Kurebut Suami Kakakku

Kurebut Suami Kakakku
Penyelesaian Masalah


__ADS_3

Ecca langsung membaca secarik kertas yang ditinggalkan Nuna untuknya.


...✉️✉️✉️...


...Dear Ecca,...


...Adik perempuan yang akan selalu kakak sayangi....


...Kakak sadar, banyak kesalahan yang kakak perbuat dan sangat membuatmu malu. Bukankah kakak sebelumnya sudah bercerita denganmu?...


...Kakak sudah dijebak dengan atasan kakak. Kakak diancam dan tidak ada lagi yang bisa kakak lakukan selain meminta Belva untuk menikahi kakak....


...Tapi kenapa kamu justru bercerita hal yang berbeda dengan Papi dan Mami? Kenapa kamu tega memfitnah kakak?...


...Setelah kakak fikir-fikir, lebih baik kakak ikutin apapun kemauan Ecca....


...Jika semalam Ecca udah meminta maaf karena memfitnah kakak, maka kakak sudah maafkan....


...Jika semalam Ecca meminta kakak untuk pergi dari Mansion ini, Maka kakak pun akan pergi....


...Semua kakak lakukan hanya demi membuat adik perempuan satu-satunya yang kakak miliki bahagia. Kakak tidak akan pernah kecewa denganmu, Ecca karena sampai kapan pun kakak akan tetap menyayangi kamu....


...Kakak titip Papi dan Mami ya, sampaikan salah kakak kepada mereka. Kakak pun sudah pasrah jika nantinya kau mengarang cerita lagi tentang kepergian kakak kali ini....


...Kakak yang akan selalu menyayangimu, Nuna....


...✉️✉️✉️...


Setelah membaca surat dari kakaknya, Ecca pun langsung melipat nya dan memasukkan nya ke dalam saku.


"Mami dan Papi percaya dengan semua ini?" tanya Ecca sambil memandang kedua orang tuanya secara bergantian.


Mami Aleya hanya mengedikkan bahunya, "Entahlah sayang," jawab Mami Aleya sambil memijat kepalanya yang mulai terasa pening.


Sedangkan Papi Mario hanya membuang nafasnya kasar, "Kali ini papi tetap akan mempercayai, Ecca."


Jawaban papi membuat Ecca bisa bernafas lega. "Oke, kalian tunggu sebentar di sini. Ecca akan memperdengarkan sesuatu," pinta Ecca yang kembali menaiki anak tangga dan masuk ke dalam kamarnya.


Tak lama kemudian ia kembali keluar sambil membawa ponselnya. "Semalam Ecca sempat merekam keributan antara Ecca dan Kak Nuna setelah papi dan Mami ke kamar."


Ecca pun langsung menekan tombol start dan mulai terdengar percekcokan diantara mereka berdua yang tentunya berawal dari Nuna.


Semua percekcokan mereka berdua terekam dengan baik di ponsel Ecca membuat Mami Aleya langsung memeluk Putrinya dengan sangat erat.


"Maafkan Mami yang sudah hampir tidak mempercayaimu, sayang. Mami benar-benar stres kali ini," keluh Mami yang sedari kemarin terus saja memikirkan masalah Nuna.


"Ecca sangat memahami keadaan Mami dan Papi saat ini," ucap Ecca sambil membalas pelukan maminya.


"Sampai kapan pun papi tetap akan percaya dengan putri kesayangan papi yang satu ini," tukas Papi Mario sambil mengusap kepala Ecca.


"Makasih banyak ya pi," ucap Ecca bahagia.

__ADS_1


"Yaudah yukk, Ecca ikut papi sama mami sekalian ketemuan sama Om Dion sekeluarga," ajak papinya.


"Terus nanti ke Firma nya gimana?" tanya Ecca yang hari ini sudah harus kembali ke aktifitasnya di firma.


"Ecca naik motor aja, Pi!" pinta Ecca yang mau langsung berangkat ke Firma.


"Nanti papi antar kamu kerja, pagi ini papi udah ijinin kamu sama Om Dion langsung kalo kamu telat ke Firma nanti!" jelas papi.


Akhirnya mau tidak mau pun Ecca ikut msuk ke mobil papinya.


🍒🍒🍒


Sesampainya di tempat yang mereka tentukan, tampak Belva dan keluarganya sudah menunggu di sana. Ecca pun memilih berjalan di belakang papi dan Maminya.


Sorot mata Belva terus memandang ke arah Ecca tanpa berkedip membuat Ecca menelan ludahnya kasar saat menyadari Belva terus saja menatapnya.


"Papi, Ecca gak ikut gabung ya. Kurang nyaman kayaknya," bisik Ecca.


"Trus kamu mau nunggu dimana?" tanya Mami Aleya yang langsung menggenggam tangan Putrinya.


"Udah yuk ikut Mami aja gak papa!"


Ajakan Mami Aleya kali ini pun sudah tidak bisa dielakkan lagi.


'Duuuh, aku kok jadi dag dig dug begini sih. Udah King Bee pake ngeliatin sampe kayak gitu lagi,' batin Ecca salah tingkah karena Belva sama sekali belum mengalihkan pandangannya dari Ecca.


"Gimana kabarnya Jeng? Udah nunggu lama ya?" sapa Mami Aleya yang langsung cipika cipiki sama Mama Dea.


"Iya, bener." timpal papa Dion.


"Kita juga sebenarnya mau ngajakin ketemuan, eh kalian ternyata malah ngajakin dulu," timpal Papa Dion.


Setelah memesan makanan, kedua keluarga ini langsung membicarakan masalah Nuna. Papi Mario langsung meminta maaf tentang sikap Nuna yang sudah sangat mengecewakan dan membuat malu keluarga.


Sedangkan Papa Dion dan Mama Dea juga sudah tidak ambil pusing dengan sikap keterlaluan Nuna. Bahkan mereka juga meminta maaf karena harus mengambil keputusan untuk mengakhiri pernikahan Belva dan Nuna.


"Tidak masalah karena kami pikir perpisahan Belva dan Nuna memang yang terbaik," ucap Papi Mario yang merasa sangat lega.


"Yang terpenting, persahabatan kita tetap utuh, Mario. Biarkan anak-anak kita memilih jalan cinta mereka masing-masing," tukas Dion yang langsung diangguki kepala oleh Mario, Aleya, dan juga Dea.


Di saat kedua pasang sahabat itu sedang asyik mengobrol, Belva diam diam mengirimi pesan untuk Ecca.


📩 Belva


Calon istri ku semakin hari semakin cantik 😘


Ecca terpaksa mengulum senyumnya saat membaca pesan dari King Bee nya. Tangannya sama sekali tidak tergerak untuk membalas pesan Belva.


📩 Belva


Tidak masalah bagiku jika pesan dariku saat ini hanya kau baca tanpa kau balas. Melihatmu tersipu malu saja sudah membuat hatiku berbunga-bunga. Aku pria bebas sekarang, dan aku akan langsung melamarmu sekarang juga jika kau tidak membalas pesanku.

__ADS_1


Ecca langsung membulatkan matanya saat membaca pesan Belva yang berisikan ancaman untuknya.


'Bisa-bisa nya dia mengancamku di saat yang tidak tepat seperti ini!' gerutu Ecca dalam hati.


Namun, lagi-lagi Ecca menyimpan kembali ponselnya tanpa membalas pesan Belva untuk yang kedua kalinya.


Sedangkan Belva yang sudah 2 kali ini pesannya diacuhkan Ecca pun mulai tersenyum nakal.


'Hemm, sepertinya ada yang sedang menantang ku diam-diam,' batin Belva.


'Kita lihat saja siapa yang akan kalah kali ini!'


Belva pun meraih minumannya ssan menye sapinya perlahan.


"Om Mario dan Tante Aleya, ada yang sebenarnya ingin saya sampaikan!" ucap Belva sambil melirik ke arah Ecca.


Uhuk! Uhuk!


Tiba-tiba Ecca terbatuk-batuk dan kemudian mengambil minumannya.


'King Bee benar-benar cari mati!' gerutu Ecca dalam hati.


"Ya Ampuun sayang, kok bisa sampe tersedak begini sih," tukas Mami Aleya sambil menepuk punggung Putrinya pelan.


"Hati-hati dong sayang," lanjutnya lagi dan Ecca hanya menganggukkan kepalanya.


"Nak Belva, apa yang ingin kamu sampaikan kepada kami?" tanya Papi Mario saat batuk Ecca Sudah mereda.


🍒🍒🍒


Naah, sambil nunggu kelanjutannya, mampir dulu yuk ke Novel bestie aku. Dijamin ceritanya seru dan menarik banget loh.


Judul Novel : UnFamiliar Brother


Author : Kaka Shan



Jangan lupa untuk dukung terus karya Author dengan


Like 👍


Comment 💬


Subscribe ❤️


Vote 💞


Gift 🌹☕💺


Dan Tonton iklannya 📹📽️ juga ya

__ADS_1


__ADS_2