KISAH CINTA DOKTER AYUNA

KISAH CINTA DOKTER AYUNA
episode 49


__ADS_3

Keesokkan pagi, Adiittya dan Ayuna sudah bersiap. Ayuna sudah menyiapkan roti gandum dan coklat hangat untuk suaminya dengan dibantu bi ina tentunya.


Adiittya berjalan menuju ruang makan dan langsung duduk dihadapan istrinya, setelah mencium kening istrinya.


"Ini sarapannya mas."


"Terimakasih sayang."


"Hari ini sayang diantar Pak Kasim dulu ya"


"Jika mas sibuk, aku bisa naik taxi saja."


"Nggak !! buat apa pak Kosim aku gaji, kalau sayang tetap naik taxi. Pak Kosim kerja itu untuk mengantar sayang kemanapun, bukan untuk duduk manis. Jangan dibiasakan pekerja kita makan gaji buta, itu nggak baik untuk mereka sayang." ujar Adiittya sambil menikmati sarapannya


"Mas, jangan bicara seperti itu. Kedengarannya mereka nggak benar benar kerja, mereka itu sangat baik lo mas, mereka juga tahu apa yang harus dikerjakan jika tugas mereka selesai. Mereka selalu mencari apa saja untuk dikerjakan dirumah ini.Mereka juga sayang sama kita dan juga Arion." protes Ayuna


"Ya itu harus dong sayang ?? kan tanggungjawab mereka. Tiap bulan kita sudah memberi hak mereka kok. Udah, jangan diteruskan. Mas nggak mau kita bertengkar hanya untuk ini." Kata Adiittya, kemudian menggenggam tangan istrinya memberi pengertian " Pokoknya jika mas tidak bisa mengantar sayang, Pak Kasim yang akan mengantar. Jangan naik taxi lagi."


Ayuna mengangguk "Baiklah"


"Sayang sudah selesai makannya ??" tanya Adiiittya, saat melihat istrinya meminum susu hamilnya. "Lebih kita berangkat sekarang, mas ada meeting pagi ini." imbuhnya setelah mendapat anggukan dari Ayuna

__ADS_1


Setelah berpamitan sama Arion, Adiittya dan Ayuna berjalan menuju mobil yang sudah siap membawanya. Adiittya yang disopiri oleh Rico, sedangkan Ayuna disopiri Pak Kasim.


"Pak Kasim, hati hati bawa mobilnya. Jika terjadi sesuatu dengan istriku. Kau lihat apa yang akan aku lakukan padamu." ancam Adiittya, ia melirik Ayuna yang memutar malas bola matanya.


"Baik Tuan, saya akan berhati hati." jawab Kasim setengah menunduk


Adiittya mengabaikan kalimat Kasim, ia lebih memilih melakukan ritualnya yaitu mengecup kening, pipi dan terakhir ia menunduk memberi hisapan bibirnya pada Ayuna.


"Sayang hati hati, kabari mas jika sudah tiba."


"Iya mas, kamu juga hati hati."


Mobil Ayuna meninggalkan halaman rumah, disusul mobil yang membawa Adiittya dibelakangnya.


Didalam mobil, mata Adiittya tidak lepas dari layar laptop yang berada dipangkuannya. Ia baru saja mendapat email yang memberi kabar terbaru tentang pesaing perusahaannya dicabang Malang. Yang saat ini dipimpin oleh Wahyu, atas perintah Adiittya.


"Rico !! apa kau sudah atur pertemuanku dengan pemilik kolam perikanan di Malang." tanya Adiittya matanya masih meneliti data data yang muncul dilayar laptopnya


"Besok, kita akan pergi ke Malang." jawab Rico santai


"What do you mean !!" Adiittya menendang jok kursi kemudi Rico dari belakang

__ADS_1


"Kita tidak ada waktu lagi bos. Mungkin minggu depan pemilik Pt. Laut Jaya mendatangi perikanan itu. Kalau kita nggak bertindak cepat, takutnya kita kehilangan suplier yang akan memasok masukan udang kita." keluh Rico


"Benar katamu." sambil menggigit bolpoin, ia manggut manggut menanggapi kalimat Rico "So, berapa lama kita disana." lanjutnya


"Kurang lebih satu minggu, Bos" jawab Rico dengan menggigit bibir bawahnya sambil melihat reaksi bosnya lewat kaca spion diatasnya


"You're crazy !!" spontan Adiittya melempar bolpoin yang digigitnya sejak tadi kearah Rico


Rico menghela nafas untuk meningkatkan kesabarannya


Adiittya kembali terdiam, ia nampak bingung. Satu minggu bukanlah waktu yang singkat. Akankah ia sanggup jauh dengan anaknya terutama pada istrinya yang selalu tersenyum penuh perhatian. Meski Adiitya yakin jika istrinya akan memberi dukungan dan semangat untuk nya.


"Well, kita berangkat besok." akhirnya Adiittya memberi keputusan



>Kakak mampir juga ke novel ku ya "Ku Pilih Hatimu"


>Kasih VOTE untuk novelkuh ya..., tinggalkan Jejak dengan menekan LiKE, KOMENT dan jangan lupa beri aku BINTANG LIMA.


>Terimakasih 😘😘

__ADS_1


__ADS_2