
Sudah seminggu ini Adiittya tidak mengantar jemput Ayuna kerja, untung saja Ayuna sudah tidak lagi kekampus, pasalnya sebulan lagi dia akan wisuda. Dan hari ini Ayuna berencana pergi ke rumah Adiitya untuk memberi kejutan sekalian makan malam bersama.
Ayuna berjalan memasuki pekarangan rumah mewah Adiitya. Tidak perlu lama, sekali menekan bel, pintu sudah dibuka oleh mbok Sum.
"Assalamu'alaikum mbok, Pak Adiitya sudah pulang ???"
"Wa'alaikum salam... Tuan ada di ruang kerja, Non "
Tanpa membuang waktu lagi, Ayuna segera masuk keruang kerja Adiitya. Saat membuka pintu mata membelalak dengan mulut menganga.
"Adiitttyyyaaa....!!!" pekik Ayuna melihat kekasihnya berciuman dengan wanita lain.
Ayuna sudah tidak bisa menahan emosinya lagi, dadanya terasa sesak melihat kekasihnya bermesraan dengan wanita lain. Ayuna membalikkan badan dan buru buru pergi dari ruangan Adiittya.
"Ayunnnaaa !!!" teriak Adiitya sekaligus mendorong tubuh Rosi yang tengah duduk dipangkuannya.
Ayuna terus saja keluar tidak menggubris panggilan Adiitya.
"Sayang tunggu dong...!!!" teriak Adiitya sambil menarik lengan Ayuna
"Lepaskan tanganku, Pak Adiiitya !!" kata Ayunna lirih
"Sayang.. sayangggg maafin aku ya.. aku bisa jelasin"
"Semua sudah jelas Pak Adiitya, sekarang lepaskaaannnn tangannnku !!!" teriak Ayuna dan terlihat benar benar marah.
"Tidak !!! dengarkan dulu penjelasanku !!!" bentak Adiitya
Mendengar Adiiittya membentaknya, air mata Ayuna sudah tidak bisa ditahan lagi, perlahan Adiitya melepaskan tangannya.
__ADS_1
Ketika Adiitya hendak memeluk kekasihnya itu, tiba tiba Ayuna menepis tangan Adiiittya dengan kasar, kemudian Ayuna berlari pergi meninggalkan rumah Adiitya.
"Jangan sentuh aku, menjijikkan !!!"
"Ayunaaa...., Kamu mau kemana !!! di luar hujan... Ayuuunnnnaaaa....!!!"
Lagi lagi Ayuna tidak mengindahkan panggilan Adiitya, dia terus saja berlari dibawah guyuran hujan.
"Sudahlah sayang, lupakan wanita itu, dia tidak pantas untukmu." kata Rosi bergelanyut manja dilengan Adiitya dengan senyum kemenangan
"Enyahlah kau dari hadapanku, dasar wanita murahan !!!" tepis Adiitya hingga tubuh Rosi terdorong
Lalu Adiittya mengambil kunci mobilnya, segera malajukan mobilnya menembus hujan yang semakin lebat mengguyur jalanan di kota ini.
"Ayuunaaa, dimana kamu sayang.., kalau sampai terjadi apa apa sama kamu, aku tidak bisa memaafkan diriku sendiri" gumam Adiittya sambil memukul mukul setir mobil
Kini Adiitya melajukan mobilnya pelan, sambil memperhatikan kanan kiri jalan berharap bisa bertemu Ayuna. Dan benar saja, Ayuna sedang duduk mendekap kedua kakinya sambil meringkuk, melindungi diri dari dinginnya malam.
"Mau apa lagi kamu, hah !!!" kata Ayuna sambil menyingkirkan jas Adiitya dari tubuhnya hingga terjatuh dibawah kaki Adiitya
"Sayang, maafkan aku.., ayo aku antar kamu pulang !!!"
"Tidak !!! pergilah !!!"
"Ayolah sayang, kamu bisa sakit nanti"
"Trus apa pedulimu, urus saja wanitamu itu !!"
"Sudahlah sayang, kita bicara dirumah okey !!!"
__ADS_1
"No !!! aku bisa pulang sendiri !!"
Ayuna berdiri hendak berlari meninggalkan Adiitya, tapi dengan cepat Adiitya menarik lengan Ayuna dan segera menggendongnya masuk ke dalam mobil.
"Hey kau sudah gila ya, turunkan aku Adiitya !!!" teriak Ayuna
Adiityya tidak mendengarkan teriakan Ayuna sama sekali. Dia segara membuka pintu mobil dan mendudukkan Ayuna, tidak lupa mengunci pintu mobil dari luar agar Ayuna tidak bisa kabur.
Saat memasuki area apartemen, Ayuna segera berjalan sedikit berlari untuk menghindari Adiitya. Ayuna langsung masuk kekamar dan menguncinya.
"Sayang, buka pintunya !!! kita harus bicara !!!"
Karena pintu tak kunjung dibuka, Adiittya kembali menggedor pintu kamar Ayuna
"Sayang aku hitung sampai tiga, kalau belum kamu buka juga, aku akan mendobrak pintu ini !!!" teriak Adiitya kembali
"Sayang !!! apa yang kamu lakukan dengan koper itu ??? kamu mau kemana, hem ???" cerca Adiitya saat Ayuna membuka pintu kamarnya dengan menyeret kopernya
Ayuna tetap diam dan terus melangkah melewati Adiitya yang ada didepannya.
"Sayang..., di luar masih hujan, kamu mau kemana, aku antar ya !!!"
Ayuna tetap tidak mengindahkan pertanyaan Adiitya, dia terus menyeret kopernya menuruni tangga. Melihat sikap Ayuna seperti itu membuat Adiitya jengah
"Ayunaaaa.... stop !!!" bentak Adiitya dan berhasil membuat Ayuna mendadak berhenti
🌹to be continue 🌹
sobat aku yang budiman tolong jangan lupa memberi vote like and komen yach ???
__ADS_1
Terima kasih #i_eyyun#