
“Konflik utamanya lebih serius daripada itu, Kai!” Zhuo Fang memasang wajah serius daripada sebelumya.
“Perebutan tunangan hanyalah alibi keluarga Shi untuk memulai perang dengan Keluarga Song!” imbuh Zhuo Fang.
“Lalu, konflik utamanya apa?” tanya Kai Zen penasaran.
“Huh, sebenarnya ini adalah rahasia lima keluarga besar, tapi karena kau bertanya. Aku akan memberitahumu!” Zhuo Fang terlihat tidak keberatan membagi informasi itu.
“Jika kau tidak mau, tidak perlu memberitahuku. Aku juga tidak terlalu membutuhkannya.” Ucap Kai Zen.
“Tidak apa, cepat lambat berita ini akan tersebar di kalangan masyarakat.” Zhuo Fang tetap ingin memberitahu informasi tersebut.
“Cepat cerita!” desak Guo Yan.
“Perebutan 'Kuota', itulah konflik utamanya!” jawab Zhuo Fang lirih.
“Ku-kuota?” Yi Yizue mengulangi kata yang tidak dia mengerti.
“Sebenarnya Sembilan Penyihir Agung menemukan sebuah portal kuno yang dapat memindahkan manusia ke tempat lain yang bahkan mereka tidak tahu dimana itu. mereka memberikan lima kuota peserta untuk setiap kota, peserta yang di pilih akan pergi bersama Sembilan Penyihir Agung untuk menjelajahi portal tersebut. Nah, karena di setiap kota terdapat lima keluarga besar, kuota itu di bagi menjadi satu per keluarga besar. Namun, ada beberapa keluarga besar yang menginginkan lebih, seperti Keluarga Shi.” Zhuo Fang menjelaskan arti dari 'Kuota' yang dia katakan.
“Keluarga Shi pernah mencoba untuk membeli Kuota dari keluarga lain, tapi tidak ada yang mau menjual kuota mereka.” Imbuh Zhuo Fang.
“Lalu, karena tidak ada yang mau di beli, mereka melakukan peperangan ini?” tanya Guo Yan.
“Peperangan ya? anggap saja begitu.” Jawab Zhuo Fang.
“K-kenapa tidak menyerang dan mengambil Kuota dari kota lain?” Yi Yizue yang dari tadi diam, kini mulai. bertanya.
“Ada aturan tidak tertulis yang tidak memperbolehkan hal itu.” Jawab Zhuo Fang singkat.
“Perjalanan itu belum dipastikan membawa keuntungan kan? kenapa Keluarga Shi begitu begitu berambisi untuk merebut kuota keluarga lain?” cetus Guo Yan.
“Entah, aku selaku anggota Keluarga Zhuo pun juga tidak tau.” Zhuo Fang menggelengkan kepalanya.
“Kalau tujuan utamanya demi 'Kuota' yang kau sebutkan, bagaimana dengan tujuan lainnya? seperti mengubah susunan kedudukan Lima Keluarga Besar di kota ini mungkin?” Kai Zen mengutarakan pendapatnya.
__ADS_1
“Yang kau katakan mungkin benar, aku pun juga berpikir seperti itu.” Zhuo Fang menyetujui pendapat Kai Zen.
“Ngo-ngomong-ngomong, Keluarga Zhuo mu tidak ikut beraliansi dengan keluarga lain?” tanya Yi Yizue.
“Tidak, Keluarga Zhuo pernah di undang oleh Keluarga Song maupun Keluarga Shi untuk beraliansi, namun tetap menolaknya. Keluarga kami bersikap netral!” jawab Zhuo Fang dengan tegas.
“Oh iya, aku masih heran dengan Shi Yongzhen itu. Kenapa dia bisa masuk kelas A padahal dia mendapatkan julukan tuan muda tidak berguna?” tanya Guo Yan.
“Karena dia keturunan utama dari Keluarga Shi, begitupula dengan Dai Ruo Ruo!” jawab Zhuo Fang.
“Karena mereka keturunan utama? jadi, kau bukan keturunan utama karena masuk kelas C?” Guo Yan menatap Zhuo Fang penasaran.
“Huh, yang kau katakan benar. Aku bukan keturunan utama. Kelas A dan B kebanyakan berisi keturunan utama lima keluarga besar. Jadi, sulit untuk memasuki kelas itu jika tidak menggunakan orang dalam!” Zhuo Fang menghela napas kesal.
“Hei, jangan marah, aku hanya bertanya.” Guo Yan yang menyadari kekesalan Zhuo Fang mencoba menenangkannya.
“Iya, aku mengerti.” Jawab Zhuo Fang.
“Sudah, jangan bertengkar!" Kai Zen menengahi mereka.
“Apa ada yang mau kau ceritakan lagi, Zhuo Fang?” imbuh Kai Zen.
Kai Zen yang menyadari senyum Zhuo Fang hanya menghela napas seraya berkata, “Apa?”.
“Kekuatan yang mau tunjukkan di pertandingan tadi apakah sudah semua?” tanya Zhuo Fang penasaran.
“Benar, kau bahkan bisa mengalahkan murid senior!” ucap Guo Yan.
“Menurut kalian?” bukannya menjawab, Kai Zen meminta pendapat mereka.
“Tentu saja sudah!” jawab Guo Yan penuh percaya diri.
“Menurutku itu belum kekuatanmu sepenuhnya!” jawab Zhuo Fang bertentangan dengan pendapat Guo Yan.
“Lho?” Guo Yan menatap heran Zhuo Fang.
__ADS_1
“Prediksiku yang kemarin kau akan kalah walaupun mengeluarkan semua kekuatanmu, tapi kenyataannya kau malah menang.” Zhuo Fang mulai menjelaskan pendapatnya.
“Lalu, saat kau bertanding dengan Shi Kuang, kau sama sekali tidak terluka. Walaupun ada perbedaan kekuatan yang besar di antara kalian. Jika aku tidak salah tebak, kau sengaja melukai dirimu saat bertanding dengan Yi Xue dan Yi Xie.” Imbuh Zhuo Fang.
“Percayai apa yang kalian yakini, tidak usah percaya apa yang tidak kalian yakini.” Jawab Kai Zen tidak mengelak, tidak pula menyetujui pendapat mereka. Dia hanya tersenyum kagum mendengar pendapat Zhuo Fang.
“Mencoba bersikap misterius? dasar laki-laki!” cetus Guo Yan yang jengkel mendengar perkataan Kai Zen.
“Hahahaha, sudah kuduga kau tidak akan menjawab dengan pasti, Kai!” berbanding terbalik dengan Guo Yan, Zhuo Fang tertawa mendengar perkataan Kai Zen.
“Jadi, apa rencanamu untuk kedepannya? mau bertanding dengan yang lain lagi?” tanya Zhuo Fang dengan penuh antusias.
“Aku tidak akan menantang bertanding orang lain lagi. Lagipula, masalahku dengan Shi Kuang sudah selesai.” jawab Kai Zen.
Zhuo Fang yang kurang puas mendengar jawaban Kai Zen mencoba bertanya lagi, “Jika ada yang menantangmu bagaimana? atau menantang Yizue?”.
“Tentu saja akan aku lawan dengan senang hati!” Kai Zen tersenyum menatap Zhuo Fang.
“Itulah yang kuharapkan!” Zhuo Fang mengacungkan salah satu jempolnya pada Kai Zen.
“Kalau kau, Yizue?” tiba-tiba Guo Yan bertanya kepada Yi Yizue.
“A-aku akan mengikuti Kai Zen!” jawabnya seperti biasa.
“Tidak mungkin seorang Yi Yizue tidak mengikuti Kai Zen!” ucap Guo Yan bercanda.
“Ah, i-itu, a-ano...” wajah Yi Yizue memerah saat mendengar ucapan Guo Yan. Dia bingung ingin membalas apa, alhasil dia malah tergagap-gagap.
“Oh iya, bagaimana kalau besok kita mencoba pertarungan tim empat vs empat? kita melawan tim lain?” Guo Yan menawarkan pendapatnya pada teman-temannya setelah Yi Yizue mulai tenang.
“Aku menolak!” jawab Kai Zen langsung.
“A-aku juga, Kai Zen dan aku baru saja me-menang dalam pertandingan tim. Ji-jika kita bertanding lagi, perhatian yang terpusat pada kami akan semakin banyak. K-kai Zen tidak suka mengambil perhatian orang lain, begitupun aku. Ma-maaf, Guo Yan.” Yi Yizue mendukung penolakan Kai Zen.
“Aku setuju, tapi karena Kai Zen dan Yizue tidak bisa ikut, kita hanya bisa bertanding dua vs dua. Kau mau?” Zhuo Fang menyetujui usulan Guo Yan.
__ADS_1
“Baiklah, begitu juga tidak masalah!” Guo Yan sangat senang mendengar persetujuan Zhuo Fang. Sepertinya kejadian ini sesuai dengan yang diharapkan Guo Yan.
Bersambung