
“Bukankah Keluarga Song dan Keluarga Shi sudah saling berperang?”
Song Zhiqing tersenyum menatap Shi Yongzhen. Zhuo Fang yang mendengar itu berusaha menahan tawa, dia merasa perkataan Song Zhiqing adalah rahasia umum. Tetapi, Song Zhiqing sudah mengatakannya dengan terang-terangan, bisakah hal itu masih dianggap rahasia umum?
‘Bukankah perkataan Song Zhiqing bisa dianggap deklarasi perang secara terang-terangan? tuan muda yang satu ini memang berbeda!’ batin Zhuo Fang sedikit mengagumi Song Zhiqing. Zhuo Fang juga merasa bahagia karena Shi Yongzhen terpojok, perbuatan Shi Yongzhen beberapa tahun sebelumnya yang berusaha memerkosa adik Zhuo Fang membuatnya membenci Shi Yongzhen.
Sementara itu, para tamu hanya bisa melihat dua tuan muda itu bercekcok. Para tamu tidak berani ikut campur dalam permasalahan mereka. Pertengkaran antara Lima Keluarga Besar hanya membawa kehancuran bagi keluarga tingkat atas yang ikut campur. Jadi, para tamu memilih diam, biarkan konflik Lima Keluarga Besar diselesaikan oleh mereka sendiri.
“Jangan bicara omong kosong! sejak kapan keluarga kita saling berperang? kalaupun terjadi, itu pasti karena ulahmu yang sekarang!” bentak Shi Yongzhen.
“Jangan munafik, Shi Yongzhen! semua tamu yang datang kemari bahkan sudah tahu kalau Keluarga Song dan Keluarga Shi saling berperang, itu sudah menjadi rahasia umum!” Song Zhiqing menjawab dengan santai.
‘Sial, jangan libatkan kami dalam pertengkaran kalian!’
‘Walaupun kami termasuk keluarga besar, tetapi itu jauh jika dibandingkan dengan keluarga kalian yang termasuk Lima Keluarga Besar. Jadi, tolong jangan libatkan kami!’
‘Jangan libatkan kami! jangan libatkan kami! jangan libatkan kami!’
Semua tamu merasa takut dengan ucapan Song Zhiqing. Terutama para keluarga tingkat atas atau bisa disebut Keluarga Besar lainnya. Mereka biasanya yang sering di lirik oleh Lima Keluarga Besar untuk dijadikan sekutu bila berperang. Untuk keluarga tingkat menengah dan keluarga tingkat bawah, mereka merasa lega karena jarang di lirik. Terkadang kekurangan yang di miliki akan menjadi penyelamat di saat tertentu.
Semakin lama waktu berjalan, suasana diantara Song Zhiqing dan Shi Yongzhen semakin menegang. Untung saja wanita tercantik di Keluarga Zhuo sekaligus nona muda Zhuo datang melerai pertengkaran mereka. Dia adalah Zhuo Qingmou.
“Apa yang terjadi?” tanya Zhuo Qingmou dari balik kerumunan tamu.
“Menjawab nona muda Zhuo, Tuan muda dari Keluarga Song dan Keluarga Shi sedang bertengkar dari tadi.” Jawab seorang perempuan dengan penuh hormat.
“Mengapa mereka bertengkar?”
“Um, untuk perihal itu saya tidak berani menyimpulkannya...lebih baik anda bertanya kepada anggota Keluarga Zhuo yang disana!” perempuan itu menunjuk Zhuo Fang yang berdiri di belakang Song Zhiqing.
“Baiklah, terima kasih.” Zhuo Qingmou segera memutar untuk bertanya kepada kerabatnya, Zhuo Fang.
“Hei, Zhuo Fang! apa yang terjadi di sini?” Zhuo Qingmou segera menepuk pundak Zhuo Fang sedikit keras.
__ADS_1
“Aduh, sia-” Zhuo Fang sontak tidak melanjutkan ucapannya ketika melihat Zhuo Qingmou yang menepuknya.
“Nona Qingmou? mengapa kau kesini?” tanya Zhuo Fang sedikit bingung.
“Urusanku telah selesai, aku datang ke bawah dari lantai atas karena melihat para tamu berkerumun di sini. Sebenarnya apa yang sedang terjadi?” tanya Zhuo Qingmou kebingungan.
Zhuo Fang segera menjelaskan kepada Zhuo Qingmou dari kejadian di taman sampai pembunuhan yang dilakukan Song Zhiqing di depan para tamu, hingga penyebab Shi Yongzhen bertengkar dengan Song Zhiqing. Zhuo Fang tidak berbohong atau menyembunyikan satu peristiwa pun saat menjelaskannya.
“Jadi, begitu...terima kasih, Zhuo Fang.” Selesai mendengar penjelasan dari Zhuo Fang. Zhuo Qingmou segera pergi untuk melerai dua tuan muda itu.
“Cukup, berhenti!” Zhuo Qingmou berada di antara Song Zhiqing dan Shi Yongzhen. Dia menjauhkan mereka dengan tangannya.
“Pertemuan Lima Keluarga Besar di lantai atas akan segera selesai. Segera hentikan pertengkaran kalian!” teriak Zhuo Qingmou, dia memberikan peringatan kepada kedua tuan muda itu.
“Tetapi, dia telah mem-”
“Shi Po dan kedua temannya telah melakukan perbuatan tercela. Apalagi mereka melakukannya di kediaman Keluarga Zhuo. Mereka pantas mati!” bentak Zhuo Qingmou, dia menyela perkataan Shi Yongzhen dengan berani.
“Tapi...”
“Hahahahah, dengar itu dasar sialan!” Song Zhiqing mengejek Shi Yongzhen.
“Kau juga, jangan membuat keributan di kediaman orang lain!” Zhuo Qingmou mengalihkan pandangannya ke arah Song Zhiqing dengan tajam.
Mendengar teguran dari nona muda Zhuo membuat kedua tuan muda itu terdiam. Mereka menundukkan kepalanya seakan merasa bersalah. Kemudian, Zhuo Qingmou mulai menyuruh mereka pegi dan membubarkan kerumunan tamu tadi.
“Kalian berdua pergilah!”
“Untuk para tamu yang datang, saya memohon maaf karena kekacauan yang terjadi. Kalian bisa melanjutkan pesta tanpa memikirkan hal yang sebelumnya. Terima kasih.” Setelah menyuruh kedua Tuan Muda itu pergi. Zhuo Qingmou meminta maaf kepada para tamu seraya melanjutkan pesta.
Song Zhiqing dan Shi Yongzhen segera pergi dari tempat itu. Mereka saling menjauh satu sama lain. Sedang para tamu, mereka mulai bubar dan melanjutkan pesta. Zhuo Fang segera pergi untuk mengikuti Song Zhiqing, namun dia dihentikan oleh Zhuo Qingmou.
“Mau kemana kau?”
__ADS_1
“Aku mau pergi bersama Song Zhiqing, Nona.” Jawab Zhuo Fang.
“Tidak, jangan pergi menghampirinya!” ini bukan sebuah permintaan, tetapi perintah dari Zhuo Qingmou.
“Aku menolaknya.” Zhuo Fang dengan santai menolak perintah dari nona muda keluarganya, dia memalingkan wajahnya seraya berjalan pergi.
“Terserahlah, dasar anak ini!” gumam Zhuo Qingmou membiarkan Zhuo Fang pergi.
Beberapa langkah setelah Zhuo Fang pergi, dia dapat melihat Song Zhiqing sedang berdiri termenung di pojok ruangan dengan raut wajah suram. Zhuo Fang yang melihat hal tersebut mempercepat langkahnya seraya menyapanya.
“Yoo, mengapa wajahmu begitu suram?”
Song Zhiqing diam tidak menjawab, dia masih termenung dengan raut wajah suram. Zhuo Fang hanya menghela napas kesal melihat Song Zhiqing yang mengabaikannya, dia pun ikut terdiam di samping Song Zhiqing seraya melihat orang disekitarnya yang sedang menikmati pesta.
“Kakak!”
Tiba-tiba terdengar suara yang familiar dari depan Song Zhiqing dan Zhuo Fang. Dia adalah adik Song Zhiqing yang tadi, Song Zili. Song Zili berlari ke arah Song Zhiqing dengan tersenyum.
“Adik, darimana saja kamu?” Song Zhiqing yang dari tadi memasang wajah suram kini mulai mengubahnya, dia tersenyum dengan lembut menatap adiknya.
“Hanya berjalan-jalan di luar.” Jawab Song Zili.
“Kau membawa beberapa penjaga, kan?”
“Ya, setelah kakak menasihatiku tadi. Aku langsung menurutinya!”
“Anak pintar!” puji Song Zhiqing sembari mengelus-elus kepala adiknya.
“Hemm-hemmm...” Song Zili tersenyum bahagia mendapat pujian dari kakaknya.
Kemudian, Song Zili menatap Zhuo Fang. Perlahan-lahan dia memalingkan wajahnya dengan luwes. Mata Song Zili berbinar-binar menatap Zhuo Fang. Bibirnya mulai bergerak, bersiap mengatakan sesuatu.
“Ngomong-ngomong, siapa nama kakak?”
__ADS_1
Bersambung