KISAH CINTA DOKTER AYUNA

KISAH CINTA DOKTER AYUNA
episode 11


__ADS_3

Di kantor Adiitya


" Biarkan aku masuk !!! kau jangan mencoba menghalangiku !!!" teriak Rosi sambil terus mendorong tubuh seketaris Adiitya.


"Maaf Bu Rosi, anda tidak bisa seperti ini, anda harus buat janji dulu sama Pak Adiitya??"


"Kau jangan ikut campur !! ini urusanku sama Adiitya, menyingkirlah !!"


"Maaf Bu Rosi, tugasku disini memang untuk menanyakan, apakah Pak Adiitya bersedia menemui tamunya. Sebaiknya tunggu disini dulu, apa Pak Adiitya mau menemui anda atau tidak."


"Aahhhh... kau banyak omong!!!" kata Rosi sambil mendorong tubuh seketaris itu, otomatis langsung terdorong kebelakang, dan tidak bisa menghalangi Rosi yang ngeloyor masuk keruangan Adiitya.


"Adiitya...!!!"


Adiitya yang sedang membicarakan cabangnya dengan Rico amat terkejut dengan kedatangan Rosi yang tiba tiba, mereka spontan menoleh kesumber suara.


"Ada apa ini !!!" sorot mata Adiitya telihat sangat tajam


"Maaf Pak,, saya sudah meminta bu Rosi keluar tapi beliau memaksa masuk"


"Sudahlah tinggalkan kami"


"Baik, saya permisi Pak."


Lalu seketaris itu pergi tidak lupa menutup ruangan Adiitya kembali.


"Duduklah, apa maumu ???"


"Apa alasanmu sehingga kau memecatku??"

__ADS_1


"Karena kamu sudah melakukan tindakan kekerasan pada salah satu karyawan disini, pasti kamu paham siapa yang aku maksud"


"Hahahhaa... ternyata jalangmu ngadu padamu, semanis apa tubuhnya hingga kau membuangku dan rela membiayai sekolah kedokterannya ???"


"Hei, tutup mulutmu !!! asal kau tahu Ayuna bisa masuk kedokteran karena beasiswa bukan karena aku, sikapnya jauh lebih baik daripadamu...wanita murahan !!!" teriak Adiitya mulai emosi karena Rosi berbicara tidak sopaan


"Hahaha... jangan pura pura Adiitya, aku tahu kamu dulu pernah suka sama aku bahkan kamu sering menelan ludah saat aku masuk keruanganmu"


"Rosi... jaga bicaramu !!! kamu sudah sangat keterlaluan !!! katakan apa maumu, lalu pergilah !!!"


"Aku kesini menuntut hakku. Kamu boleh saja mengeluarkanku seenakmu, tapi berikan alasan yang wajar doong. Jangan hanya karena wanita ****** itu kamu bisa seenaknya memecatku. Dan...kamu hargai berapa tenagaku, apa kamu pikir selama ini aku hanya kerja bakti hah !!! sehingga kamu hanya memberikan pesangon segini, bahkan ini saja tidak cukup untuk perawatan wajahku." kata Rosi sambil melemparkan amplop kedepan muka Adiitttya


"Haaaiii... apa maksudmu ???? justru itu sudah lebih besar dari yang seharusnya kau terima"


Adiitya mengaalihkan pandangannya, sekilas melihat Rico mengisyaratkan unttuk memanggil security. Rico paham maksud dari bosnya.


Dua security sudah datang setelah di telepon Rico, tanpa basa basi langsung menarik keluar tubuh Rosi.


"Segera bawa dia keluar !!!" kata Rico


"Adiityyyaaa berikan hakku brengsekk !!! kaliaan memang tidak berperasaan !!!" teriak Rosi terus menerus hingga suaranya hilang dibalik pintu


Adiitya menarik napas panjang sedangkan Rico menengadahkan kedua telapak tangan sambil mengedikkan bahu.


"Ric, tolong nanti berikan kembali uangnya Rosi dan jelaskan secara rinci." kata Adiitya yang masih menatap amplop coklat dimeja.


"Baik bos "


Adiitttya dan Rico kembali pada tumpukan dokumen dan layar laptopnya, yang tadi sempat tertunda akibat ulah Rosi. Saking sibuknya, hingga melewatkan jam makan siang juga lupa untuk menjemput kekasih hatinya.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Di Rumah sakit


Ayuna sudah siap untuk pulang, melainkan yang ditunggu tak kunjung datang. Saat hendak memesan gojek, tiba tiba layar depan ponselnya muncul nama seseorang.


"Hallo kak Andrew..ada apa tumben ???"


"Hehehe...aku ada perlu... aku jemput yacchhhh ????"


"Hemmm, jemput aku di Rumah Sakit"


Setelah menutup teleponnya dengan Andrew kini giliran Ayuna menelpon Adiityya, memberitahu kalau dia pergi bersama Andrew sekaligus meminta ijin.


Berkali kali Ayuna menelpon Adiitya, tapi tak sekalipun Adiitya mengangkat panggilannya.


"Kamu pasti sibuk sampai kamu lupa menjemputku...." Jengah Ayuna yang telponnya tak diangkat juga oleh Adiittya.


Ayuna kini sudah didalam mobil Andrew. Andrew melihat sekilas wajah Ayuna yang ditekuk sedari tadi membuatnya penasaran.


"Hai bu dokter lagi mikirin apa, hemm ???"


Mendapat cubitan dipipinya, Ayuna seketika gelagapan sambil mengusap pipinya yang merahh akibat cubitan Andrew.


"Aawwww... sakiittttt "


🌹to be continue 🌹


Kakak kakak yang budiman tolong jangan lupa memberi vote like and komen yach ???

__ADS_1


Terima kasih #i_eyyun#


__ADS_2