
"Om Leo gimana keadaannya Om??? om, buruan jawab !!!" bentak Adiitya
"Adiitya kamu tenang saja, gadis ini baik baik saja, dia hanya pingsan mungkin seharian ini belum makan, dan sepertinya dia perna punya riwayat Tipes"
"Tapi kenapa lama sekali pingsannya??" gumam Adiitya
"Sudahlah Sayang, calon mantu mama akan segera pulih, hem ?? ya sudah mama kembali tidur lagi, kamu jangan lupa istirahat juga"
"Adiittya, benar kata mamamu, beri obat ini jika kekasihmu siuman dan jangan lupa suruh makan dengan teratur.... aku pamit pulang"
Adiitya menganggukan kepala "Thanks om" masih menggenggam erat tangan Ayuna
"Ayuna, tidak bisakah kau memberiku kesempatan untuk memberimu kebahagiaan ?? "
"Kau tau sayang, pertama kali kita bertemu aku berpikir Tuhan sedang sayang padaku karena mengirim bidadari yang mampu membuat hatiku tidak tenang. Kamu tahu kenapa ??? karena namamu terpatri dihatiku, jika aku memintamu untuk tetep berada disisiku apa aku terlalu egois. Jika alasanmu banyak perbedaan diantara kita, aku akan berusaha menepisnya. Itu tidak akan mampu menggoyahkan aku untuk tetap menyanjung namamu."
Hampir dua jam Ayuna tak kunjung membuka matanya, Adiitya pun semakin gusar.
"Sayang bangunlah, apa yang kau rasakan?? Aku sedih melihatmu seperti ini...Maafkan aku sudah membuatmu sakit !!"
"Bangunlah sayang, ini semua salahku, aku sangat mengkhawatirkanmu !!"
"Ayuna, please wake up.. open your eyes !!"
Samar samar Ayuna mendengar suara Adiitya disampingnya, perlahan Ayuna membuka mata walau kepalanya terlalu berat, dilihatnya Adiitya yang sedang memandangi wajahnya. Nampak mata Adiitya memerah.
__ADS_1
"Apa dia tadi menangis ??" batin Ayuna
"Pak Adiitya... aku haus !!" kata Ayuna pelan
"Sayang, kamu sudah sadar.. syukurlah... sebentar akan aku ambilkan minum"
Tidak lama kemudian Adiitya membawa nampan ada semangkok bubur dan air putih. Adiitya membantu Ayuna bangun setelah menyodorkan gelas kemulutnya.
"Sekarang kamu harus makan dulu lalu minum obat, okey !!"
Ayuna pasrah menerima suapan dari Adiitya.
Hanya beberapa suap Ayuna mengakhiri makannya karena rasa pahit mulutnya.
"Sedikit lagi sayang... ayo buka lagi mulutmu !!"
"Tidurlah lagi, aku akan menjagamu disini"
Ayuna kembali merebahkan tubuhnya ke kasur, Adiitya tetap duduk disamping ranjang.
Pagi harinya saat subuh Ayuna terbangun, melihat Adiitya tidur duduk disampingnya dengan satu tangan sebagai tumpuan kepalanya dan satu tangannya lagi masih menggenggam erat tangan ayuna
"Aakkhhh...kenapa laki laki ini keras kepala sekali... Kalau sedang tidur begini sepertinya dia bukan pria arogan, dia begitu polos. Tapi kenapa dia jahat padaku. Apa benar karena mencintaiku yang begitu besar membuatmu setega ini padaku" suara lirih Ayuna
Mendengar gemerisik suara Adiitya mengucek ngucek matanya, menyipitkan matanya ke arah Ayuna.
__ADS_1
"Sayang kau sudah bangun rupanya, maaf aku ketiduran"
"Pak Adiitya... aku... aku... mau ibadah..."
"Oh... sebentar aku pinjamkan mbok Sum, dia muslim pasti dia punya, sayang !!" menjawab keraguan Ayuna
"Mbok Sum, pinjam perlengkapan ibadahnya untuk nona Ayuna dan tolong buatkan bubur untuknya"
"Baik Tuan" jawab mbok Sum, kemudian masuk kamarnya mengambil yang dimaksud tuannya dan menyerahkannya
Setelah mendapatkan, Ayuna turun dari ranjang dengan dibantu Adiitya masuk ke kamar mandi untuk mengambil wudhu, segera menjalankan ibadahnya.
"Aku mau pulang.." kata Ayuna setelah menyudahi sholatnya
"Tidak... kamu akan tetap disini.. setelah sarapan aku akan mengantarmu ke tempat barumu ??" jawab Adiitya dengan nada dingin
"Tempat baru ??? maksud anda ??"
"Aku akan memindahkan kamu ke apartemenku, disana tempatnya lebih besar dan lebih bersih."
" Tapi aku tidak masalah dengan tempat tingglku yang lama, aku baik, aku senang mendapat banyak teman disana"
"Tidak, kamu tidak baik, kamu sering mengabaikan makanmu, nyatanya kamu pingsan kemarin.. itu membuatku khawatir dan aku sudah menyuruh orangku untuk memindahkan semua barangmu disana" kata adiitya datar
"Pak Adiitya anda benar benar egois.. apa hak anda memaksaku seperti ini" kata Ayuna sedikit marah
__ADS_1
🌹to be continue 🌹
Hai Reader's ini novel pertama saya mohon jangan di bully yach jika ada yang kurang berkenan maafkan saya dan terima kasih salam dari saya #i_eyyun#