Kurebut Suami Kakakku

Kurebut Suami Kakakku
Hasutan Nuna


__ADS_3

"Tidak selamanya yang namanya jatuh cinta itu indah, sayang. Karena setiap 2 insan yang saling mencintai pasti terselip beberapa masalah di dalamnya dan akan banyak halang rintang yang menghadang di depannya."


"Tapi, jika keduanya mampu melewati halang rintang itu bersama-sama dan menyelesaikan masalah tanpa mengedepankan ego, baru bisa dikatakan jatuh cinta itu indah," jelas Mami Aleya sambil mengusap kepala Ecca.


"Apa Mami dan papi juga seperti itu?" tanya Ecca dan Mami Aleya pun mengangguk sambil melemparkan senyum terindahnya.


"Memangnya Ecca lagi deket ya sama cowok?" tanya Mami Aleya.


Kali ini gantian Ecca yang tersenyum, "Iya Mi. Bahkan Ecca udah ngerasa suka itu laamaa banget dari mulai Ecca sekolah."


"Tapi baru beberapa hari ini Ecca tau kalo ternyata cowok itu juga suka sama Ecca," Ungkap Ecca yang tidak lagi ia tutup - tutupi.


"Tapi,..."


Kali ini Ecca menahan kalimatnya dan menatap kedua netra maminya.


"Kenapa sayang?" tanya Mami Aleya sambil menangkupkan kedua tangannya di pipi Ecca.


"Masalah sangat rumit, Mami. Bahkan halangan dan rintangan nya sangat banyak," jelas Ecca sambil memperlihatkan wajah sendunya.


"Jangan khawatir sayang, jika mami suatu saat tidak mampu membantu Ecca menghadapi semua halang rintang yang ada di depan kamu, masih ada Tuhan, dimana Tuhan pasti akan membantu Ecca melewati halang rintang yang ada dan membantu permasalahan kamu, sayang."


"Makasih banyak ya Ma. You're always the Best Mom that I have," ucap Ecca kembali memeluk maminya dengan erat.


Kali ini Mami Ecca tidak ingin kepo dengan privasi Ecca tentang siapa lelaki yang saat ini sedang dekat dengan Ecca. Yang jelas, Mami Aleya akan tetap mendukung selama pilihan putri bungsunya ini baik.


Setelah puas menghabiskan waktu berdua, keduanya pun memutuskan untuk pulang ke Mansion.


๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’


Sedangkan di sisi lain, Nuna baru saja pulang dari rumah orang tua Belva dengan senyumannya yang merekah lebar.


'Aku yakin, sebentar lagi Mama Dea pasti akan meminta kepada putranya Untuk bersikap baik kepadaku dan juga memberikan apa saja yang aku minta!' gumam Nuna dalam hati sambil melangkahkan kakinya menuju ke kamar.


Beberapa jam yang lalu saat tiba di rumah orang tua Belva, tidak ada sambutan khusus untuk Nuna. Terlebih saat itu orang tua Belva sedang tidak ada di rumah.


Asisten Rumah Tangga hanya memberikan minum dan kudapan seadanya untuk Nuna. Namun setelah satu jam berlalu dan orang tua Belva tidak kunjung pulang membuat Nuna merasa bosan untuk menunggu.


Akhirnya ia pun memberanikan dirinya untuk menelfon Mama Dea dan memintanya untuk segera pulang.

__ADS_1


30 menit kemudian, Mama Dea dan Papa Dion pun tiba di rumah.


"Mamaaaa!" teriak Nuna menyambut kedatangan Mama Dea dengan wajah yang ia buat-buat seperti sedang bersedih.


"Ada apa Nuna?" tanya Mama Dea sedikit kesal.


Karena kedatangan Nuna yang tiba-tiba ke rumahnya membuat Mama Dea dan Papa Dion harus menggagalkan kencan mereka di malam minggu ini.


"Mas Belva jahat sama aku, Ma!" jawab Nuna sambil mulai meneteskan air matanya.


"Dia tidak mau menuruti permintaan aku yang saat ini sedang mengidam. Bahkan Mas Belva juga pelit untuk mengeluarkan uang jajan untukku!" lapor Nuna yang tanpa ia sadari membuat Mama Dea merasa sangat jengah.


Bahkan bukan hanya Mama Dea, papa Dion pun enggan mendengarkan rengekan Nuna dan langsung bergegas menuju ke kamar


'Ck, sebenarnya dulu aku sempat tidak setuju jika Belva harus dijidihkan dengan Nuna. Tidak mandiri, manja dan sangat merepotkan!' gerutu Mama Dea dalam hati.


'Hanya saja aku merasa tidak enak dengan sahabatku sendiri jika menggagalkan perjodohan mereka sejak kecil. Bahkan jika boleh memilih, aku lebih suka dengan adiknya yang tampak lebih dewasa di usianya yang masih belia,' batin Mama Dea.


'Andai saja beberapa bulan yang lalu Belva bisa lebih bersabar untuk meminang Nuna, pasti tidak akan seperti ini jadinya.'


"Begini, Nuna. Jika kalian berdua memang memiliki masalah, coba kalian selesaikan. Jika memang kamu membutuhkan nafkah materi yang lebih dari Belva, katakan dengan baik-baik dengannya. Mama yakin Belva pasti akan kasih!" jelas Mama Dea menasehati.


'Sial nih ibu mertua. Bukannya kecewa sama sikap anaknya, eh malah ngedukung anaknya!' gerutu Nuna dalam hati.


Mama Dea langsung mengerutkan dahinya saat mendengar cerita Nuna. 'Beneran nih anak kek gini mau jadi istri dan ibu yang baik? Masalahnya Belva tidak mungkin bersikap seperti itu karena setahu aku dia adalah anaknya yang sopan dan saling menghargai. Kenapa aku gak percaya ya? ' tanya Mama Dea dalam hati yang merasa janggal dengan aduan Nuna kali ini.


"Nanti mama akan coba tegur Belva deh biar lebih perhatian sama kamu," tukas Mama Aleya berharap ucapannya kali ini berhasil mengusir Nuna dari rumahnya.


"Beneran, Ma?" tanya Nuna dengan wajah berbinar dan langsung dijawab Mama Dea dengan anggukan kepalanya.


'Yes, misi aku kali ini berhasil!' sorak Nuna dalam hati.


"Terima kasih banyak ya, Ma. Kalau gitu Nuna pulang dulu," ucap Nuna berpamitan.


Kali ini Mama Dea bisa bernafas lega setelah Nuna memutuskan untuk pulang.


"Kamu pulang naik apa?" tanya Mama Dea.


"Udah pesan taksi online kok ma," jawab Nuna sambil melenggang begitu saja tanpa bersalaman dengan mama mertuanya.

__ADS_1


'Kali ini aku harus makan enak untuk merayakan keberhasilan atas kecerdikan ku menghasut ibu mertua. Setelah itu aku akan meminta kiriman uang Belva lagi karena aku yakin dia nanti pasti akan memberikannya kepadaku.'


'Ck, tak ku sangka ternyata aku secerdik ini!' batin Nuna yang membanggakan dirinya sendiri.


Saat taksi online yang dipesan Nuna datang, Mama Dea pun langsung menghubungi putranya.


"Halo, nak! Kamu kok biarin istri kamu pergi sendiri sih? Dia kan lagi hamil. Kalo kenapa-napa gimana?" tanya Mama Dea saat panggilannya sudah tersambung oleh Belva.


"Maaf, sudah membuat repot mama. Tadi Belva beneran capek banget Ma baru perjalanan dari Jogja,"balas Belva di ujung panggilan.


"Kalo kamu ada masalah sama istri kamu, tolong dibicarakan dan selesaikan baik-baik. Jangan biarin istri kamu ngadu begini deh. Mama risih dengernya!"


"Iya Ma, Belva minta maaf ya."


"Yaudah, kalo gitu mama tutup telfon nya ya. Kamu baik-baik di sana."


Panggilan mereka berdua pun terputus.


๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’


Tunggu kisah selanjutnya ya, Belva dan Ecca yang akan meluahkan rindu mereka karena 2 hari gak ketemu.


Sambil menunggu bab selanjutnya, mampir dulu yuk ke karya Bestie Author yang karya nya seru dan menarik banget.


Judul Novel : Pesona Sang Diva


Author : Nezha Ageha



Jangan lupa untuk dukung terus karya Author dengan


Like ๐Ÿ‘


Comment ๐Ÿ’ฌ


Favorit โค๏ธ


Vote ๐Ÿ’ž

__ADS_1


Gift ๐ŸŒนโ˜•๐Ÿ’บ


Dan Tonton iklannya ๐Ÿ“น๐Ÿ“ฝ๏ธ juga ya


__ADS_2