
Ketika semua orang sedang terpukau melihat Guo Yan. Tiba-tiba terdengar suara seorang perempuan yang memecah kesunyian di ruangan tersebut.
“Jadi, Anda yang bernama Guo Yan.”
Guo Yan memandang ke arah sumber suara, dia melihat seorang perempuan yang terlihat lebih muda sedikit darinya.
“Siapa adik kecil ini?” tanya Guo Yan dengan lembut.
“Song Zili, itulah namaku.” Song Zili berjalan ke depan Guo Yan.
“Ah, ternyata nona muda Song. Maaf karena tidak bisa mengenali Anda.” Guo Yan tersenyum menatap Song Zili yang telah berada di depannya.
“Tidak masalah, lagi pula Anda bukan berasal dari Kota Sky Blue. Jadi, wajar saja Anda tidak mengenali saya.” Song Zili membalas senyum Guo Yan, dia juga menebak asal Guo Yan.
Suasana di antara Guo Yan dan Song Zili mulai memanas. Walaupun di luar mereka terlihat saling tersenyum. Tetapi, sebenarnya mereka sedang mengibarkan bendera perang.
Orang-orang di ruangan tersebut hanya diam melihat persaingan di antara dua wanita itu. Song Zhiqing yang ingin membela adiknya dihentikan oleh Mu Yuan Yuan. Sedangkan, Zhuo Fang terdiam melihat kedua wanita itu bertemu.
‘Guo Yan, perempuan itu jelas tidak mudah. Momentum yang dipancarkan Guo Yan tadi masih terlihat jelas. Mengapa sebelumnya aku tidak menyadari bahaya darinya? baru sekarang aku menyadari itu!’ batin Mu Yuan Yuan.
‘Untuk sekarang lebih baik mencegah Song Zhiqing untuk membela adiknya. Mari kita lihat pertunjukkannya dulu!’ Mu Yuan Yuan tersenyum melihat Song Zili berhadapan dengan Guo Yan. Dari dulu Mu Yuan Yuan sudah tidak nyaman dengan kehadiran Song Zili. Entah mengapa Song Zhiqing selalu berubah emosi dengan cepat jika itu terkait dengan Song Zili.
‘Perempuan yang dibawa Xiao Fang tidak buruk juga hohoho!’ Patriarch Zhuo memuji Guo Yan.
Beberapa orang mulai berpikir dalam hati seperti Mu Yuan Yuan dan Patriarch Zhuo, termasuk Song Zhiqing dan Zhuo Fang. Karena Song Zhiqing tidak menghentikan adiknya, Song Zili. Maka dari sisi kiri atau Keluarga Song mengikuti tindakan Song Zhiqing. Begitupun dengan Patriarch Zhuo yang tidak menghentikan hal tersebut. Semua Keluarga Zhuo juga ikut terdiam melihat.
“Nona nuda Song benar. Saya tidak berasal dari Kota Sky Blue.” Guo Yan mengangguk setuju dengan perkataan Song Zili.
“Tidak masalah Anda berasal dari mana. Yang ingin saya tahu adalah apakah anda pasangan dari tuan muda Zhuo?” Song Zili menatap Guo Yan dengan tajam.
“Apakah Nona Muda Song tidak mendengarkan saya tadi? bukankah saya sudah mengatakan bahwa saya adalah teman Zhuo Fang?” Guo Yan tersenyum tipis mendengar pertanyaan bodoh Song Zili.
__ADS_1
“Apakah Anda pikir saya bodoh? mana mungkin saya percaya ucapan Anda, sedangkan Anda bisa berdiri di sini. Ditengah pembicaraan dua Keluarga Besar!”
“Itu terserah Anda mau percaya atau tidak. Lagipula saya sudah mengatakan kebenarannya. Anda bisa bertanya kepada Zhuo Fang jika tidak percaya.” Guo Yan melihat Zhuo Fang yang dari tadi terdiam.
“Apakah itu benar, tuan muda Zhuo?” Song Zili mengikuti gerakan mata Guo Yan yang berakhir menatap Zhuo Fang.
“Yang dikatakan Guo Yan benar. Dia memang temanku, tidak lebih.” Zhuo Fang menatap Song Zili dengan wajah datar.
“Tidak mungkin dia hanya temanmu! dia pasti lebih dari teman tuan muda Zhuo! benar, kan?” Song Zili menatap Zhuo Fang dengan tatapan yang sulit dijelaskan.
“Aku bersumpah dia adalah temanku untuk sekarang!” pekik Zhuo Fang jengkel.
“Bagaimana untuk—”
“Sudahlah nona muda Song. Untuk apa kita melanjutkan perdebatan ini? bukankah ini hanya masalah mengapa aku bisa berada di sini? jika aku pergi bukankah perdebatan kita selesai?” sela Guo Yan. Dia tidak membiarkan Song Zili berkata lebih jauh.
“Kalau begitu aku pergi ke luar dulu.” Imbuh Guo Yan seraya membalik badan dan berjalan pergi.
‘Kena kau!‘ batin Guo Yan sembari tersenyum sebentar.
“Ada apa, nona muda Song?” Guo Yan membalikkan badan menatap Song Zili.
“Kau hanya teman tuan muda Zhuo, kan?” tanya Song Zili memastikan.
“Iya...” jawab Guo Yan singkat sembari berjalan mendekati Song Zili.
“Kalau begitu aku menantangmu untuk...” Song Zili tidak melanjutkan ucapannya.
‘Benar, tantang aku untuk bertanding. Aku akan menghancurkanmu gadis kecil!’ pikir Guo Yan dalam hati.
“Bersaing denganku untuk mendapatkan tuan muda Zhuo dengan adil dan jujur!” ucap Song Zili dengan serius dan penuh keyakinan.
__ADS_1
‘A—apa?’ batin Guo Yan terkejut.
“Begitulah adikku! bertanding dengan adil dan jujur! bagus adik, kau sangat keren!” teriak Song Zhiqing memuji adiknya.
Buk!
“Diamlah!” Mu Yuan Yuan memukul pundak Song Zhiqing.
‘Nah, bertarunglah dengan kekuatanmu sendiri. Jangan selalu mengandalkan kakakmu. Apapun hasilnya aku akan memujimu, adik ipar!’ Mu Yuan Yuan tersenyum melihat tindakan Song Zili.
‘Bukan ini skenario yang ku inginkan. Bukankah biasanya nona muda dari Keluarga Besar itu sangat angkuh dan sombong? jika keinginannya tidak terpenuhi mereka akan menggunakan kekerasan dan tidak menggunakan cara yang adil, apalagi jujur.’
‘Tetapi, mengapa Song Zili ini berbeda? malah mengajak bersaing dengan adil dan jujur? dan apa-apaan bersaing untuk mendapatkan Zhuo Fang? ah, sangat memalukan!’ batin Guo Yan dalam hati.
‘Huh, tenanglah Guo Yan. Lagipula, ini hanya sedikit tidak sama dengan apa yang kau rencanakan.’ Guo Yan mencoba menenangkan diri.
“Bagaimana kita bersaing, Nona Muda Song?” Guo Yan menatap Song Zili dengan serius.
“Ketika Anda memasuki tahun kedua maka saya sudah bisa masuk ke Akademi Satu sebagai Murid tahun pertama. Di sana kita akan bertanding untuk memperebutkan Tuan Muda Zhuo. Kita tidak bertanding seperti duel penyihir, tetapi kita bertanding mendekati tuan muda Zhuo dan berusaha merebut hatinya. Pada tahun ketiga, tuan muda Zhuo wajib memutuskan siapa pemenangnya. Yang menang akan menjadi pasangannya, sedangkan yang kalah akan menjadi pecundang. Apa Anda berani, Nona Guo?”
‘Heh, ternyata hanya begitu? aku pasti menang. Kasihan sekali gadis ini.’ batin Guo Yan penuh percaya diri. Dia juga merasa kasihan kepada Song Zili.
“Baiklah, Nona Muda Song. Saya akan mengikuti pengaturan Anda. Jadi, jangan sedih jika anda kalah ya!” Guo Yan mengangguk setuju seraya tersenyum lembut menatap Song Zili. Dia juga mengelus-elus kepala Song Zili.
“Be—beraninya kau mengelus-elus kepalaku?” wajah Song Zili memerah menyadari Guo Yan yang mengelus-elus kepalanya.
“Akhirnya kau tidak terlalu formal denganku, nona Song. Beginikan nyaman.” Guo Yan berhenti mengelus-elus kepala Song Zili.
Akhirnya konflik di antara mereka mereda. Hubungan Guo Yan dan Song Zili juga bertambah dekat. Pertemuan Keluarga Zhuo dan Keluarga Song juga sudah berakhir.
Bersambung
__ADS_1