KISAH CINTA DOKTER AYUNA

KISAH CINTA DOKTER AYUNA
episode 88


__ADS_3

Beberapa orang berlari lari kecil, kepalanya bergerak ke kanan kekiri mencari sebuah kamar sesuai petunjuk Andrew saat ditelfon tadi.


Tepat didepan kamar Rose, Ayuna beserta mama mertua dan opanya segera masuk kedalam.


"Sayang...!!!" panggil Ayuna langsung kearah ranjang Arion yang masih terlelap, "Ada apa dengan Arion, kak..??!!" Ayuna menatap kesal Andrew


Andrew menunduk


"Kak... apa yang terjadi sama Arion kak... katakan kenapa dengan anakku...??!!" Ayuna mulai menangis


"Ayuna !!! Arion anakku !!! kau hanya ibu angkatnya !!!" ralat Andrew, yang langsung mendapat tamparan dipipi kirinya


Plakkk


Opa menatap tajam Andrew "Memalukan..!! akan aku hapus kau dari daftar ahli warisku..."


"Opa ??!!" panggil lirih Andrew sambil memegang bekas tamparan yang masih terasa panas dipipinya


"Aku bukan opamu, ******** !!!"


"Pa... sudah pa, tenangkan dirimu. Mirna takut penyakit papa kambuh lagi..." ujar Mirna menengahi..


"Mama Mirna benar opa, tenangkan diri opa." sahut Ayuna, menuntun opa duduk disofa


"Andrew... biarkan Ayuna yang merawat anakmu. Kau pergilah......"


"Tapi opa... aku tidak bisa..!!"


"Kenapa tidak bisa, hah !!!" Opa berdiri "Kau tak menginginkannya, bukan ???!! Tinggalkan saja disini, kau pergilah temui Aloena, tanya apa dia serius sama kamu atau tidak..??!! Jika masih berkarir tinggalkan dia. Masih banyak wanita mau sama kamu.." tutur opa


"Opa..."


"Jangan protes lagi Andrew !! itu syaratnya jika kau ingin membawa Arion.. cepatlah menikah agar kau nggak asal tidur dengan sembarang wanita."


Andrew dan Ayuna tak berani bicara apapun lagi. Kalau opa sudah memutuskan, semua harus mematuhinya. Meski dalam hati, Ayuna ingin memprotes keputusan opa, begitu juga Andrew


Entah setan mana yang merasuki Andrew, tiba tiba hatinya melembut.


"Ayuna... gue titip Arion ya... jaga dan rawat dia baik. Kelak jika sudah dewasa, tolong sampaikan maafku padanya dan bilang juga aku sangat menyayanginya..." ucap Andrew berkaca kaca..


Ayuna tidak sanggup lagi melihat Andrew yang nampak menahan air matanya agar tidak turun

__ADS_1


"Kak Andrew.....??!!" suara Ayuna tercekat dan langsung menghamburkan diri memeluk Andrew, yang sudah menjadi kakak angkatnya sejak sebelum mengenal Adiittya


Mengelus rambut hitam Ayuna sembari menatap sendu pria tua yang sedang duduk disofa


"Opa... Andrew janji akan pergi menemui Aloena, tapi Andrew minta kesempatan beberapa hari lagi sampai Arion sembuh..."


"Hmm." dehem opa


Ayuna menarik dirinya dari tubuh Andrew "Ayuna akan mendoakan kak Andrew selalu..."


"Assalamu'alaikum... " sapa Adiittya yang baru saja tiba dari kantornya dan langsung berjalan cepat kearah Andrew


Bbuuggg


"B*****n... k****t...!!! kau apakan Arion, hah !!!" Adiittya mendaratkan pukulan ke pipi Andrew, nampak matanya memerah


"Adiittya !!! apa apaan kau ini ??!!" sergah Mirna menghalangi Andrew dari amarah Adiittya


"Minggir ma !!! akan ku pelajaran manusia tak beradab ini !!!" Adiittya berteriak keras membangunkan Arion dan membuat balita yang tertidur itu menangis kencang.


"Mas... pelankan suaramu itu !!" pekik Ayuna, kemudian menepuk nepuk kembali pantat montok Arion agar tidur kembali


"Maafkan gue Adiittya, karena kecerobohanku Arion jadi sakit" tutur Andrew menunduk bukan takut karena mendapat tatapan tajam Adiittya, melainkan dia merasa malu


"Mass..." Ayuna mengelus lembut dada suaminya agar bisa menahan amarahnya "Sudahlah... kasihan kak Andrew."


Mata Adiittya memicing "Kasihan ??!! say....."


Kalimat Adiittya dipotong langsung oleh Ayuna, menggelengkan kepala "Sudah ya.. mas, biar bagaimanapun kak Andrew itu ayah biologis Arion. Kak Andrew juga berhak atas diri Arion.."


"Benar... sayang tak apa jika Arion dibawa Andrew ??!!"


Ayuna mengangguk "Insyaallah Ayuna ikhlas mas, opa..., ma..., aku mau memberi kesempatan buat kak Andrew untuk merawat anak kandungnya....!!! menarik nafas dalam "Toh kita juga sudah punya Rain kan, mas...??!!"


"Alhamdulillah.... Masyaallah sayang..." mengecup kening Ayuna "Mas jadi lega mendengar ucapan sayang ini. Mas pikir sayang tak rela berpisah dengan Arion... " mencubit hidung Ayuna "Kenapa nggak bilang sejak kemarin sih !!! bikin geram saja..." ujar Adiittya cemberut tapi bo'ong 😜


"No Ayuna...!!! gue serahkan loe saja yang ngerawat Arion. Sepertinya anak itu lebih nyaman bersama kalian, daripadaku..." ucap Andrew


"Serius loe !!!" menautkan kedua alisnya menatap tak percaya Andrew


"Sure !!! bukan berarti gue nggak mau bertanggungjawab lagi ya...??!! gue akan tetap mengirimi loe uang buat ganti biaya hidup anak gue selama bersamamu dan loe Adiittya tak boleh menolak...." sindir Andrew sambil mengulas senyum

__ADS_1


"Kau pikir aku miskin !! Semua orang tahu gue ini pabrik pohon uang, jika kau mau tinggal petik saja..." Adiittya menyombongkan dirinya


Kini suasan yang tadi sempat menegang sekarang berubah menjadi hangat dengan kejahilan Andrew yang suka nyinyirin Adiittya dan juga opa yang ikut ikutan membully Adiittta


######


Satu minggu kemudian


Setelah satu minggu Arion dirawat dirumah sakit, balita itu kini telah berada dibandara Jakarta mengantar ayah kandungnya yang akan pergi ke negeri jiran menemui kekasihnya yang sudah lama ia pacari.


"Andrew, suruh Aloena segera memberi kepastian, mau dibawa kemana hubungan kalian ini. Ingat umur loe uda aki aki..." kata Adiittya sambil menepuk pelan bahu Andrew


"Sembarang.... !! Noh.. aki aki..." protes Andrew menunjuk opa dan disambut tawa menggelegar dari rombongan pengantar Andrew


"Kak Andrew... jangan lupa jujurlah pada kak Aloena jika kakak saat ini sudah mempunyai seorang anak. Semoga kak Aloena mau menerima Arion dengan ikhlas dan lapang dada.."


"Benar kata Ayuna... pastikan juga Aloena bisa menyayangi Arion seperti anaknya sendiri.. jika Aloena tidak bisa menerimanya. Tinggalkan saja dia, cari yang lain saja...!!!" sahut opa "Jika kau tak sanggup cari, serahkan sama opa !!!" tegas opa


"Yeee... penghinaan sosial opa nih !!!" protes Andrew


Opa terkekeh mendengar protes Andrew


"Baiklah guys... gue pamit dulu..."


"Pastikan hidupmu lebih baik disana. Dan segera pulang ke Belanda dengan membawa istri sahmu.." doa opa


"Hati hati disana kak Andrew. Semoga berhasil... Fighting !!!" Ayuna memberi semangat


"Thanks kelinci kecilku...." Andrew mengacak acak rambut Ayuna "Hi boy wait for daddy to come back with your new mother, okey !!!"


"Okey daddy.... i love you..." Ayuna mengarahkan gerakan tangan Arion melambai lambai


"Tuhan memberkatimu nak..." ucap Mirna..


"Terimakasih tante... semuanya thank's. I love you all...." ucap Andrew melambaikan tangannya dan sesekali memberi kissby. Balita kecil itupun tak mau kalah, tiba tiba saja ia membalas kissby Andrew sambil tertawa riang


"Doa opa menyertaimu, Andrew..." ucap lirih opa, matanya berkaca kaca.


Jujur, sebenarnya pria tua ini tak tega menyuruh Andrew pergi. Akan tetapi kakek Sebastian mempunya misi agar cucunya yang satu ini bisa belajar dari kesalahannya. Agar cucunya ini bisa menata hidupnya menjadi lebih baik dan mempunyai keluarga yang sempurna seperti sepupunya, Adiittya.


•

__ADS_1


•


🌹 Kakak lophers kasih vote doong, biar semakin semangat lagi authornya....😢😢🌹


__ADS_2