Lahirnya Penyihir Terhebat Sepanjang Masa

Lahirnya Penyihir Terhebat Sepanjang Masa
Siscon! Tiga Remaja Sampah! Memenggal Sampah!


__ADS_3

“Sandiwara yang bagus!”


Puji Kai Zen seraya memberi dua acungan jempol kepada Zhuo Fang. Zhuo Fang yang mendengar pujian Kai Zen segera tertawa sambil membalasnya.


“Yang ku katakan tidak seluruhnya salah~”


“Hahahahaha!”


Mereka berdua tertawa bersama. Sementara itu, Guo Yan dan Yi Yizue menatap mereka dengan heran. Tidak paham dengan bagian yang sedang mereka berdua tertawakan.


“Ngomong-ngomong, kau kenal Song Zili?” tanya Guo Yan sembari menatap Zhuo Fang.


“Sebagai bagian dari Keluarga Besar, sudah sepantasnya aku mengenalnya. Namun, hubunganku dengannya tidak terlalu dekat.” Jawab Zhuo Fang.


“Lalu, mengapa pria yang bernama Song Zhiqing itu mengajukan pertunangan adiknya denganmu?”


“Apa jangan-jangan karena melihat performamu yang mengalahkan Shi Yongzhen, dia jadi ingin mengikatmu dengan pertunangan?” imbuh Guo Yan.


“Hahaha, dia ingin mengikatku menggunakan pertunangan dengan adiknya?”


“Bisa jadi toh, mengapa kau tertawa?” tanya Guo Yan sedikit kesal.


“Siscon sepertinya mana mungkin mengorbankan adiknya hahahaha!” jawab Zhuo Fang sembari tertawa lepas.


“SISCON?” Guo Yan terkejut mendengarnya.


Sementara itu, Yi Yizue yang mendengar istilah asing di telinganya. Mencoba bertanya kepada Kai Zen mengenai arti dari Siscon.


“A-apa arti Siscon, Kai?”


“Siscon adalah singkatan dari Sister Complex, yang berarti sebuah hubungan antara saudara laki-laki yang memiliki obsesi terhadap adik/kakak perempuannya. Hubungannya bisa mengarah ke asmara cinta atau sekedar overprotektif. Kau paham, Yizue?”


“Tetapi, siscon milik Song Zhiqing itu bukan ke arah asmara cinta. Namun, ke overprotektif. Buktinya dia mengajukan pertunangan kepada Zhuo Fang untuk adiknya.” Imbuh Kai Zen.


“Emmm, aku paham!” Yi Yizue menganggukkan kepalanya.


“Apa dia benar siscon? orang itu siscon?” tanya Guo Yan memastikan. Dia mencoba menahan agar tidak tertawa.

__ADS_1


“Aku serius, Song Zhiqing itu beneran siscon! aku masih ingat jelas kejadian waktu itu hahaha!” Zhuo Fang berkata dengan serius walau akhirnya dia tertawa.


“Kejadian apa? kejadian apa? cepat ceritakan!” desak Guo Yan.


“Jadi...” Zhuo Fang mulai menceritakannya.


Flashback, 3 tahun lalu di pertemuan rutin Keluarga Besar Kota Blue Sky.


Kediaman Keluarga Zhuo sedang menjadi tuan rumah dalam acara rutin tersebut. Banyak anggota Keluarga Besar Kota Sky Blue yang bergabung dalam acara itu, termasuk Lima Keluarga Besar. Namun, di sebuah taman yang gelap gulita dan jauh dari keramaian pesta. Terdapat sesosok gadis yang terpojok di sebuah pohon, dia dikerumuni oleh tiga orang remaja pria.


“A-apa yang kalian lakukan?” seorang gadis remaja sedang terdesak oleh tiga orang remaja pria.


“Tidak ada orang disini, bagaimana kalau kita nikmati saja gadis ini?” salah satu pria bertanya kepada temannya, dia mengabaikan ucapan gadis itu.


“Aku setuju, siapa duluan yang mau menikmati gadis ini?” jawab pria lainnya.


“Tentu saja aku dulu, aku lebih tua diantara kalian!” ujar pria yang dari tadi diam.


“Tidak, harusnya aku dulu. Keluargaku lebih tinggi dari kalian!”


Mereka bertiga sibuk berdebat tentang siapa yang akan menyetubuhi gadis di depannya terlebih dahulu. Melihat tiga orang remaja di depannya yang seakan merendahkan dia, gadis itu meneriakkan identitas aslinya. Dia berharap para pemuda itu takut ketika mendengarnya.


“Apa kalian tidak tahu siapa aku? Aku Song Zili, adik dari Song Zhiqing! salah satu anggota keluarga dari Lima Keluarga Besar di kota ini, Keluarga Song!” sela Song Zili penuh percaya diri.


Tiga pemuda yang mendengar identitas asli gadis itu tidak takut sekalipun, mereka justru tersenyum dengan aneh menatap gadis itu. Kemudian, salah satu pemuda itu berkata dengan sombong.


“Aku dari Keluarga He, He Si. Bukankah ketika aku menyetubuhimu dan berhasil membuat anak denganmu, aku akan beruntung?” ucap pria yang bernama He Si itu tanpa rasa bersalah.


“Hehehehe, andaikan kita berhasil membuat gadis ini hamil. Bukankah posisi kita di keluarga akan meningkat? ngomong-ngomong aku dari Keluarga Yu, Yu Guang!”


“Kalian berdua jangan terlalu percaya diri bisa menghamilinya. Apakah kalian lupa kehebatan tuan muda ini dalam menaklukkan wanita? Aku Shi Po selalu bisa menaklukkan berbagai jenis wanita!”


Mereka berdua langsung mengungkapkan identitas asli mereka setelah mendengar identitas gadis itu. Tanpa rasa bersalah, mereka berkata hal yang tidak senonoh di depannya Song Zili tanpa rasa takut. Song Zili yang semula percaya diri kini menjadi takut, dia pasrah dengan yang akan terjadi kepadanya selanjutnya.


“Tiga orang pria menindas seorang gadis kecil, apakah kalian tidak punya malu?” disaat tiga orang pria itu sedang mendiskusikan jatah mereka. Tiba-tiba terdengar suara laki-laki dari atas pohon.


“Siapa itu?” teriak Shi Po dengan panik.

__ADS_1


“Keluarlah kalau kau berani!” ucap teman-temannya.


“Pendengaran kalian kurang bagus ya? jelas-jelas aku ada di atas pohon. Gadis itu bahkan sudah mengetahui keberadaanku dari tadi.” Sindir laki-laki itu.


Sontak mereka bertiga langsung melihat ke atas pohon. Benar saja, sesosok bayangan laki-laki sedang duduk di atas ranting pohon sembari menyapa mereka.


“Yoo~” sapa laki-laki itu seraya memakan sebuah apel.


“Kau...bocah dari Keluarga Zhuo?”


“Mengapa kau kemari?” imbuh Shi Po dengan mengintimidasi.


“Untuk apa aku memberitahu kalian?” jawab laki-laki dari Keluarga Zhuo itu dengan santai.


“Ya, ya,aku mengingatnya. Bocah itu bernama Zhuo Fang!” pekik He Si setelah mengingat nama bocah dari Keluarga Zhuo itu.


“Masa bodoh dengan namamu, aku peringatkan kau untuk pergi dari sini! kalau tidak aku akan mem-”


“Tempat ini jelas Keluarga Zhuo, jangan macam-macam di tempat ini, orang asing!” sela Zhuo Fang sembari menatap mereka dengan sorot mata tajam tanpa sedikitpun ketakutan.


“Hah, kau masih bocah, sebaiknya kau masuk dan nikmati saja pes-”


“Aku akan menikmati pestanya andaikan sampah seperti kalian tidak menginjakkan kaki di Keluarga Zhuo!” sebelum Shi Po menyelesaikan ucapannya, Lagi-lagi Zhuo Fang menyelanya.


“Sebenarnya apa yang membuatmu menghalangi kami, kami jelas tidak meng-”


“Kalian mengotori kediaman Keluarga Zhuo!” kali ini Zhuo Fang menyela Yu Guang dengan berani.


“Nak, pergilah dari sini. Apa kau tidak takut kami keroyok? kami hanya ingin menikmati gadis ini dengan te-” disaat He Si mengancam. Tiba-tiba kepalanya terpisah dari tubuhnya. Darah karena kepala He Si terpotong sampai mengotori pakaian Shi Po dan Yu Guang.


Shi Po dan Yu Guang yang melihat kepala temannya terpisah dari tubuh, sontak jatuh ke tanah. Raut wajah ketakutan terukir dari kedua orang itu. Dia melihat Zhuo Fang dengan tatapan tidak percaya.


“Kau...berani melakukan pembunuhan? kau pasti akan dihukum oleh Lima Keluarga Besar! ” teriak Shi Po ke arah Zhuo Fang.


“Sampah memang layak mati!”


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2