AYUNA

KISAH CINTA DOKTER AYUNA
Visual


__ADS_3

Ayuna maharani




Adiittya Sebastian





Mon maaf.... banget....jika visual yang author munculkan merusak imajinasi kakak lophers selama ini...


Entah kenapa author pikir pemeran itu cocok banget dengan karakter Ayuna dan Adiittya


Okey lanjuuttkan bambang....πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰


β€’


β€’


β€’


β€’


" Ya Allah... ampuni hamba yang baru pertama kali menginjakkan kaki di tempat sucimu ini. Ampuni hamba yang sudah menyombongkan diri karena hanya engkau lah pemilik kesempurnaan alam semesta ini. Engkaulah yang menguasai bumi beserta isinya... Ya Allah ya Tuhanku tiada yang agung daripadamu. Engkau maha pemurah lagi maha penyanyang. Engkau yang memberi sakit dan hanya engkaulah yang memberi kesembuhan atas istriku. Ya Allah ya Robb hamba berlindung kepada Mu dan Kuasa Mu dari keburukan apa yang kurasakan dan yang kukhawatirkan. Selamatkan istri hamba ya Allah... beri kesempatan kami untuk berbahagia dengan anak anak kami... "


"Adiittya !!!"


Nampak Andrew masuk ke musholla dengan nafas tersengal sengal dan memeluk sepupunya


"Apa yang kau lakukan disini !!! Buruan ikut aku....!!"


Adiittya menghempas tubuh Andrew dari tubuhnya


"Andrew, jika kau ingin menertawaiku, lebih baik kau pergi !! biarkan aku tetap disini. Aku akan tetap bersujud di hadapan Allah, memohon padaNya untuk keselamatan istriku."


Adiittya kembali bersujud diatas sajadah yang ia pinjam dari musholla Rumah Sakit hendak meneruskan doanya.


Andrew tersenyum jahil melihat apa yang dilakukan sepupunya


"Adiittya !!! kenapa kau malah tiduran disini sih !!! Buruan berdiri, kita pergi dari sini..." Andrew memaksa Adiittya berdiri


Dan kembali Adiittya menghempaskan tubuh Andrew "Andrew !!! please... aku ingin memohon sama Tuhanku.... aku ingin meminta kesembuhan untuk istriku..." pelan pelan tubuh Adiittya mulai jatuh terduduk dilantai "Kau tahu Andrew... aku tidak bisa menjalani ini semua tanpa istriku, dia yang sudah merubahku sejak pertama kali bertemu.... Lalu bagaimana aku menjalani hari hariku tanpanya..." ujar Adiittya, suaranya mulai serak karena terus menangis, ia berkali kali menyeka air matanya yang jatuh.

__ADS_1


Andrew memeluk Adiittya yang nampak rapuh


"Adiittya, kau tahu.. doamu telah di dengar oleh Tuhanmu.. istrimu sudah sadar Adiittya... sekarang kelinci kecilku dan baby boy sedang menunggumu disana..."


Seketika Adiittya melepas pelukan Andrew, matanya memicing mencerna kata kata yang baru saja ia dengar.


Andrew mengangguk pelan sambil mengulas senyum. Tiba tiba Adiittya mendorong kuat tubuh Andrew membuat laki laki yang baru mendarat dari Amerika ini terjungkal ke lantai.


Masih mengenakan sarung yang ia pinjam dari musholla Rumah Sakit, Adiittya berlari sekencang mungkin. Adiittya juga tidak menghiraukan orang orang disekelilingnya yang memperhatikannya berlari tanpa menggunakan alas kaki.


"Suster !!! Benarkah istriku sudah sadar ??? Bolehkan aku masuk sekarang ???" kata Adiittya pada suster yang baru saja keluar dari ruang yang digunakan Ayuna operasi.


"Siapa nama istri anda, Tuan ??" tanya suster yang memang belum lama bekerja diRumah Sakit itu.


"Ayuna Maharani. Yang baru saja melahirkan caecar.. "


"Oh... Nyonya Ayuna ???" jawab suster itu dan diangguki cepat oleh Adiittya "Ibu Ayuna sudah dipindahkan ke kamar inap di lantai 3 ruang kenanga.." jelasnya


"Terimakasih sus.."


Adiittya kembali berlari, ia sudah tidak sabar ingin melihat wajah istrinya.


"Sayang....!!!" Adiittya langsung memeluk Ayuna yang berbaring diranjang, sedangkan Aisyah dan Leo terpaku dengan menahan tawa melihat penampilan Adiittya saat ini


"Terimakasih sayang.. terimakasih kau mau selamat, terimakasih sudah berjuang, terimakasih sudah bertahan dan mau kembali untuk mas dan anak anak." ucap Adiittya sambil menghujani ciuman disetiap inchi wajah Ayuna


"Apaan sih loe !!" protes Adiittya karena Andrew menonyor kepalanya "Maaf bu.. Adiittya terlalu senang.."


Aisyah terkekeh mendengar pernyataan menantunya


"Sayang.. kamu harus janji. Lain kali sayang tidak boleh seperti ini. Sayang membuat mas takut tau nggak ???!!!" rajuk Adiittya yang mendapat cibiran dari Andrew dan Rico


"Gombal." cibir Andrew


"Andrew, jangan gitu kamu." Rico memberi isyarat lewat lirikan matanya melihat penampilan Adiittya "Lihatlah saking bucinnya, ia rela berpenampilan aneh." sindir Rico yang disambut tawa membahana dari orang orang yang saat ini berada didalam kamar Ayuna


"Rico !! kamu itu anak buah laknat. Masa bos sendiri kau bikin malu... Dari tadi aku dan bu Aisyah sudah menahan tawa lo saat Adiittya masuk seperti itu" sahut Leo disela sela tawanya


"Kenapa nggak di video sih om, kan lucu ?? pengusaha muda berpenampilan aneh.." ledek Andrew


"Aku sudah punya videonya, mulai dari dia ambil wudhu sampai berlari keruang operasi tadi." timpal Rico yang membuat tawa orang orang semakin menjadi


"******* kau Rico !!! Cepat hapus !!!" sungut Adiittya "Mau jadi gelandangan kau ini !!!" ancaman Adiittya malah mendapat juluran lidah dari Rico


"Mas..." pekik Ayuna tak senang suaminya berbicara kasar "Sekarang kembaliin tuh sarungnya, takutnya mau dipake orang sholat dhuha sebentar lagi."


"Sholat dhuha ?? sholat apa itu sayang. Setau mas kewajiban kita hanya lima waktu."

__ADS_1


"Sholat dhuha itu sholat sunah yang dikerjakan mendapat pahala, jika tidak dikerjakan tidak mendapat dosa. Dan dikerjakan mulai matahari terbit hingga menjelang sholat dhuhur minimal 2 rakaat dan sebanyak banyaknya 12 rakaat. Sholat dhuha diperuntukkan untuk memohon didatangkan rejeki."


Adiittya manggut manggut mendengarkan seksama penjelasan istrinya. Ekor matanya melirik jam yang melingkar ditangan kanannya


"Nanti saja sayang. Sekalian mas ingin mengerjakannya "


"Bilang aja loe saat ini nggak pake celana. Iya kan ??!!" sahut Andrew tersenyum jahil


"Enak saja. Pake gue !!" menatap tajam Andrew, setelah itu kembali menatap istrinya " Lalu... apakah cara mengerjakannya sama dengan sholat wajib ??"


Ayuna mengangguk, "Namun ada do'a khusus yang dibaca setelah selesai sholat dhuha. Nanti mas belajarnya sama yang sudah paham tentang islam saja ya... Nanti kita sama sama belajar disana."


Adiittya menganggukkan kepala. Tiba tiba ia mengingat sesuatu setelah melihat kakinya


"Ric, ambikan sepatu gue !!" perintahnya santai


"Noh !!" tunjuk Rico menggunakan dagunya


"Dasar bolot loe Adiittya !! sejak tadi sudah disampingnya juga.." kesal Andrew


"B******n tengik loe, Andrew !!! bikin harga diri gue turun aja, didepan mertua gue !!" cicit Adiittya.


Baru kali ini Andrew dan Rico bisa berkesempatan membully laki laki yang terkenal dingin, kejam dan arogan itu.


Aisya tidak bisa menahan tawanya lagi, mendengar menantunya yang di bully abis abisan oleh dua pemuda didepannya hingga air mata kebahagiaan keluar dari sudut matanya.


"Sudah... sudah !!" kata Aisyah sambil mengusap cairan bening disudut matanya "Nak Adiittya, putramu belum diadzani lo.. !! kamu bisa kan...???!!" sindir Aisyah..


"Bisa dong bu.."


Kemudian Adiittya berdiri lalu mengambil anak laki lakinya dari box samping ranjang Ayuna.


Suasana ruang inap Ayuna seketika hening mendengar suara Adzan yang dilantunkan Adiittya dengan khusuk dan khidmat.


Bahkan Leo, Andrew juga Rico mengagumi suara Adiittya yang begitu merdu membuat hati mereka merasa damai. Begitu juga Aisya sampai meneteskan air mata haru.


"Daddy love you my baby boy. RAIN ADIITTYA ANGKASA RAYA " ujar Adiittya setelah menyelesaikan tugasnya, lalu meletakkan kembali putranya dibox berwarna biru muda setelah mencium pucuk kepalanya.


Maaf ya kakak lopers akuuhh jika penjelasan tentang sholat dhuha ada yang salah. Karena authornya juga masih belajar memperdalam agama πŸ™πŸ™


Ojo di bully lo reekkk..πŸ™πŸ™


β€’


β€’


β€’

__ADS_1


🌹Terimakasih buat readers lovers yang sudah membaca karyaku. Author berharap readers lovers bisa tinggalkan Like, Komen, Tip dan Vote yang banyak ya..... karena itu sangat berarti bagi Author. Semoga readers lovers selalu sehat dan bahagia 🌹


__ADS_2