
“Sihir tidaklah terbatas, jantung bukanlah batasan!”
BOOM!
Ledakan energi terjadi dari tubuh Kai Zen. Ledakan itu membuat gelombang kejut yang sangat luas, hampir semua warga kota Sky Blue mengetahuinya. Kemudian, tubuh Kai Zen melayang di udara dan dikelilingi oleh aura biru yang sangat indah. Tubuh Kai Zen mengalami perubahan karena hal ini, dia seperti terlahir kembali.
Sementara itu, warga kota Sky Blue yang menyadari gelombang kejut dari ledakan itu mulai bergerombol untuk menuju ke arah ledakan tersebut. Mereka sangat penasaran hal apa yang sebenarnya terjadi.
‘Apa ini kemunculan sebuah harta surgawi?’
‘Apa ada monster yang menerobos?’
‘Atau seorang penyihir yang naik tingkat? tapi, mengapa bisa sampai seheboh ini?’
Dugaan demi dugaan mulai dipikirkan oleh segerombolan orang yang menuju ke arah ledakan. Andaikan mereka mengetahui bahwa ledakan itu dihasilkan oleh Kai Zen, mungkin Kai Zen akan kerepotan mengurus masalah ini. Entah itu undangan untuk masuk satu dari Lima Keluarga Besar atau tawaran untuk menikah dengan perempuan dari keluarga besar. Ketika segerombolan orang itu hampir mencapai tempat terjadinya ledakan, mereka dicegat oleh seorang berjubah putih.
“Berhenti, jangan mendekat lebih jauh!”
Suara laki-laki yang lembut keluar dari mulut orang berjubah putih tersebut. Dia berusaha menghentikan semua orang yang berusaha mendekat ke tempat ledakan.
“Apa masalahmu, kawan? mengapa kau menghentikan kami?” ucap salah satu pria dari kerumunan.
“Benar, apa masalahmu?” pria lain mendukung ucapan yang sebelumnya.
“Adik kecil, lebih baik kau membiarkan kami lewat saja. Tidak mungkin kau akan menghentikan kami yang sangat banyak ini.” Seorang wanita mengucapkan nada yang menggoda sembari mengancam pria berjubah putih.
“Jangan mendekat! atau kalian akan menerima akibatnya!” walaupun suara pria berjubah putih itu terdengar lembut, tapi terdapat tekanan di setiap katanya.
“Tch, dasar sombong!” seorang pria melompat ke atas dari kerumunan itu menuju ke arah pria berjubah putih, dia berusaha memukulnya. Namun, disaat pria itu hampir menyentuh wajah pria berjubah putih, dia menghilang dari hadapannya.
“Lemah!” ucap pria berjubah putih yang telah berpindah ke belakang pria itu, lalu dia menendangnya dengan keras hingga pria yang mencoba memukulnya terpental ratusan meter. Semua orang yang melihat kejadian itu merasa terkejut. Seorang yang mencoba memukul pria berjubah putih itu berada di tingkatan yang tinggi, yaitu Penyihir Tingkat Ahli. Tidak disangka dengan tingkatan seperti itu, dia bisa ditendang mundur oleh pria berjubah putih tersebut.
“Jangan takut semuanya! kita memiliki banyak orang, sedangkan dia sendiri! kita pasti tidak akan kalah!”
“Benar, penyihir tadi kalah karena dia berusaha mendekatinya. Jadi, kita harus menyerangnya dengan serangan jarak jauh!”
“Cepat rapalkan mantra dan serang dia secara bersamaan!”
__ADS_1
Teriakan dari segerombol orang itu mulai terdengar satu demi satu, mereka meneriakan semangat bagi yang lainnya. Pria berjubah putih hanya tersenyum melihatnya, kemudian dia tertawa sembari berkata.
“Kalian orang-orang yang serakah, rasakanlah kemarahan dari organisasi Shadow kami!”
“Aku Shadow White akan menghukum kalian!”
Orang berjubah putih berteriak ke arah kerumunan itu. Dia menyebutkan identitas dan organisasinya dengan sangat lantang. Orang-orang yang mendengar nama yang sangat asing bagi mereka hanya terdiam tercengang.
‘Organisasi Shadow?’
‘Shadow White?’
‘Siapa mereka?’
Orang-orang berpikir dalam hati tentang siapa Shadow White dan darimana organisasi Shadow berasal. Mengapa tiba-tiba mereka muncul di kota Sky Blue? apa ada keterkaitan dengan ledakan tadi?.
“Sujud!”
Sebelum orang-orang itu selesai berpikir, Shadow White telah mengeluarkan aura penindasan yang sangat kuat. Beberapa orang telah bersujud di tanah menerima tekanan tersebut, namun masih ada orang yang dapat menahan tekanan itu walau lutut mereka telah menyentuh tanah.
“Apakah organisasimu tidak takut berselisih dengan Sembilan Penyihir Agung jika kau menyerang kami?” tambah pria itu yang masih bersujud karena tekanan Shadow White, dia tersenyum licik saat mengatakan itu.
“Dia benar, kawan. Jika kau menyerang kami bukankah sama saja dengan menentang Sembilan Penyihir Agung?” dukung seorang pria yang berhasil menahan tekanan Shadow White walaupun lututnya menyentuh tanah.
Sorakan dari beberapa orang mulai bermunculan untuk mendukung perkataan laki-laki sebelumnya. Namun, sorakan itu berhenti hanya dengan satu kalimat dari Shadow White.
“Apa Sembilan Penyihir Agung memedulikan kalian?”
Seketika suasana menjadi senyap, tidak ada yang berbicara sedikitpun. Mereka merenungi perkataan Shadow White seakan perkataannya adalah kebenaran. Suasana ini tidak berlangsung lama karena laki-laki yang mengancam menggunakan nama Sembilan Penyihir Agung meneriakkan identitas aslinya.
“Aku Qiu Yong dari Keluarga Qiu! keluarga yang sama dengan pemimpin Sembilan Penyihir Agung, Qiu Feng!” ucap Qiu Yong dengan bangga.
“Lalu?” Shadow White menatapnya dengan heran.
“Kau harus melepaskanku!” Qiu Yong mengatakan dengan sombong seakan Shadow White telah takut mendengar identitas aslinya.
“Aku bahkan berani tidak melepaskanmu, lalu kau mau apa?”
__ADS_1
“J-jika kau menolak untuk melepaskanku, o-organisasimu akan berurusan dengan Sembilan Penyihir Agung.” Qiu Yong menciut nyalinya ketika mendengar Shadow White berani tidak melepaskannya.
Shadow White yang mendengar itu hanya tertawa terbahak-bahak seraya berkata, “Keberadaan kami sudah menjadi duri bagi Sembilan Penyihir Agung! perkataanmu hanyalah omong kosong bagiku!”
“Sudahlah, aku bosan mendengar omong kosongmu, matilah!” Shadow White mengeluarkan tekanan khusus untuk Qiu Yong hingga tubuhnya sangat tertekan dan ingin hancur berkeping-keping.
“J-jangan bu-” sebelum Qiu Yong menyelesaikan ucapannya, tubuhnya telah hancur berkeping-keping. Orang-orang serasa ingin mual saat melihat pemandangan tersebut.
“Jika kalian tidak ingin bernasib sepertinya jangan terus bicara, diamlah disitu!” ancam Shadow White. Walau suaranya terdengar lembut, namun dia begitu kejam.
‘Sial, bahkan dia berani membunuh orang dari Keluarga Qiu!’
‘Jika aku terus berbicara tadi, mungkin aku akan bernasib sama sepertinya.’
‘Lebih baik diam daripada melawan maut.’
Beberapa orang mulai pasrah dalam hati, mereka tidak ingin bernasib sama seperti Qiu Yong. Beberapa saat kemudian, Shadow White melepaskan tekanannya.
“Apakah saya sudah boleh pergi dari sini? saya tidak akan mendekat ke arah ledakan itu.” ucap seorang lelaki tua dengan sopan kepada Shadow White.
“Ya, kalian boleh pergi. Pergi ke tempat ledakan itu juga boleh sekarang.” Jawab Shadow White sembari tersenyum.
“Tidak berani, tidak berani.” Lelaki tua itu menggeleng-geleng kepalanya, lalu pergi meninggalkan tempat itu.
“Kalau begitu aku akan pergi, terima kasih karena sudah menuruti permintaanku.” Shadow White pamit pergi tidak lama setelah lelaki tua itu pergi.
“Apa kau akan kesana? dia sudah memperbolehkannya lho.”
“Bodoh, jika kita kesana sekarang, mungkin kita tidak menemukan apapun!”
“Bagaimana kau tahu?”
“Pikirkanlah dengan otak kecilmu!”
Percakapan beberapa orang terdengar ricuh, mereka sedang memikirkan apakah akan kesana atau tidak. Hasil akhirnya mereka semua kembali ke kota karena memikirkan kemungkinan bahwa Shadow White akan muncul lagi dan membunuh mereka. Kegaduhan ini akhirnya berakhir.
Bersambung
__ADS_1