KISAH CINTA DOKTER AYUNA

KISAH CINTA DOKTER AYUNA
episode 9


__ADS_3

"Sudahlah Ayuna, menurut saja perkataanku, akan lebih mudah bagiku untuk mengawasimu, aku ingin yang terbaik untukmu" tegas Adiitya


"Mengatur sekali" bathin Ayuna


"Disana nanti kamu tidak sendiri, ada bik ina yang melayani segala keperluanmu, jadi kamu tidak perlu repot"


" Tapi aku nggak mau ada gosip tidak enak apalagi diperusahaan" jawab lirih Ayuna


"Everything is gona be okey" bisik Adiitya sambil mencium kening Ayuna


"Mandilah, aku tunggu dibawah kita sarapan dan itu sudah ada baju ganti untukmu" menunjuk paper bag diatas sofa


Adiitya keluar kamar menuruni tangga menuju dapur


"Mama sama Arin belum turun??"


"Anuuu tuan muda, nyonya sama nona udah berangkat pagi pagi sekali, katanya mau ke belanda"


"Whhaattt ???? kenapa aku tidak tahu!!"


"Nyonya bilang tidak mau ganggu tuan sama nona Ayuna, nanti ditelepon kalau sudah sampe belanda"


"Sudahlah, siapkan sarapan untuk kami, buburnya nona Ayuna sudah ada kan ??"


"sudah" jawab mbok Sum sambil menata makanan diatas meja


"Huuhhh sok perhatian" gerutu Ayuna menuruni tangga


Ayuna kini sudah duduk disamping Adiitya. Mereka makan tanpa ada pembicaraan hanya suara dentingan sendok saja.

__ADS_1


"Setelah ini kita berangkat ketempat barumu" kata Adiitya sambil mengelap mulutnya


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Apartemen Adiittttya


Mobil Adiitya memasuki area halaman parkir apartement. Ayuna menatap nanar gedung yang menjulang begitu tinggi. Tiba tiba Adiitya menggenggam lembut tangan Ayuna dan berjalan masuk ke apartemen. Mereka langsung menuju kamar yang disediakan untuk Ayuna.


"Aku sengaja memilih lantai dua ini untukmu jadi kamu tidak terlalu lelah naik turun kebawah."


Ayuna hanya diam saja dan terus berjalan mengikuti Adiitya. Ayuna tertegun saat memasuki kamarnya, mulai dari furniture, elektronik dan lainnya tampak begitu mewah, tidak ada satu barangpun yang terlihat murah.


"Istirahatlah... aku akan disini menjagamu"


Adiitya mendudukkan bokongnya dengan laptop dipangkuannya. Dia mulai berkutat dengan pekerjaannya. Tanpa disadari ada sepasang mata menatap dirinya.


"Ekhem.., terpesona dengan ketampananku"


Suara Adiitya membuat Ayuna gelagapan dan segera memalingkan muka sambil memanyunkan bibirnya.


"Heyyyy... kau menggodaku, sayang !!"


Perlahan Adiitya mendekati Ayuna. Pesona Adittya benar benar menghipnotis Ayuna, tiba tiba wajahnya berubah merah, karena baru kali ini dia berdekatan dengan lawan jenis.


Tiba tiba Adiittya menarik dagu Ayuna membuat gadisnya mendongak menatapnya dalam. Tidak tahu bagaimana awalnya, tiba tiba Ayuna merasakan sesuatu yang kenyal menyentuh dibibirnya


Adiittya hanya menciumnya singkat setelah beberapa detik menjauhkan wajahnya dan kembali menatap wajah Ayuna yang sedang terlihat bingung.


"Your is mine" bisik Adiittya ditelinga Ayuna yang masih menatapnya dalam

__ADS_1


Merasa tidak ada penolakan dari Ayuna, ia kembali ******* bibir mungil gadis itu, seakan candu baginya, kini tangan kekar Adiitya menarik tengkuk leher Ayuna untuk memperdalam ciumannya. Digigitnya bibir bawah Ayuna, setelah terbuka lidah Adiitya berhasil masuk dan mengeksplor bagian dalam mulut.


"Aakkkkhhhh.... apa yang anda lakukan, hah !!" jerit Ayuna setelah menyadari semuanya lalu mendorong tubuh Adiitya


"Marry me !! i love you to the end of my life" ujar Adiitya sendu


"Anda gila Pak Adiittya !!!"


Cup


Mencium sekilas bibir Ayuna


"Jangan panggil aku BAPAK lagi, aku bukan bapakmu, kau milikku, jadi panggil aku SAYANG atau MAS atau... terserah yang penting enak didengar." hardik Adiitya


"Nggak mau" jawabnya ketus


"Kamu wanitaku dan calon ibu dari anakku, maka menurutlah, ingat itu !!!"


"Impossible"


"No, i can. Aku akan membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin. Lihat saja nanti, aku akan melakukan apa saja untuk bisa mendapatkanmu" kata Adiitya menatap tajam Ayuna.


Melihat tatapan Adiitya membuat Ayuna bergidik ngeri, bahkan untuk membayangkannya saja dia tidak berani.


Untuk menghindari perdebatan yang menimbulkan emosi yang dari tadi ia tahan, Adittya memilih menyibukkan diri didapur mempersiapkan makan siang yang hampir tiba.


🌹to be continue 🌹


Hai Reader's ini novel pertama saya mohon jangan di bully yach jika ada yang kurang berkenan maafkan saya dan terima kasih salam dari saya #i_eyyun#

__ADS_1


__ADS_2