Kisah Romantis Anak SMA Penyendiri

Kisah Romantis Anak SMA Penyendiri
Bab 11 : Telat Pulang


__ADS_3

Mereka bertiga pun akhirnya sampai di kelas, kemudian mereka memasuki kelas tersebut


"Daf lo bawa Handphone kan?" Tanya Farrel yang berada di pinggir Daffa.


"Iya, emangnya kenapa?" Jawab Daffa sembari mengambil tasnya.


"Tukeran nomor handphone sini," jawab Farrel.


"Buat apa emangnya?" Tanya Daffa.


"Ya biar gampang komunikasinya lah." Jawab Farrel.


Daffa membuka tasnya kemudian mengambil handphone miliknya, lalu memberikannya kepada Farrel. Farrel pun menerima handphone milik Daffa kemudian ia menambahkan nomor kontaknya Daffa ke handphone miliknya dan sebaliknya.


"Nih udah, makasih ya," ucap Farrel sambil mengembalikkan handphone milik Daffa.


"Iya, sama-sama." Ucap Daffa, lalu ia menaruh kembali handphonenya ke dalam tas miliknya.


"Kalau udah ayok keluar kelas," ucap Ridho.


Mereka bertiga berjalan keluar kelas, lalu pergi menuju gerbang sekolah.


Sesampainya di luar gerbang sekolah...


"Kalau begitu kami duluan ya Daf," ucap Ridho.


"Okee," ucap Daffa.


Ridho dan Farrel pergi meninggalkan Daffa, karena jalan pulang mereka berdua dan Daffa berbeda.


"Nanti malam harus ikut! kalau gak kita berdua ke rumah lo!" Teriak Farrel sambil berjalan.


"Eh..." Ucap Daffa yang sedang melihat mereka pergi.


"Ya udah, aku juga akan pulang ke rumah." Gumam Daffa sambil mengulet.


Daffa melakukan pemanasan di depan gerbang sekolah sebelum ia berlari pulang ke rumah, tak lama kemudian ia melompat-lompat lalu berlari ke arah rumahnya.


Di sisi lain, Ridho dan Farrel sedang menaiki transportasi umum.


"Cepet lo telpon dah si Vira," ucap Farrel yang sedang duduk bersama Ridho di mobil.


"Iya-iya ini mau aku telpon," ucap Ridho sambil mengambil handphonenya.


Ridho mencoba menelpon Vira tapi tidak diangkat, lalu ia mencoba menelponnya kembali dan setelah beberapa menit akhirnya Vira mengangkat telponnya.


"Akhirnya diangkat juga," ucap Ridho yang sedang menelpon dengan Vira.


"Maaf tadi handphonenya aku taruh di tas jadi gak kedengaran, memangnya ada apa?" Tanya Vira.


"Nanti malam jadi kan?" Ridho bertanya balik.


"Ya jadilah," jawab Vira.


"Oh oke, nanti Daffa ikut, tapi jangan bilang-bilang Syifa ya," ucap Ridho.


"Seriusan? Kok bisa?" Tanya Vira yang kaget mendengar ucapan Ridho.

__ADS_1


"Bisa lah, ya udah itu aja, kalau begitu aku tutup teleponnya ya," jawab Ridho.


"Iyaa," ucap Ridho.


Ridho menutup teleponnya dengan Vira, kemudian ia bertanya kepada Farrel.


"Emangnya kamu tau rumahnya si Daffa, Rel?" Tanya Ridho.


"Udah tenang aja," jawab Farrel tidak niat sambil melamun.


Di sisi Daffa, saat Daffa hampir sampai di rumahnya, ia melihat Ibunya sedang berdiri di depan teras rumah.


"Kan bener perasaanku, pasti Ibu udah nungguin di depan rumah." Ucap Daffa dengan sedikit takut.


Daffa pun sampai di depan rumahnya.


"Assalamualaikum, Bu," ucap Daffa.


"Waalaikumussalam," ucap Ibu dengan menatap Daffa.


Daffa melepaskan sepatunya, kemudian ia mencium tangan Ibunya, lalu ia berjalan dengan pelan-pelan masuk kerumahnya. Belum sempat melewati pintu, Daffa sudah ditarik oleh Ibunya.


"Eh, eh, mau kemana?" Tanya Ibu Daffa sambil menarik lengan bajunya Daffa.


"Mau ke kamar Bu hehe," Jawab Daffa.


"Duduk sini." perintah Ibu Daffa.


Daffa menuruti perintah Ibunya, lalu ia duduk di depan Ibunya yang sedang berdiri.


"Kemaren pulang-pulang pakaiannya basah semua, sekarang kenapa pulangnya jam empat? Kan dijadwal seharusnya pulang jam dua," tanya Ibu Daffa dengan muka cemas.


"Ibu gak percaya, jawab yang bener Daffa," ucap Ibu Daffa sambil menarik-narik bajunya Daffa.


Daffa tidak menjawab dan hanya membuang mukanya dihadapan ibunya.


"Yasudah nanti malam tidur di luar," ucap Ibu Daffa dengan senyuman jahat.


"Ehh?! Baiklah-baiklah akan kuceritakan singkat," ucap Daffa dengan terpaksa.


"Tadi pagi kan jadwalnya olahraga, nah Daffa jatuh di lapangan sekolah karena mengantuk, terus dibawa guru olahraga Daffa ke ruang UKS, Daffa bangun-bangun udah jam empat kurang, buktinya ini Daffa masih pakai pakaian olahraga," Ucap Daffa dengan terus terang.


"Oh gitu yah masuk akal juga sih, yaudah sana masuk," ucap Ibu Daffa.


Setelah diperbolehkan Ibunya masuk, Daffa pun berjalan ke kamarnya lalu mengganti pakaiannya.


3 jam kemudian....


Daffa sedang berbaring dan membaca buku-buku sambil menonton televisi bersama Ibunya di ruang tengah.


Terdengar bunyi pesan masuk di handphone milik Daffa, lalu Daffa mengambil handphone miliknya yang berada disampingnya, lalu mengecek pesan tersebut.


Ternyata pesan tersebut dari Farrel yang menyuruh Daffa untuk pergi jalan-jalan bersamanya.


Dengan sungkan Daffa mencari-cari alasan dan membalas pesan tersebut, kemudian ia menaruh kembali handphonenya di lantai.


Baru saja Daffa menaruh handphonenya, tiba-tiba ada pesan masuk lagi di handphone miliknya.

__ADS_1


Daffa pun menghela nafas dalam-dalam lalu mengambil handphonenya kembali.


Setelah ia lihat, ternyata pesan tersebut dari Farrel lagi.


"Cih..." Daffa mendecih, lalu dengan cepat ia membalas pesan dari Farrel.


(Isi pesan Daffa dan Farrel)


"Yok Daf, udah jam 7 malam nih," pesan Farrel.


"Katanya Ridho, lo tau restoran Chicken Good, nah gue sama Ridho tunggu di situ," pesan Farrel.


"Maaf, Daffa nya sudah tidur," pesan Daffa.


"Wkwkwk bisa aja Lo Daf," pesan Farrel.


"Ayolah, 1 jam aja dah," pesan Farrel.


"Aku sedang sibuk Rel, kalian pergi aja berdua." Pesan Daffa.


Daffa pun menunggu balasan dari Farrel, tapi Farrel tak kunjung membalasnya dan hanya membaca pesan terakhir Daffa.


"Akhirnya gak ada yang ganggu lagi." Gumam Daffa sambil menaruh handphone miliknya.


Kemudian Daffa melanjutkan baca bukunya sambil menonton televisi.


Di sisi lain, Farrel sedang menaiki mobil bersama Ridho menuju suatu tempat.


"Dho, Daffa jawabnya malah sedang sibuk," ucap Farrel.


"Ya iyalah, mana mungkin dia mau," ucap Ridho.


Tak lama kemudian, mereka berdua turun dari mobil tersebut lalu membayar kepada Pak sopir.


"Ini Pak, pas kan?" Ucap Ridho sambil memberi uangnya kepada Pak sopir.


"Iya, terima kasih dek," ucap Pak sopir.


"Sama-sama Pak." Ucap Ridho dan Farrel bersamaan.


Setelah menerima uang dari Ridho, Pak sopir tersebut kembali menjalankan mobilnya. Sedangkan Ridho dan Farrel duduk di kursi yang tersedia di pinggir jalan.


"Gue yang nelpon, apa Lo aja Dho?" Tanya Farrel.


"lu aja dah." Jawab Ridho.


Farrel mencoba menelpon seseorang, tak lama kemudian, teleponnya tersambung.


"Bel, aku udah sampai, kamu dimana?" Tanya Farrel.


"Ini bentar lagi nyampe kok, tunggu aja," jawab Bella


"Oke-oke, aku tutup ya teleponnya," ucap Farrel.


"Okee," ucap Bella.


Farrel pun menutup teleponnya, tak lama setelah itu, ada mobil yang berhenti di depan Ridho dan Farrel yang sedang duduk sambil memegang handphone.

__ADS_1


Lalu pintu mobil tersebut terbuka dengan pelan kemudian ada beberapa gadis cantik turun dari mobil tersebut.


Bersambung....


__ADS_2