Lahirnya Penyihir Terhebat Sepanjang Masa

Lahirnya Penyihir Terhebat Sepanjang Masa
Sihir Kuno! Zhuo Fang Putus Asa!


__ADS_3

Host masih melihat Guo Yan dan Zhuo Fang masih berdebat dengan Dai Ruo Ruo dan Shi Yongzhen, mereka saling mengejek satu sama lain. Perdebatan mereka berlangsung lumayan lama hingga akhirnya berhenti setelah host mendapatkan perintah untuk melanjutkan pertandingan oleh para panitia penyelenggara.


“Apakah perdebatan kalian belum selesai? panitia sudah mendesak untuk memulai pertandingannya. Jika kalian masih ingin bertanding maka akhiri perdebatan kalian sekarang!” teriak host penuh tekanan setelah mendapat dukungan panitia.


Mereka berempat segera diam setelah host memberi peringatan sekaligus tekanan. Shi Yongzhen yang tadi bersikap sombong langsung terdiam karena mendengar kata panitia dari mulut si host. Keluarga Shi memang kuat, tapi jika bentrok dengan para staf yang ada di akademi itu akan sangat berbahaya bagi kedudukan mereka. Jadi, dia memilih diam daripada memperkeruh suasana, walaupun bodoh dia mengerti situasinya.


“Jadi, apa kalian sudah siap?” melihat mereka berempat diam, host ingin segera memulai pertandingan.


“Siap!” jawab mereka berempat secara serentak.


“Karena kedua belah pihak sudah setuju untuk memulai pertandingan maka dalam hitungan ketiga kalian bisa memulainya!”


“Satu!”


“Dua!”


“Tiga, mulai!” terdengar sorakan dari penonton setelah host memulainya.


Walaupun Dai Ruo Ruo berasal dari Keluarga Dai yang sangat ahli dalam sihir tumbuhan, bukan berarti mereka tidak bisa sihir lainnya. Saat ini, dia segera merapalkan beberapa mantra pendukung untuk Shi Yongzhen. Karena dirinya berada di bagian belakang untuk mendukung Shi Yongzhen, jadi dia tidak terlalu membutuhkan buff.


Sedangkan, untuk Guo Yan dan Zhuo Fang, mereka saling merapalkan mantra pendukung untuk satu sama lain. Guo Yan memberi Zhuo Fang buff dan sebaliknya, Zhuo Fang memberi Guo Yan Buff. Namun, Buff yang diberikan Guo Yan lebih banyak daripada buff yang diberikan Zhuo Fang, dengan begitu Zhuo Fang mendapatkan banyak keuntungan. Lalu, mereka berdua segera maju menyerang sembari mengaktifkan sihir.


“Sihir Es Tingkat Bumi Rendah: Pedang Es!” Guo Yan membuat senjata dengan sihirnya, yaitu pedang es.


“Sihir Api Tingkat Bumi Rendah: Sarung Tangan Api!” sedangkan untuk Zhuo Fang memilih dengan tinju yang dilapisi sihir api.

__ADS_1


Guo Yan berlari lurus ke arah Dai Ruo Ruo. Zhuo Fang berlari lurus ke arah Shi Yongzhen, mereka membagi musuh agar perlawanan mereka lebih mudah. Dengan menjauhkan Dai Ruo Ruo dari Shi Yongzhen maka persentase kemenangan mereka semakin besar, itulah yang mereka simpulkan. Tetapi, rencana tidak berjalan semudah itu. Sebelum mereka berhasil memisahkan Dai Ruo Ruo dan Shi Yongzhen, Shi Yongzhen telah lebih dulu mengaktifkan sebuah sihir yang sangat merepotkan mereka.


“Sihir Tanah Tingkat Bumi Tinggi: Golem Tanah!”


Tidak hanya membuat satu golem, Shi Yongzhen membuat hingga lima golem secara berturut-turut. Walaupun dia kelelahan, dia tersenyum menatap Zhuo Fang.


“Setelah kau melawan golem, kau akan melawan yang lainnya, Zhuo Fang. Kau akan ku siksa hingga setengah mati!” ucap Shi Yongzhen dengan kelelahan.


Penonton yang melihat Shi Yongzhen mengaktifkan sihir bumi tingkat tinggi sampai lima kali hanya bisa terdiam. Mereka tidak menyangka Tuan Muda Sampah dari Keluarga Shi dapat melancarkan sihir bumi tingkat tinggi beberapa kali dan masih belum pingsan. Para penonton pun sedang menduga apa yang terjadi.


“Lihat itu!” teriak salah satu penonton.


“Tumbuhan yang mengikat di kaki Shi Yongzhen, pasti itu penyebab Shi Yongzhen tidak pingsan!” tambahnya dengan berteriak.


“Tanaman itu...mengalirkan mana kepada targetnya!” teriak seseorang yang sangat peka terhadap mana setelah melihat tanaman tersebut dengan teliti.


Host yang mendengar hal tersebut segera mengkonfirmasikannya dengan para panitia sembari meminta penjelasan. Tidak lama setelah host meminta penjelasan, dia segera memberitahukannya kepada para murid.


“Tenang murid-murid sekalian, setelah meminta penjelasan kepada para panitia. Saya tahu apa yang terjadi.” Host itu mencoba menenangkan suasana. Namun, bukannya semakin tenang, para murid justru semakin ricuh meminta penjelasannya.


“Jadi, tumbuhan yang ada di kaki murid Shi Yongzhen adalah sebuah sihir tumbuhan tipe pendukung yang telah lama hilang, sihir ini termasuk sihir kuno!” dengan cepat host menjelaskan kepada mereka para murid yang menonton agar mereka segera diam.


“Sihir ini berguna untuk menyerap mana dari alam dan memberikannya kepada target yang ditentukan, inilah mengapa penyihir zaman kuno tetap bisa bertarung selama beberapa hari tanpa berhenti!” host menjelaskan fungsi sihir tersebut. Kemudian dia perlahan-lahan menatap Dai Ruo Ruo.


“Dan jika aku tidak salah tebak, orang yang merapalkan sihir itu adalah...murid Dai Ruo Ruo!” ujar host sembari tersenyum.

__ADS_1


Seketika para murid yang dari tadi diam berpikir segera mengalihkan pandangannya ke arah Dai Ruo Ruo, mereka tidak menyangka gadis itu dapat mempelajari sihir kuno yang telah lama hilang. Pandangan iri dan dengki mulai terpancar dari para penonton. Namun, Dai Ruo Ruo tetap tenang dan tidak kehilangan fokusnya untuk memberi dukungan kepada Shi Yongzhen. Pertandingan pun terus berlanjut.


“Jadi, dia dapat menggunakan sihir kuno ya.” Ucap Zhuo Fang setengah putus asa, dia tidak menyangka hal ini dapat terjadi.


“Mungkin kita akan kalah...” Ucapnya kepada Guo Yan sembari tersenyum. Mereka telah mundur beberapa meter disaat Shi Yongzhen membuat lima golem. Guo Yan yang melihat senyum pasrah dari Zhuo Fang hanya terdiam menunduk, dia bergumam sangat pelan sampai tidak ada yang mendengarnya.


“Tidak ku sangka di kota kecil seperti ini terdapat pengguna sihir kuno.”


Selesai bergumam, Guo Yan menegakkan kepalanya dan berjalan ke arah Zhuo Fang yang telah memalingkan wajahnya menatap ke arah Shi Yongzhen dan Dai Ruo Ruo. Dia berdiri di depan Zhuo Fang sembari menatapnya. Zhuo Fang yang melihat Guo Yan berdiri di hadapannya mencoba mengatakan sesuatu.


“Lihatlah mereka Guo Yan, haruskah kita me-”


“PLAK!”


Suara tamparan yang sangat keras terdengar ke seluruh arena. Host dan para penonton terkejut melihat pemandangan yang ada di depannya. Mereka hanya bisa diam terkejut melihat itu. Sementara itu, Zhuo Fang menatap Guo Yan penuh kebingungan. Dia tidak mengerti apa yang membuat Guo Yan menamparnya.


“A-apa maksudnya Guo-”


“APAKAH HANYA SEGINI NIAT MU UNTUK MEMBALAS DENDAM? APAKAH HANYA SEGINI CINTAMU KEPADA ADIKMU, ZHUO QING? APAKAH UCAPAN MU HANYA SEKEDAR OMONG KOSONG SAJA?” teriak Guo Yan memotong ucapan Zhuo Fang, dia mencoba menahan air matanya. Zhuo Fang yang mendengar itu hanya terdiam menunduk, dia tidak tahu harus menjawab apa.


“Menyerahlah jika itu keinginanmu, biarkan aku melawan mereka sendiri!” daripada terus marah dan kecewa kepada Zhuo Fang, Guo Yan memilih meninggalkannya untuk melawan Dai Ruo Ruo dan Shi Yongzhen sendiri. Dia tidak menyangka laki-laki yang dikaguminya ternyata hanya seorang pengecut.


“Aku kecewa padamu, Zhuo Fang!”


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2