KISAH CINTA DOKTER AYUNA

KISAH CINTA DOKTER AYUNA
episode 90


__ADS_3

Setelah makan malam, Ayuna menemani Arion dan Rain belajar diatas meja lipat dan duduk beralaskan karpet. Sedangkan Adiittya duduk disofa tangannya mengotak atik ipadnya mengecek pekerjaannya yang pagi tadi baru saja diserahkan kepada Rico


"Mommy... malam ini Arion tidur sama mommy. Rain bagaimana dengan kamu !!" celetuk Arion disela sela kegiatannya mewarnai gambarnya


Belum sempat Rain menjawab, sudah disahut oleh Adiittya


"Nggak boleh !!"


"Why...??!!" protes Arion, sedangkan Rain menatap acuh Adiittya


"Pokoknya nggak boleh !! mommy tidur sama daddy. Kalian tidur sendiri sana, uda gede juga."


"Arion tidur sama mommy, bukan daddy !!" bela Rain, ekor matanya melirik sinis Adiittya


Kepala Arion manggut manggut mengiyakan saudara laki lakinya yang beda satu tahun dengannya itu


"Tidak boleh ??!!" tegas Adiittya, tidak mau kalah


"Mass... sama anak sendiri nggak mau ngalah sih !!!" sengit Ayuna, memeluk Arion yang hampir menangis


"Wlleeekkk " Arion menjulurkan lidahnya


"Lagian daddy setiap hari tidur sama mommy. Nggak bosan !!" ucap Re membuat mata Ayuna dan Adiittya membulat sempurna


"Kalau daddy nggak tidur sama mommy, mana mungkin ada kalian yang resek ini, heh !!! Dasar tukang ganggu !!!"


"Mass... ngomongnya itu loh, direm dikit kenapa ???!!"


"Habisnya mereka ngeselin banget sih, sayang.."


"Pokoknya malam ini mommy tidur sama kita. Iya kan Re ??!!" cicit Arion


"Nggak !!! ya.. Nggak !!! mommy milik daddy. Titik !!!"


"Sudah ya kita akan tidur berempat. Okey !!!" kata Ayuna mulai jengah


"No !!!" jawab Arion dan Adiittya kompak, sedangkan Rain menggelengkan kepalanya melihat dua laki laki beda usia yang sama manjanya


"Ck ck ck....." decak Rain


"Re, kenapa kau diam saja ??!! bantu aku lawan daddy dong ??!!" protes Arion kesal


Rain mengangkat kedua bahunya "No comment"


"Hhuuhh !!" Arion memberenggut kesal melihat adeknya yang acuh


"Aku tidur sendiri saja." jawab Rain santai tanpa menoleh kearah lawan bicaranya


"Tidur dikamarnya masing masing. Tidak ada bantahan lagi. Sekarang masuk kamar kalian...!!!" perintah Adiittya


"Mas.. mereka belum selesai belajarnya lo.. kok disuruh tidur sih !! lagian masih jam berapa ini ?!!"


Mengelus rambut Arion dan Rain bergantian "Teruskan belajarnya ya sayang... mommy ambilkan cemilan dulu.."


"Yes mommy... i love you.." jawab Arion


"I love you my son."


Adiittya menampilkan senyum liciknya melihat kedua anaknya sedang fokus dengan buku didepannya.


Perlahan ia berjalan kearah dapur, karena ini kesempatan untuknya bisa bermesraan dengan istri kesayangannya

__ADS_1


"Masss... ih.. selalu saja bikin kaget."


Adiittya tersenyum tipis, tangan kanannya memeluk Ayuna dari belakang tangan kirinya menyibakkan rambut Ayuna agar leluasa menyesap leher jenjang Ayuna.


"Maasss... ini didapur lo !!" jelas Ayuna mengingatkan Adiittya agar tidak melakukan kemesumannya disembarang tempat


"Biarin. Siapa yang melarang. Rumah.. rumah gue, dapur juga dapur gue !! terserah gue, mau ngapain istriku dimana saja." cicit Adiitttya tak menghentikan kegiatannya. Bahkan tangan kirinya sudah menerobos benda kesayangannya


"Kenyal sayang... " tangannya memilin p*ting Ayuna yang tegak "Sayang..., naik yuk !!!" suara parau Adiitty


"Ekhem !!" dehem Rain, diam diam mengekor langkah Adiittya dibelakangnya


"Ngapain kamu ??!!" dengus Adiittya


"Jagain mommy dari raja hutan." jawab santai Rain


"Enak saja !! aku dibilang singa. Aku ini daddymu lo, Re. Tanpa daddy kau tak akan berpijak dibumi ini."


"Hmm. Sombong...!!" ejek Rain masih menatap tajam Adiittya


"Sayanggg....." rengek Adittya "Bisa nggak anak kita ditukar tambah.."


Ayuna memukul lembut lengan Adiittya "Kamu ini mas, masak anak sendiri mau ditukar tambah."


"Pasti anak kita tertukar deh, sayang... saat dirumah sakit dulu.. jutek banget....mirip siapa sih !!!!"


"Ya mirip kamu lah mas.. masak mirip orang lain.."


"Kamu ngidamnya salah mungkin sayang, kemarin"


"Mana ada salah ngidam." Ayuna terkekeh "Re sayang.. yuk kembali belajar lagi."


Balita yang menuruni sifat Adiittya itu berjalan mendahului Ayuna yang membawa nampan yang berisi beberapa minuman dan cemilan diatasnya, meski sesekali menoleh kebelakang untuk melihat Adiittya yang mengekor dibelakang Ayuna.


"Menjaga mommy dari b*nata*ng buas." serunya santai


"Uuhhh.... ingin ku ekspor saja nih anak !!!"


Ayuna terkekeh geli, melihat Adiittya yang selalu kalah adu mulut dengan anaknya sendiri


Melihat anak anaknya yang sudah selesai mewarnai, akhirnya Ayuna mengajak mereka tidur, karena sudah waktunya.


"Selesai !!" teriak Arion girang, Rain hanya melirik Arion sekilas


"Ya sudah yuk, waktunya bobo. Re, Arion ucapkan selamat malam untuk daddy sayang." perintah Ayuna dan dituruti sama anak anaknya


Setelah mencium kening dan bibir kedua anaknya, Adiittya menarik kuat tangan Ayuna membuat istrinya jatuh dipangkuannya dan memeluknya erat


"Jangan lama lama sayang..." bisik Adiittya


"Daddy !!!" teriak Rain dan Arion kompak


Adiittya segera melepas tangannya dari pinggang Ayuna


"Astaghfiruallah.. sepertinya istriku tidak perlu bodyguard lagi, sudah ada dua anak singa disampingnya." gumam Adiittya


####


Setahun setelah pernikahannya, siang ini Andrew dan Aloena bertandang ke Indonesia untuk mengunjungi keluarga Adiittya, dan mau meminta ijin untuk membawa Arion bersamanya


"Kak Andrew, kak Loena bagaimana kabarnya ??!!" sambut Ayuna memeluk Loena antusias

__ADS_1


"Baik. Gimana dengan kalian." balas Loena menatap Ayuna dan Adiittya bergantian


"Alhamdulillah kami juga baik. Gimana sudah ada Andrew junior tuh perut ??!!" basa basi Adiittya


Aloena menggeleng, tiba tiba mukanya berubah masam


Belum sempat mereka melanjutkan oboran ringannya, tiba tiba suara gaduh dari lantai atas menghentikan obrolannya.


"Kembalikan robotku !!" teriak Arion merebut paksa robotnya yang dipegang Rain


"Nggak !!" sergah Rain, mendorong kuat Arion membuat balita yang lebih tua setahun itu terjungkal kelantai


"Daddy !!! mommy !!!... huaaa huaaa ...." Arion menuruni tangga sambil menangis


"Arion hati hati sayang...." Ayuna menghampiri Arion ditangga "Kamu kenapa sayang ??!!" mengusap air mata Arion


"Re nakal mommy, robot Rio diambil paksa. Huaaa haha..."


"Pinjam !!!" teriak Rain melotot ke arah Arion "Aku pinjam !!!"


"Tapi kamu merebut paksa dari tanganku, Re !! sampai aku terjatuh tadi..."


"Kamu yang lemah !!! cengeng !!!" Rain tak mau kalah


"Sudah sudah... Re, sini sayang" balita itu mendekat kearah Ayuna "Re, jika meminjam apapun harus minta ijin dengan baik pemiliknya, sayang. Jika pemiliknya tak mengijinkan, berarti Re nggak boleh maksa. Kalau Re nakal, nanti Allah marah. Re mau mommy dan daddy dimarahi Allah karena anaknya nakal, hem.."


Balita itu menggeleng dengan kepala menunduk tangannya mungilnya masih memainkan robotnya.


Ayuna mencium kening Rain "Sekarang minta maaf dan kembalikan robotnya ke kak Rio."


Rain menyodorkan robotnya ke Arion yang masih dipangkuan Ayuna "Maaf" mengulurkan tangannya,


"Iya aku maafin, lain kali jangan memaksa." jawab Arion


"Anak pintar. Sekarang salim gi ke uncle dan ounty.."


Arion berjalan dengan menggandeng Rain berjalan kearah Andrew dan Loena lalu mencium tangan dua orang yang tertawa geli melihat kelucuan mereka


"Adiittya, Ayuna maaf sebelumnya. Sesuai janjiku padamu, aku ingin membawa Arion tinggal bersamaku." kata Andrew


Adiittya dan Ayuna saling menatap


"Sekarang kak ??!!" pekik Ayuna


"Ya. Maaf aku tak memberitahumu lebih dulu."


"Andrew, boleh kami meminta beberapa waktu dulu. Untuk menjelaskan keadaan ini pada Rain juga Arion. Emm.. beri kami satu minggu. Bagaimana ??!!"


Andrew menggeleng pelan, "Maaf Adiittya, Ayuna... aku tak bisa."


Ayuna tersentak mendengar penolakan Andrew, dengan berat hati Ayuna memanggil Arion "Arion.." memejamkan matanya sebentar, sambil mengumpulkan tenaganya membuatnya sesak "Arion... papi Andrew mau jemput kamu sayang... ??!!" tanya Ayuna menahan air matanya


"No !!!" sahut Rain menatap tajam Ayuna, kemudian ganti menatap Andrew "Uncle nggak boleh bawa Arion."


"Rain sayang... nggak boleh gitu ah.. mommy nggak suka lo ...!!" sergah Ayuna dengan suara bergetar, nampak tangan Adiitttya mengusap punggung istrinya lembut


"Mommy jahat !!! uncle jahat !!!" teriak Rain, meneteskan air mata " I hate mommy !! I hate Uncle !!! I hate you all !!!" amarahnya dan langsung berlari menaiki tangga masuk ke kamarnya



__ADS_1



🌹 Kakak lophers kasih vote doong, biar semakin semangat lagi authornya....😢😢🌹


__ADS_2