KISAH CINTA DOKTER AYUNA

KISAH CINTA DOKTER AYUNA
episode 30


__ADS_3

"Tidak.. tidak... tidaaaakkkk....." teriak Andrew di tidur siangnya.


"Hey,, ada apa denganmu ???" kata Aleona sambil menepuk nepuk pipi kekasihnya


Mata Andrew mengerjab ngerjab, memejamkan sebentar untuk mengumpulkan separoh nyawanya yang hilang.


"Are you okey ??" tanya Loena setelah Andrew duduk disandaran ranjangnya


"I had a bad dreams" jawab Andrew lirih dengan suara gemetar


Loena mengernyitkan dahi, tangan kanannya mengusap peluh yang membasahi dahi kekasihnya.


"Minumlah, supaya kau lebih tenang." kata Loena menyodorkan air putih, setelah mengambilnya diatas narkas sebelah ranjang Andrew


"Thanks sayang." masih dengan suara lirih


Andrew meminum air putih yang diberi oleh kekasihnya sekali tegukan sampai habis.


"Bagaimana, apa kau sudah merasa lebih baik sekarang ??"


"Yes, i'm fine now." kata Andrew, beringsuk turun dari ranjangnya


"Are you sure" tanya Yuna ragu


"Yes" ucap Andrew tidak mengeluarkan suara


Dengan tubuh masih bergetar dia berjalan sempoyongan hendak ke kamar mandi sambil memijit pucuk kepalanya yang terasa berat.


"Sayang, apa kau butuh bantuanku ??" tanya Loena sedikit khawatir


"No, i' m fine." elak Andrew masih berusaha berjalan merambat memegangi sesuatu yang bisa ia pegang


"No sayang, sepertinya kau butuh bantuanku." jawab Loena berjalan cepat lalu memapah Andrew ke kamar mandi


Setelah memapah kekasihnya kekamar mandi, Loena duduk di sofa sambil membuka buka majalah bisnis tanpa ingin serius membacanya. Tiba tiba matanya menyipit membuat kedua alisnya beradu saling berdekatan, melihat selembar kertas yang menyerupai foto hitam putih yang tampak buram dengan gambar seorang bayi yang belum sempurna bentuknya.


"Bayi siapa ini, kenapa Andrew menyimpannya ??" gumam lirih Loena


Bibirnya tersungging melihat wajah segar kekasihnya dengan rambut sedikit basah Andrew keluar dari kamar mandi.


"Apa kau sudah merasa baik."


"of course. thanks sayang, kau sangat perhatian padaku." ucap Andrew, mengecup kening Loena lalu duduk disampingnya sengan satu tangan merangkul bahu kekasihnya


"Foto apa ini ???" tanya Andrew melihat foto hasil usg yang dibawa Loena

__ADS_1


"Baru saja aku mau tanya kekamu." kata Loena menyerahkan foto hasil usg ke Andrew


Deg


Tiba tiba tangan Andrew bergetar wajahnya pucat, duduknya pun semakin gusar.


"Ehhmm sayang makan yuk, kamu belum makan kan ??" ajak Andrew sedikit gugup


"Sayang, kamu belum jawab bayi siapa itu." tanya Loena penasaran


"Sudahlah sayang, itu nggak penting buat kita. Sekarang kita lihat masak apakah nyonya Joshon untuk calon suaminya yang sangaaatt mencintai nona Aloena ini." Kata Andrew sambil mendorong pelan Loena dari belakang ke ruang makan.


"Apa Tuan Jonshon sudah sangat lapar."


"Sudah suwaangaatt luwaaapppaaarrr sekali." kata Andrew menghiperbola kalimatnya


Kemudian Loena mengisi piring Andrew dengan makanan yang sudah dimasaknya tadi. Mereka berdua menikmati makan siangnya dengan sesekali bercanda.


"Sayang, aku masih penasaran dengan foto usg itu. Tidak mungkin kan kalau kamu tidak tau. Karena aku menemukannya disela sela lembar majalahmu. Apa kau sedang menyembunyikan sesuatu dariku ??" selidik Loena


"Uhukk uhukk." Andrew tersedak minumannya ketika mendengar pernyataan Loena yang masih penasaran


"Heyy, be careful." ucap Loena seraya menepuk nepuk punggung Andrew


"Kenapa Loena masih saja mempertanyakan foto itu, jawaban apa yang akan kukatakan padanya, apa aku jujur saja?? Ahh itu tidak mungkin, dia pasti meninggalkanku jika mengetahuinya." bathin Andrew


"Sayang,,,, hey... sayang... hey, sayaangg!! ada apa dengan dirimu?? mukamu tampak pucat sekali. apa kau sakit ??" cerca Loena membuyarkan lamunan Andrew


"Akkhh... iya.. sepertinya begitu." jawab Andrew gugup sambil memegang tengkuk leher belakangnya dan menggerakkan kepalanya kekanan dan kekiri.


"Apa aku perlu memanggil dokter Zacky ke sini." tawar Loena


"Tidak perlu sayang, aku hanya butuh istirahat saja. Dengan rebahan sebentar dan minum obat, pasti akanbsembuh." tolak Andrew


"Baiklah, mari aku antar kau kekamarmu, agar kau bisa istirahat."


Aloena membantu Andrew pergi kekamarnya. Dengan telaten, ia membantu Andrew berbaring dan menyelimutinya setelah memberinya obat. Manik matanya menatap wajah pucat kekasihnya yang tiba tiba itu. Ada sejuta pertanyaan yang mengganjal dihatinya.


"Apa yang sedang kau sembunyikan dariku, Ndrew ?? kau tampak gusar, saat aku mulai membahas foto bayi itu. Jika kau tidak mau memberitahuku, aku sendiri yang akan mencari tahu." kata hati Loena


"Maaf sayang, aku hanya tidak ingin hubungan yang sudah terjalin lama ini, hancur karena ketidakjujuran diantara kita." gumam lirih Loena sambil mengelus elus pipi kekasihnya


"Istirahatlah, aku harus pergi sekarang." pamit Loena kemudian mengecup bibir Andrew kilat.


Setelah kepergian kekasihnya, Andrew perlahan membuka matanya. Ada rasa penyesalan dimata dan hatinya. Sebenarnya dia mendengar gumaman kekasihnya, karena kenyataannya dia tidak sedang tidur.

__ADS_1


"I'm sorry my princess. Aku janji suatu saat, aku pasti akan menjawab rasa penasaranmu itu, tapi tidak untuk sekarang." kata Andrew bersuara lirih, ada air bening tiba tiba jatuh kepipinya.


Keesokkan harinya, Andrew mendatangi sebuah rumah minimalis yang tak jauh dari apartemen tempat ia tinggal selama diMalaysia.


Tok tok tok


"Hai... brother" sapa si empunya rumah, kemudian mereka melakukan tos ala cowok jaman sekarang.


"Masuklah.. silakan duduk. Mimpi apa yang membawamu kemari." tanya laki laki berambut cepak


"Hahaha... maafkan aku teman, bukan aku tidak mau mengunjungimu, belum sempat saja. Lagipula baru beberapa minggu aku stay disini." jelas Andrew


"Okey, katakan bantuan apa yang kau inginkan dariku." cerca Roni


"Hahahaha.... kau ini tidak sabaran sekali. Setidaknya kau basa basi dulu padaku."


"Ckk, kau tau aku kan. Aku tidak suka dengan kata basa basi. Bisa bisa kita basih beneran, seperti makanan Anjing."


"Hahahaha.. kenapa kau samakan dengan seekor anjing kawan, bahkan makanan anjing lebih mahal dari harga jam tanganmu itu."


"Okey.... okey..... aku kalah denganmu. Sekarang katakan apa maumu ??" tanya kembali Roni dengan mengangkat kedua tangannya memperlihatkan jika dia menyerah


"Hahaha.. kau ini maunya to the point saja." kata Andrew menjeda kalimatnya, setelah mengambil nafas panjang


" Aku ingin kau pergi ke Indonesia..."


" What ????" pekik Roni memotong kalimat Andrew


"Waaahhh sabar brow,, aku belum selesai bicara. Kenapa kau main potong begitu saja. Dengarkan aku dulu, baru kau yang berbicara." talak Andrew


"Okey, lanjutkan."


"Aku ingin kau pergi ke Indonesia untuk mencari seseorang tapi... pasti tanpa sepengetahuan target kita doong." kata Andrew sambil memainkan alisnya naik turun.


"Detektif ?? Maksudmu kau menyuruhku jadi detektif ??" kata Roni penuh penekanan


Percakapan mereka semakin serius, entah apa tujuan Andrew sampai dia begitu ngotot agar Roni mau mengabulkan keinginanya itu.


"Okey fine, semoga kau tidak mengecewakan ku Roni." cicit Andrew sambil menjabat tangan Roni tanda kerjasama telah disetujui.


🌹to be continue 🌹


Bosssquuuu jangan lupa sebelum beralih tekan LIKE, ketik KOMENTAR, kasih BINTANG LIMA pada halaman sampul dan VOTE untuk novel ini yacchhh...... terimakasih πŸ€—πŸ€— πŸ€—


i_eyyun 😘😘

__ADS_1


__ADS_2