Kurebut Suami Kakakku

Kurebut Suami Kakakku
Jelous


__ADS_3

Sambil menunggu kliennya, Belva dan Ecca kali ini mulai berbincang tentang masalah klien yang akan mereka hadapi saat ini. Kesempatan ini pun Belva serahkan pada Ecca untuk menyelesaikan masalah klien langganannya.


Meski Mr. Rein sangat menginginkan jika Belva langsung yang turun tangan, Belva tetap mempromosikan Ecca yang dinilai memiliki kemampuan menyelesaikan masalah ini.


Tak lama kemudian, tampak Mr. Rein datang bersama dengan calon istrinya.


"Maaf sudah membuat kalian berdua menunggu," tukas Rein yang langsung mengulurkan tangannya menyalami Belva.


"Tidak masalah Rein. Oh iya, kenalkan ini Ecca, Istriku. Saat ini ia menjabat sebagai advokat muda di firma milikku," balas Belva memperkenalkan istrinya kepada Rein.


"Wow, ternyata selera seorang Belva bagus juga ya. Daun muda yang sangat cantik," puji Rein menyalami Ecca.


Ecca pun membalas uluran tangan Rein sambil sedikit menundukkan kepalanya.


"Senang bertemu dengan anda Mr. Rein," tukas Ecca dengan sangat sopan.


"Selamat ya untuk pernikahan kalian berdua. Maaf kemarin aku tidak bisa mengucapkan selamat secara langsung kepada kalian."


"Kenalkan ini, Michie, calon istriku!" tukas Rein yang kemudian memperkenalkan Michie kepada Belva.


"Anda cantik sekali, Nona," puji Ecca sambil menyalami tangan Michie.


"Kau terlalu memujiku, Ecca. Jangan terlalu sungkan, panggil saja aku kakak, karena aku rasa usiamu masih dibawah ku," balas Michie.


"Waah, dengan senang hati Kak Michie!" balas Ecca.


Mereka pun kemudian mulai membahas masalah yang saat ini dialami oleh Michie. Kali ini Belva tidak salah memberi peluang untuk Ecca menyelesaikan masalah Michie.


Dengan sangat lugas Ecca memberikan beberapa jalan keluar untuk permasalahan Michie kali ini. Dengan beberapa bukti yang dibawa oleh Michie, sudah tentu Daddy nya itu tidak bisa mengagalkan pernikahan Michie.


Terlebih selama ini Dad Eden Hag tidak pernah ikut andil sedikit pun dalam kehidupan Michie. Pernikahan Michie tetap bisa berjalan dengan pewakilan wali nikah, dan juga dilindungi oleh kuasa hukum yang handal.


Mendengar keterangan Ecca kali ini membuat Michie bisa bernafas dengan lega.


"Terima kasih Ecca, kau benar-benar sangat membantuku dan membuatku bisa bernafas lega saat ini," tukas Michie.


"Aku sangat senang bisa membantumu keluar dari masalah ini kak Michie, kami juga akan mendampingi besok ke KUA," balas Ecca.


Kehebatan Ecca kali ini pun tidak luput dari pujian Rein.


"Istrimu benar - benar sangat cerdas, Belva," puji Rein. "Bahkan dari kecerdasan Ecca mengemukakan penyelesaian membuatnya terlihat semakin terlihat sangat cantik dan mempesona."

__ADS_1


Deg!


Pujian Rein kali ini memuat Belva dan juga Michie sama-sama menatap tajam ke arah Rein.


"Simpan saja pujianmu itu calon istrimu, Rein!" tukas Belva dengan nada kesal.


Kali ini tentu saja Belva tidak terima Rein memuji istrinya meskipun kenyataannya memang begitu. Terlebih mengingat ucapan Ecca yang mengatakan jika Rein adalah Most Wanted Man semalam.


"Hei, apa memuji istrimu saja membuatmu sangat cemburu, bro?" tanya Rein yang sengaja menggoda Belva.


"Tentu saja aku cemburu," timpal Belva yang tampak sangat posesif dengan Ecca. Ia pun langsung menggenggam tangan Ecca dengan sangat erat membuat Ecca sedikit merasa malu.


"Ayolah, Bee. Mr. Rein pasti hanya bermain main saja," balas Ecca sambil mengendurkan genggaman tangan Belva.


"Lagi pula aku sangat tidak menyangka bisa bertemu dengan CEO pemilik pertambangan besar di Indonesia. Bukankah ini sebuah pertemuan yang sangat luar biasa?" tukas Ecca membuat Belva semakin cemburu.


Ungkapan Ecca kali ini tanpa sengaja membuat Michie merasa sedikit panas hati, terlebih saat Rein terlihat sangat tidak menganggapnya ada di situ.


'Ck, bisa-bisanya Rein memuji wanita lain di depanku!' batin Michie geram sambil m3r3m4s dress yang ia kenakan. Terlebih advokat muda yang baru ia kenal dengan nama Ecca itu tampak sangat cantik dan imut.


"Aku juga sangat senang bisa berkenalan dengan Kak Michie yang tampak sangat cantik di mataku. Pantas saja Mr Rein sudah lama tidak memiliki pendamping hidup, ternyata dia sedang menunggu bidadari secantik kakak," puji Ecca membuat Michie hanya menyunggingkan senyumnya.


'Kau hanya tidak tahu apa perjanjian dan masalah yang ada di balik Pernikahanku dengan Rein nanti, Ecca. Meski kau tampak sangat bahagia dengan pernikahan mu, aku rasa aku tidak bisa merasakan semua kebahagiaan itu di Pernikahanku nanti.' gumam Michie dalam hati.


☘️☘️☘️


"Bee... Kenapa terlalu terburu-buru seperti ini?" tanya Ecca mendapati suaminya yang terlihat sangat cemberut.


"Kita kan belum mengobrol dengan mereka. Sepertinya Kak Michie juga orang yang sangat baik dan asik diajak bercerita," tukas Ecca saat mereka sudah memasuki lift yang akan membawa mereka ke kamar hotel mereka.


"Ck, kamu ini mau ngobrol sama Michie atau Rein, hemm?" tanya Belva yang masih dirundung rasa kesal.


"Ingat Queen Ca, kamu itu udah nikah!" tukas Belva geram dan berjalan mendahului Ecca saat pintu lift terbuka.


Baru kali ini Ecca mendapati Belva yang sangat marah karena cemburu hanya mendengar seorang klien yang memujinya. Ecca pun bergegas mengejar langkah Belva yang sudah memegang handle pintu kamar mereka.


"Bee, kamu marah sama aku?" tanya Ecca yang diacuhkan oleh Belva.


"Bee,..." panggil Ecca lagi dan beringsut mendekati suaminya yang duduk di sofa sambil menyalakan televisi.


Belva tetap diam tidak menyahut panggilan Ecca. 'Emang enak dicuekin!' gerutu Belva dalam hati.

__ADS_1


'Aku jadi penasaran, apa yang akan Queen Ca lakukan untuk merayuku yang sedang merajuk seperti ini!' batin Belva yang mulai iseng dengan istrinya sendiri.


"Bee... Aku kan gak selingkuh loh, masa' iya sih kamu marahnya sampe kayak gini." Ecca mulai memeluk lengan suaminya manja dan membuat pertahanan Belva untuk mengacuhkan istrinya runtuh.


Untung saja Ecca langsung menjauh dan masuk ke dalam kamar mandi saat dada Belva mulai bergemuruh.


"Ck, King Bee kali ini sepertinya sengaja ngerjain aku. Dia pura pura marah biar aku terus ngerayu-rayu dia yang nanti ujung-ujungnya pasti berakhir di atas ranjang!" gerutu Ecca sambil merapikan rambutnya di depan kaca.


"Kek anak kecil aja sih, kita liat aja siapa yang berhasil ngerjain di antara kita!" gumam Ecca yang mulai mengibarkan bendera perang.


Ecca pun menarik nafasnya dalam-dalam dan menghembuskan nya perlahan, kemudian ia keluar dari kamar mandi dan langsung menuju walk in closed dan tentunya tidak luput dari perhatian Belva.


'Queen Ca bukannya ngerayu aku biar gak marah, tapi malah balik nyuekin sih!' gerutu bleva dalam hati sambil diam diam memperhatikan istrinya yang berdiri lama di depan lemari.


'Tunggu! sepertinya dia sedang memilih l!ngeri!e, untuk merayu ku kali ini,' batin Belva yang sudah tidak sabar ingin menerkam istrinya lagi.


☘️☘️☘️


Kira-kira dugaan Belva kali ini bener gak yaa?


Siapa yang menang kali ini? Belva menang udah ngerjain Ecca, atau justru Ecca yang ganti ngerjain Belva?


Terima kasih banyak atas dukungan kalian semua yang udah bikin Author makin semangat berkarya.


Sambil nunggu cerita selanjutnya, mampir dulu yuk ke Novel aku yang lain.


Cerita Rein dengan Michie ada di Novel "Kesalahan di Malam Reuni" yaa.



Jangan lupa untuk dukung terus karya Author dengan


Rate 5 bintang 🌟🌟🌟🌟🌟


Like 👍


Comment 💬


Subscribe ❤️


Vote 💞

__ADS_1


Gift 🌹☕💺


Dan Tonton iklannya 📹📽️ juga ya


__ADS_2