Kurebut Suami Kakakku

Kurebut Suami Kakakku
Ada-ada aja


__ADS_3

"Mohon maaf bu, cek ini tidak bisa dicairkan," ucap pegawai bank saat Nuna menyerahkan cek yang ia terima dari Madam Lui kemarin.


"Apa?! Gak mungkin dong mba. Coba diperiksa lagi!" pinta Nuna tidak percaya.


"Benar bu, cek nya sudah berulang kali kami periksa di sini. Ini cek kosong karena rekening atas nama Luimiya sudah ditutup dari bulan lalu," jelas pegawai bank tersebut sambil mengembalikan cek kosong tersebut.


Nuna pun langsung memasukkan cek kosong tersebut ke dalam tasnya dan bergegas keluar dari Bank.


"Ini tidak bisa dibiarkan! Aku harus segera menemui Madam Lui untuk meminta penjelasan atas semua ini!" gerutu Nuna sambil memegang ponselnya dan siap untuk menghubungi Madam Lui.


Sayangnya panggilan Nuna sama sekali tidak terhubung. "Aaarrgghh! benar-benar sial!" umpat Nuna kesal.


Ia langsung mengecek uang yang tersisa di rekeningnya. Setelah mengetahui sisa uang di rekeningnya hanya tinggal 3 juta, Nuna langsung memijat keningnya.


'Aku harus bagaimana sekarang? Papi dan Mami juga sama sekali tidak menghubungi ku sejak pagi. Bahkan Ecca juga tidak menanyakan keberadaanku saat ini.'


'Sedangkan aku sudah jelas-jelas kabur dari Mansion dengan harapan mereka mengkhawatirkan aku dan kemudian mencari keberadaanku.'


'Namun, ternyata kali ini aku salah langkah karena mereka ternyata benar benar tidak peduli denganku,' gumam Nuna dalam hati.


Tiba-tiba saja muncul ide gila Nuna di tengah perasaannya yang sangat kalut.


'Lebih baik aku menabrak kan diri saja, dengan begini aku bisa mendapat perhatian papi dan Mami. Tidak hanya itu, mereka pasti akan menyalahkan Ecca karena sudah mengusirku tadi malam,' gumam Nuna dalam hati sambil terus menyeret kopernya.


Tanpa rasa takut sedikit pun, Nuna berjalan ke tengah jalan dan


Brak!


Sebuah mobil hitam berhasil menabrak Nuna sampai ia tidak sadarkan diri.


...๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ...


"Kamu sudah sadar?" tanya seorang wanita yang kini duduk di tepi ranjang Nuna saat ia mengerjapkan matanya.


'Wita?!' teriak Nuna dalam hati. 'Bagaimana bisa dia ada disini?'


'Jangan - jangan Wita adalah orang yang sudah menabrak ku?' batin Wita sambil mengernyitkan dahinya.


"Siapa kamu?" tanya Nuna dengan suara yang terdengar begitu serak.


"Aku dimana?"


Pertanyaan Nuna saat ini terdengar seperti orang yang kehilangan ingatan setelah kecelakaan seperti sinetron yang sering Wita tonton di televisi.


"Di rumah sakit," jawab Wita.


"Ada apa sebenarnya dengan aku?" tanya Nuna lagi.


"Apa suamiku terlalu keras menabrak mu sampai kau hilang ingatan?" tanya Wita dengan nada yang ketus.


'Oh ternyata Mas Hendy adalah orang yang sudah menabrak diriku? Wow, cerdas sekali aku ini! Dengan begini, aku bisa meraup keuntungan yang besar!' batin Nuna bersorak gembira.


"Huft, seharusnya dia menabrak mu sampai mati saja agar tidak ada lagi pelakor di dunia ini," lanjutnya lagi.


"Awh!" tiba tiba Nuna memekik sambil memegang kepalanya. "Kepalaku sakit sekali!" keluhnya lagi.


Tak lama kemudian dokter dan beberapa perawat masuk untuk mengecek keadaan Nuna. Disini akting Nuna pun dimulai.

__ADS_1


Dia memposisikan dirinya tidak mengingat apapun yang terjadi sebelum kecelakaan.


"Maaf ibu, apa yang saat ini anda keluhan?" tanya Dokter tersebut.


"Ibu?"


"Kenapa kau memanggilku setua itu dokter, sedangkan aku belum menikah." balas Nuna.


"Tentu saja saya memanggil ibu karena anda saat ini sedang mengandung, anda masih sangat beruntung karena kandungan anda baik-baik saja," jelas dokter tadi.


Nuna pun menyibakkan selimutnya dan langsung melihat ke arah perutnya.


"Mengandung? Bagaimana bisa aku mengandung?" tanya Nuna yang mulai menitikkan air matanya.


"Tidak mungkin, ini sangat tidak mungkin!" teriak Nuna histeris sambil memegang kepalanya memperlihatkan jika kepalanya sangat sakit.


Para perawat pun langsung menenangkan Nuna, "Dokter, sepertinya pasien ini mengalami gegar otak," ucap salah satu perawat.


"Bohong! Tidak mungkin dia mengalami gegar otak sedangkan suamiku tidak mengendarai mobil dengan kencang saat menabrak nya. Bahkan tubuhnya juga tidak ada yang terluka!" sanggah Wita tidak terima.


"Mohon maaf ibu, mohon untuk tidak terlalu gaduh demi kenyamanan pasien," pinta dokter tersebut kepada Wita.


"Baiklah jika seperti itu, lebih baik kita cek dulu, tolong katakan siapa nama anda!"


Permintaan dokter tersebut membuat Nuna kembali memegang kepalanya.


"Nama?!"


"Awh!" pekik Nuna lagi. "Memangnya siapa namaku?"


Bukan menjawab, Nuna justru bertanya kembali. Sedangkan Wita sendiri dengan kesal langsung keluar dari ruang rawat dan memilih menunggu di luar ruangan.


๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’


"Apa?! Kak Nuna kecelakaan?" gumam Ecca sedikit panik.


Ia pun langsung beranjak dari tempat duduknya dan menuju ke ruangan Belva. Sayangnya ruangan Belva tampak kosong.


"Kok kosong ya? Bee kemana? Atau jangan-jangan ada di kamarnya?" gumam Ecca pelan dan kemudian berbalik.


Bruk!


Wajah Ecca tiba-tiba menabrak dada bidang Belva dan Belva pun dengan sigap langsung merengkuh tubuh Ecca seperti memeluknya.


"Apa kau sudah begitu merindukan aku, Queen Ca?" tanya Belva sambil mengangkat dagu Ecca.


"Maaf Pak Belva, saya hanya mau izin untuk meninggalkan firma karena kakak saya kecelakaan," jawab Ecca sambil mendorong tubuh Belva.


"Ck, tidak ada izin untuk itu!" balas Belva tanpa melepaskan pelukannya sedikit pun.


Belva pun juga sudah mendapat kabar kecelakaan Nuna lebih dulu dari Hendy sebelum papanya memberi kabar.


"Baik pak, kalau begitu lepaskan saya karena saya harus kembali bekerja," pinta Ecca.


Bukannya mengindahkan permintaan Ecca, Belva justru menarik Ecca untuk duduk di sofa yang ada di dalam ruangannya dan memangku tubuh Ecca.


"Pak Belva," panggil Ecca dengan nada terkejut saat ia terjatuh di pangkuan Belva.

__ADS_1


Tangan Ecca di arahkan Belva untuk melingkar di lehernya dan membuat posisi mereka berdua terlihat sangat in tim.


Kedua netra mereka kini bertemu dan saling menyiratkan cinta yang sama-sama sedang membuncah.


Perlahan Belva mendekatkan wajahnya ke wajah Ecca hingga membuat degub jantung Ecca makin bertalu-talu.


Terlebih saat jari telunjuk Belva mulai mengabsen dari kening Ecca, kemudian turun menyen+uh hidung Ecca dan kini berhenti di bibir Ecca yang sudah sangat ingin ia n!kmat!.


Ibu jari Belva pun mulai bergerak mengusap bibir ranum Ecca pelan membuat debaran dalam diri Ecca semakin tidak menentu.


"Aku sangat penasaran bagaimana rasanya," ucap Belva pelan membuat Ecca begitu tersipu malu.


"Bee..." suara Ecca yang memanggilnya kini terdengar begitu 5ek5! di telinganya membuat ada sesuatu yang meronta di bawah sana.


Sedangkan Ecca yang mulai merasakan aneh saat di pangkuan Belva pun fikirannya langsung terbang kemana-mana.


'Duh, jangan-jangan punya Bee!' Ecca menatap Belva yang mengulum senyumannya.


Baru kali ini Ecca melihat lelaki yang dicintainya tersipu malu.


"Dia terbangun karena panggilan mu, Queen Ca!" ucap Belva membuat Ecca buru-buru turun dari pangkuan Belva dan langsung memalingkan wajahnya.


"Emm, aku akan kembali bekerja," ucap Ecca yang langsung berjalan menuju pintu ruangan Belva.


Setelah keluar dan kembali menutup pintu ruangan Belva, Ecca pun menyandarkan tubuhnya di dinding sambil mengatur nafasnya.


"Huft, hampir saja," gumam Ecca sambil mengusap wajahnya kasar dan kembali ke meja kerjanya.


Sayangnya sudah 15 menit berlalu dan mencoba fokus dengan pekerjaannya, Ecca terus saja terbayang-bayang dengan apa yang terjadi barusan.


'Duh! Fokus dong Ca!' keluh Ecca dalam hati sambil menangkupkan kedua tangannya di wajahnya.


'Tapi tadi punya Bee sangat ter@sa meng9anjal saat aku duduk di pangkuannya. Kalo nanti udah nikah gimana ya?'


'Ups Ya Ampun, Ecca! Kenapa pikiran kamu jadi makin kotor sih sekarang. Ayo dong fokus!' rutuk Ecca


๐Ÿ’๐Ÿ’๐Ÿ’


Hai readers,


Seperti biasa yaa, author akan rekomendasikan novel keren punya bestie yang dijamin ceritanya seru dan menarik banget.


Author : MinNami


Judul Novel : Mariage With(Out) Love



Jangan lupa untuk dukung terus karya Author dengan


Like ๐Ÿ‘


Comment ๐Ÿ’ฌ


Subscribe โค๏ธ


Vote ๐Ÿ’ž

__ADS_1


Gift ๐ŸŒนโ˜•๐Ÿ’บ


Dan Tonton iklannya ๐Ÿ“น๐Ÿ“ฝ๏ธ juga ya


__ADS_2