
Mobil pribadi yang menjemput Mirna sekeluarga sudah memasuki perumahan mewah dimana rumah kakek Adiittya berdiri, rumah tempat mirna dilahirkan.
"Adiittya beri salam pada mbok Sum, beliau Kepala asisten rumah tangga disini." jelas Mirna memperkenalkan
Mbok mengulurkan tangan hendak memperkenalkan diri, namun dia harus menelan kekecewaan. Karena Adiittya kecil hanya meliriknya sinis dengan kedua tangannya dilipatkan didepan dadanya.
"Adiiittya !! mama tidak pernah mengajarkan searogan itu ya !!" tegas Mirna
Adiittya memberenggut kesal berganti melirik sang mama lewat ekor matanya yang tajam.
"Adiittya !!!" bentak mirna selanjutnya karena putranya tak kunjung mengindahkan perintahnya
"Baiklah." akhirnya Adiittya mengalah, mengulurkan tangannya namun segera menepisnya
Mbok sum tersenyum " Selamat datang tuan muda." membalas uluran tangan Adiittya kecil
"Heemm" dehem Adiittya kecil
Pagi ini hari pertama Adiittya masuk sekolah. Mirna sengaja memasukkan putranya di internasional school, mengingat anaknya yang belum fasih berbahasa indonesia. Meski Adiittya kecil masih terbata bata dalam berbahasa Indonesia, ia tergolong anak yang cerdas dengan IQ diatas rata rata yang dimilikinya.
"Selamat pagi, Tuan muda cakep banget pake seragam ini." puji mbok sum dimeja makan sedang menata hasil masakannya
"Berisik" protes Adittya melirik mbok sum tidak senang
"Adiittya !! jaga ucapanmu !!" sahut Mirna membentak putranya
"Sifat burukmu menurun pada anakmu juga pa." kesal Mirna sambil melirik suaminya
"Namanya juga anakku ma." jawab joseph santai
Mirna mengelus dadanya bagaimana bisa ia harus berhadapan dengan dua laki laki yang mempunyai sifat yang sama. Padahal selama di Belanda, Mirna selalu mengajarkan putranya Adiittya bersopan santun, saling menghormati dan mengasihi kesesama. Namun sifat dingin dan arogan putranya masih melekat dijiwanya.
__ADS_1
"Ma, papa berangkat sekarang ya, ada meeting pagi ini." pamit Joseph
"Iya pa, hati hati di jalan. Semoga perusahaan papaku segera kembali normal."
Tuan Joseph mengangguk mengiyakan doa istrinya
"Boy, papa berangkat. Tunjukkan siapa dirimu disekolah nanti." bisik joseph pada putranya, agar Adiittya menunjukkan bahwa dirinya lebih tinggi diantara teman teman barunya
"Mas !!" pekik Mirna melototi suaminya
"Yups" Adiittya mangangguk mantap, jari jempolnya diacungkan diudara
Sopir yang membawa joseph melajukan kendaraannya, yang disusul mobil yang membawa Adiittya dan Mirna dibelakangnya meninggalkan rumah berpagar putih.
Dengan menggandeng Adiittya, Mirna keluar berjalan menuju ruang kepala sekolah.
"Aku bukan anak kecil." protes Adiitya menepis tangannya dari tangan mamanya
"Adiittya !! kamu harus jaga sikap ya!! atau tidak usah sekolah sama sekali." ancam Mirna
"Morning children. Murid baru kelas Tk A ya ??" tanya bu guru
"No !! aku murid kelas Tk B" protes Adiittya
"Usiamu masih kecil sayang, kamu harus masuk Tk A dulu ya ??" bujuk bu guru
"No, i don't want to because i'm smart." elak Adiittya sombong
"Adiittya !!!" sentak mirna seakan memberi tahu jaga sikap
"Yes mam, i know. I'm smart, aku tidak mau masuk Tk A." enyel Adiittya
__ADS_1
"Okey, kita lihat apa kamu memang pantas masuk kelas Tk B atau tidak."
"Okey, i'm not afraid." tantang Adiittya
"I'm so sorry miss." kata Mirna menyesali sikap anaknya
Bu guru tersenyum mengerti.
"Sekarang kita kekelasmu, perkenalkan dirimu pada teman barumu." ajak bu guru
Ekor mata Adiittya melirik mamanya sinis
"Pergilah sayang, semoga kamu bisa berteman baik dengan mereka." kata mirna
"I don't sure" jawab Adittya enteng
Mirna mengambil nafas panjang "Baiklah Adiittya, mama pulang kamu belajar yang rajin ya."
Bersama bu guru Adiittya berjalan beriringan masuk ke kelas barunya
"Adiittya, Miss yakin kamu akan senang berteman dengan mereka. Mereka sama sepertimu lucu lucu." puji bu guru ditengah berjalan mereka
"I hope so."
Melihat sikap Adiittya yang cuek, membuat bu guru wanita muda itu jengah.
Sementara mirna kini sudah dalam perjalanan pulang kerumah. Namun ditengah perjalanannya, tiba tiba wajahnya berubah iba setelah matanya menangkap bocah laki laki yang jatuh tersungkur digebuki dua pria berbadan besar dan kekar.
"Stop !!"
๐นbersambung๐น
__ADS_1
Bosssquuuu jangan lupa sebelum beralih tekan LIKE, ketik KOMENTAR, kasih BINTANG LIMA pada halaman sampul dan VOTE untuk novel ini yacchhh...... terimakasih ๐ค๐ค ๐ค
i_eyyun ๐๐