KISAH CINTA DOKTER AYUNA

KISAH CINTA DOKTER AYUNA
episode 105


__ADS_3

Dua bulan kemudian


"Rainn.....!!!"


"Ariioonn......!!!"


"Jangan berlarian son, nanti kamu jatuh...!!!"


Adiittya berteriak, melihat anak anaknya bermain lari larian saat menemani Ayuna memeriksakan kandungannya.


Belum semenit bibir Adiittya mengatup, sudah terdengar tangisan gadis kecil meraung kencang


"Hhuuaawaaa..... maamaa....."


Seorang lelaki berkaca mata seumuran dengan Adiittya berlari kecil menghampiri putrinya


"Papa.....Rainn nakal.... aku didorong... huawaaa...." adu gadis itu


Rain berdiri mematung menatap sinis gagis yang baru saja jatuh akibat ketidaksengajaannya.


"Rain nggak salah, Dad ??!!"


Nampak mata Rain berkaca kaca membenarkan dirinya saat Adiittya tiba didepannya


"Tanya saja Arion, Bukan Rain yang salah ???"


Adiittya tersenyum simpul, tangannya mengelus lembut putra kandungnya. Lalu menatap papa gadis kecil itu


"Maafkan anaknya saya, Pak."


Papa Cinta tersenyum sambil mengangguk "Iya Tuan. Namanya juga anak anak.."


Kemudian Adiittya menundukkan kepala hormat pamit meninggalkan mereka. Adiittya menggandeng Rain dan Arion untuk duduk dibangku Antrian bersama Ayuna


"Rain nggak salah ?? kenapa Daddy minta maaf ?? menyebalkan ??!!" ambek Re


"Iya Daddy ngerti, tapi Rain tetep harus minta maaf pada Cinta, okey boy !!!"


"Tapi Re nggak salah ?? kenapa minta maaf ??" masih dengan pendiriannya


"Jika Re minta maaf berarti Re salah dong, Dad !!" bela Arion


"Salah nggak salah harus minta maaf !! anak Daddy ini kan cowok ?? masak iya cewek yang duluan meminta maafnya ?? malu dong ???"


"Nggak mau !!!"


"Iya Re jangan mau !!" Arion masih kekeh membela adenya, lalu berlari saat jaraknya sudah dekat dengan tempat duduk Ayuna "Mommy.....!!!" menghamburkan dirinya ke Ayuna


"Kenapa Cinta menangis, sayang ???" tanya lembut Ayuna


"Jatuh !!"


"Bukan Re yang membuat dia jatuh, Mom !!" sahut Re masih membela diri, ikut berlari menyusul Arion


"Aku juga hendak ngomong seperti itu, kamu menyelaku !!!" timpal Arion, yang tak terima omongannya sudah didahului Re "Aku sedang membelamu, Re !!!"


Re mencebikkan bibirnya


Ayuna menatap Adiittya, seakan menanyakan kebenarannya. Dan mendapatkan anggukan kepala


"Re, ayo sana !! minta maaf sama Cinta. Kasihan tu Cinta menangis terus.."


Re tak menjawab, justru menatap sinis Adiittya


"Re sudah bilang, Re tidak salah !!!" ujar Arion


"Salah lagi !! Selalu disalahkan !! Aku terus yang disalahkan !! Capek !!!" curhatan Re entah pada siapa, bocah jaim ini ngomel ngomel sendiri


Daripada ribut sama anak anaknya, Ayuna memilih menghampiri Cinta yang berada digendongan papanya


"Cinta cantik, maafkan Rain ya ??" mengelus lembut lengan Cinta, "Sudah diam ya, biar nanti tante yang hukum Re, okey !!!"

__ADS_1


Rayuan Ayuna berhasil meredamkan tangisnya cinta, kemudian Ayuna memberi coklat jajanannya Re untuk Cinta


"Terimakasih tante" ucap mamanya Cinta


Ayuna tersenyum "Maafkan putra saya ya bu.."


"Namanya juga anak kecil, kadang akur kadang musuhan..."


Ayuna dan orangtua Cinta saling melempar senyum, kemudian Ayuna kembali ketempat duduknya


"Bu Ayuna !!!" panggil susternya Manda


"Iya , Suster." menoleh ke Adiittya kilas, kemudian menggandeng salah satu anaknya "Ayo sayang, kita masuk" ajaknya


Setelah menyelesaikan beberapa pemeriksaan, kini Ayuna dan sekeluarga duduj didepan meja Manda menunggu resep dari Manda.


"Dokter !! Apa kecil tidak bisa diganti menjadi perempuan ???" menautkan kedua alisnya, menatap sinis Manda


"Nggak bisa dong, handsome. Emang kenapa kalau ade Re cowok ?? kan enak ada teman bermain ??"


"Aku nggak menyukainya ??"


"Re... Mommy kan sudah pernah bilang ?? hayoo Rain lupa ya ??"


Mencebikkan mulut sambil menggeleng


"Asyik dong Re, kita punya teman bermain lagi. Aku bosan bermain dengan Adam dan Toni melulu..." sahut Arion


"Bermain denganmu saja membuatku muak !! apalagi ada dia nanti !!" menekuk wajahnya setelah ekor matanya melirik perut Ayuna


"Hey... anak cowok nggak boleh cembetut gini" berbisik di telinga Re "Daddy janji setelah kecil lahir, Daddy bikinin si kecil lagi yang cewek "


Mendongak menatap menyelidik Adiittya "Emang Daddy bisa ??"


Adiittya mengangguk mantap


"Mommy, kapan kecil lahir ??" tanya Re menatapa penuh harap pada Ayuna


"Lama !!!" ketus Re


"Mommy, dipercepat saja ?? Agar Daddy bikin ade lagi"


Ayuna dan Manda membulatkan matanya, sementara Adiitttya mengulum senyum mendengar penuturan Arion


########


Siapa yang tak senang jika setelah sekian lama tidak bertemu orang tuanya, kemudian mereka dipertemukan. Meski hanya bisa menyapanya lewat batu nisan bertulisan nama orangtuanya. Ayuna cukup senang, bahwasanya rasa rindunya sudah terobati.


Ayuna sekeluarga saat ini berada diSurabaya, tentu saja dengan persetujuan Manda sebagai dokter kandungannya.


Setelah menabur bunga dan membaca yasin, Ayuna sekeluarga kembali ke rumah masa kecilnya yang sekarang ditempati Niko sepupunya yang merawat ibunya dulu.


"Assalamu'alaikum...."


"Wa'alaikumsalam...." jawab Vani, istri Niko "Astaghfiruallah mbak Yuna, kok nggak bilang bilang kalau mau kesini ?? kan aku bisa jemput kakak dibandara ???" menjabat tangan Ayuna sambil mencium pipi kanan kiri Ayuna


"Namanya juga surprise Vin"


Vina tersenyum kemudian menjabat Adiittya, Re dan Arion


"Mas Niko, ada mbak Yuna dan kak Adiittya nih !!!" teriak Vina dari ruang tamu


"Aduh... keponakan tante uda pada gede ya ?? cakep cakep lagi ??"


"Siapa dulu pabriknya ??? Bibit unggul nih !!!" sahut Adiittya menyombongkan diri


Ayuna memutar bola matanya "Jangan dengerin mas Adiittya, Vin. Dia mah suka gitu."


"Sayang, itu benar lo !!"


"Iya deh.. iya..., ck !!" kata Ayuna jengah

__ADS_1


Vona tertawa melihat Adiittya yang masih saja nggak mau kalah, Niko yang baru masuk pun ikut tertawa renyah


"Hai kak Yuna, kak Adiittya. Apa kabar ??"


"Alhamdulillah baik." jawabnya kompak


"Para jagoan om, apa kabar nih ??"


"Baik, om" jawab Arion antusias, berbeda dengan Rain yang hanya menatap Niko


"Re, ditanya om Niko itu lo sayang. Dijawab dong ??" rayu ayuna


"Nggak lihat aku sehat ??!!"


"Maaf ya Niko, Vina. Nggak tahu kenapa sifat anakku seperti ini. Keras kepalanya melebihi mas Adiittya"


Niko dan Vina terkekeh sambil berbincang bincang ringan, setelah Niko membantu Adiittya meletakkan koper bawaan Adiittya kekamar yang biasa Ayuna tempati saat menginap dirumahnya


Hingga adzan Maghrib berkumandang, mereka menghentikan perbincangannya. Niko mengajak Adiittya sholat berjamaah dimasjid, tentu saja ada Rain dan Arion disana. Karena Arion sejak kecil sudah dirawat Ayuna otomatis, secara tidak langsung anak kandung Andrew itu mengikuti keyakinan Ayuna.


Saat sholat berjamaah dimulai, seperti anak kecil lainnya yang tak pernah bisa diam, Arion dan Rain ikut ikutan sebayanya berlarian didalam masjid


"Rain !!!" teriak Arion "Bukankah itu Bunga ??"


Mata Rain mengikuti petunjuk Arion, tiba tiba bibirnya mencebik "Kenapa ???"


"Kita kesana yuk...!!!" Arion menarik tangan Rain mengajaknya menemui Bunga,


Rain menghempas kasar tangan Arion "Mau apa kamu ???"


"Yuk.. kita ketempat Bunga. Bermain bersamanya !!"


"Pergi saja sendiri !!" bentaknya,


Arion berlari ke arah Bunga yang sedang duduk menunggui mamanya sholat.


Sementara Rain kembali duduk disamping adiittya


Sholat, dzikir telah selasai. Niko mengajak Adiittya segera pulang. Namun mata Adiittya mengedar mencari keberadaan Arion


"Re, mana Arion ???"


"Tuh !!" tunjuk Re menggunakan dagunya


"Kenapa kamu nggak ikut main kesana Re ??" timpal Niko


Menggelengkan kepala "Risih !!!"


"Risih kenapa ??" pancing Niko dan Adiittya


"Mereka semua melihatiku !! menyebalkan !!!"


Niko dan Adiittya melihat beberapa gadis kecil yang dimaksud Re sambil mengulas senyum


"Mereka kagum sama kamu, Re " goda Adiittya


Bibirnya semakin dimoyongkan, sambil menatap marah pada Adiittya


Adiittya tergelak, kemudian mengelus lembut rambut Rain


"Pulang yuk ??" ajak Adiittya,


Kemudian Adiittya memanggil Arion dan mengajaknya pulang kerumah


🌹Maaf kakak lopher, untuk hari jum'at sengaja saya nggak up. boleh dong libur sehari saja. Untuk merefress otak aku


🌹Heheh.... selamat menikmati detik detik akhir Kisah Cinta Ayuna ya... jangan ada yang menangis. Itu membuatku sedih jadi pingin ikutan nangis...


Smile...🤗🤗🤗


🌹JANGAN LUPA VOTE... VOTE... VOTE.... KOMENT.... KOMENT.... KOMENT.... dan jangan lupa klik LIKE...!!!🌹

__ADS_1


🌹Gumawo....🙏🙏🙏


__ADS_2