
“Bagus! bagus! dengan ini aku tidak akan merasa bersalah ketika meghajarmu bocah tahun pertama!”
“Majulah, sampah!”
Wush!
Ji Zhan langsung melangkah maju mendengar hinaan Kai Zen. Bawahan Ji Zhan mencoba menghentikan tindakan ketua mereka karena hal tersebut terlalu gegabah. Namun, mereka terlambat karena Ji Zhan sudah sampai beberapa senti di depan Kai Zen.
BAM!
Ketika Ji Zhan menerbangkan satu pukulan kepada Kai Zen, tiba-tiba pukulan tersebut di tangkis oleh seseorang, dia adalah Yi Yizue.
“Lawan kalian adalah dia, bukan aku.” Splash, Kai Zen menghilang dari hadapan mereka.
**P**loop, Kai Zen muncul lagi di sebuah tempat yang aman dan tidak diketahui oleh semua orang.
“Keterampilan Teleportasi ini sungguh menganggumkan! apa kau tidak berniat mengajariku, Long Wang?” ucap Kai Zen saat pertama kali muncul.
“Aku akan mengajarimu ketika waktunya sudah tiba, nak.”
“Tch, pelit!” cetus Kai Zen.
Long Wang hanya terdiam mendengar perkataan Kai Zen, sepertinya dia melanjutkan tidur. Kai Zen tidak mempermasalahkan Long Wang yang menghiraukan dirinya, dia kembali fokus memandang Yi Yizue.
Kembali ke pertempuran tim pertama yang di pimpin oleh Ji Zhan. Kali ini mereka tidak berkutik melihat Kai Zen menghilang, mereka mencoba melihat ke sekeliling dengan harapan bisa mengetahui posisi Kai Zen, tetapi hal tersebut sia-sia.
“Sialan kau!” Ji Zhan mendorong tangkisan Yi Yizue.
Wish!
Yi Yizue tidak mencoba menahan, dia lebih memilih terdorong seraya melompat ke belakang. Yi Yizue memandang lima lawan di depan dengan serius, tetapi lima orang yang dia pandang justru tidak memedulikannya. Mereka sibuk mencari Kai Zen yang menghilang.
“Ketua, bocah laki-laki itu menghilang!” teriak seorang bawahan.
“Diamlah, aku juga melihatnya! apa kau pikir aku buta?” balas Ji Zhan dengan emosi.
Tiga puluh detik kemudian, mereka menyerah mencari Kai Zen di sekeliling. Mereka berpikir bahwa Kai Zen telah kabur karena di kepung oleh mereka.
“Bagaimana sekarang, ketua?”
“Biarkan bocah itu menghilang, lagi pula masih ada perempuan bocah itu di depan kita.” Ji Zhan memandang Yi Yizue dengan tajam.
“Cuo Yi, bukankah kau ingin menikmati perempuan itu? setelah kita berhasil mengalahkan perempuan itu, kau bisa menikmatinya.” Ji Zhan mencoba memancing Kai Zen dengan ucapannya, siapa tahu Kai Zen masih ada di sekitar tapi tidak bisa dia lihat.
“Wah, benarkah, kak? terima masih!” Cuo Yi melihat Ji Zhan penuh rasa terima kasih. Lalu, dia memandang Yi Yizue dengan tatapan penuh nafsu.
‘Sepertinya dia tidak ada di sini. Aku sudah memancingnya. Tetapi, dia tidak menanggapi pancinganku. Sebelumnya ketika Cuo Yi memandang perempuan itu dengan tatapan mesum, dia langsung bertindak. Aku menjadi sulit memahami dirinya.’ Batin Ji Zhan.
Sementara Ji Zhan berpikir, Cuo Yi selalu memandang Yi Yizue dengan tatapan penuh nafsu. Yi Yizue sebenarnya tidak nyaman dengan tatapan Cuo Yi, tapi dia memilih diam agar tetap fokus.
__ADS_1
“Sudahlah, terlalu banyak berpikir tidak memberi kita hasil apapun. Lebih baik langsung mengambil tindakan!” ujar Ji Zhan dengan kesal.
“Cuo Yi, kau tetap di belakang saja. Bantu kami dengan beberapa buff serta serangan yang bisa mengganggu perempuan itu!”
“Siap, ketua!” jawab Cuo Yi penuh semangat.
“Ge bersaudara, kalian menyerang dari kanan dan kiri perempuan itu!”
“Ge Peng mengerti, ketua!"
“Ge Veng mengerti, ketua!”
“Sedangkan, Zu Liang menyerang dari belakang!”
“Dimengerti, ketua!” Zu Liang memegang gagang pedangnya.
“Aku akan menyerang dari depan. Apa kalian paham?”
“Paham, ketua!”
“Serangan...dimulai!”
Wush! Wush! Wush! Wush!
‘Mereka sudah bergerak!’ batin Yi Yizue.
Pertama, mereka berempat mengambil posisi di empat sisi Yi Yizue berdiri sehingga membentuk bangun datar belah ketupat.
“Sihir Angin Tingkat Bumi Tinggi: Sangkar Angin!”
Setelah berhasil mengepung dan mengaktifkan formasi, mereka segera mengaktifkan sihir perangkap, yaitu Sangkar Angin. Sihir ini berguna untuk menutup ruang di area yang telah di tandai agar orang yang berada di dalam tidak bisa keluar, kecuali yang merapal.
“Ge Peng, Ge Veng, aku serahkan tugas mempertahankan formasi kepada kalian.”
“Kami mengerti, ketua.”
“Zu Liang, kau dan aku akan menyerang perempuan itu secepat mungkin!”
“Dimengerti, ketua.”
Dengan keterampilan unik Ge Peng dan Ge Veng, mereka dapat mempertahankan formasi empat orang hanya dengan mereka berdua. Sementara itu, Ji Zhan dan Zu Liang bersiap menyerang Yi Yizue.
“Sihir Air Tingkat Bumi Menengah: Sarung Tangan Air!”
“Sihir Api Tingkat Bumi Menengah: Sarung Tangan Api!”
Ji Zhan mengaktifkan dua sihir langsung, Sarung Tangan Api di tangan kanan dan Sarung Tangan Air di tangan kiri.
“Sihir Angin Tingkat Bumi Menengah: Kecepatan Angin!”
__ADS_1
“Sihir Cahaya Tingkat Bumi Menengah: Armor!”
“Sihir Angin Tingkat Bumi Menengah: Tarian Angin!”
“Sihir Angin Tingkat Bumi Tinggi: Sepatu Angin!”
Ji Zhan juga mengaktifkan sihir pendukung lainnya, dia tidak tanggung-tanggung merapal sihir pendukung untuk dirinya sendiri di pertarungan kali ini.
“Aku tidak akan membiarkan kau mengalahkanku seperti yang dilakukan bocah itu! aku kerahkan semua kekuatanku pada pertarungan kali ini!” ucap Ji Zhan dengan sungguh-sungguh.
“Sihir Api Tingkat Langit Tinggi: Api Pembelah Langit!”
Wushhhhh!
Berbeda dengan Ji Zhan yang merapalkan beberapa sihir pendukung pada dirinya sendiri. Zu Liang hanya mengaktifkan satu sihir yang digunakan pada senjatanya, sebilah pedang. Pedang yang dipegangnya seketika terbakar, lebih tepatnya pedang itu di lapisi api dari sihir sebelumnya.
“Aku akan serius pada pertarungan ini. Jangan kecewakan aku perempuan yang bernama Yi Yizue.” Zu Liang menatap Yi Yizue dengan dingin, tidak ada sedikitpun omong kosong yang keluar darinya.
‘Zu Liang ini...dia lebih mengancam daripada Ji Zhan. Aku harus fokus!’ pikir Yi Yizue saat berpapasan dengan tatapan Zu Liang.
‘Pendengaran Ilahi Rubah Ekor Sembilan!’
‘Penglihatan Ilahi Rubah Ekor Sembilan!’
‘Cukup dua keterampilan ilahi ini yang aku pakai sekarang. Selebihnya aku akan menggunakan kekuatanku yang lain!‘
“Ma—majulah!” teriak Yi Yizue.
WUSH! WUSH!
Ji Zhan mulai menyerang dari depan, sedangkan Zu Liang menyerang dari belakang. “Rasakan ini!”
BOM!
Yi Yizue menghindar ke samping kanan dari serangan Ji Zhan. Sebelum Yi Yizue berhenti, tiba-tiba Zu Liang telah muncul di belakangnya. “Tidak semudah itu.”
ZHING!
Untung saja Yi Yizue dapat merespon serangan Zu Liang dengan melompat ke atas dengan cepat. Yi Yizue juga terkejut melihat kecepatan ayunan pedang Zu Liang.
‘Ayunan pedangnya sangat cepat, untung aku bisa lebih cepat merespon. Jika tidak...aku pasti terbelah menjadi dua!’
‘Aku harus memikirkan rencana!‘ pikir Yi Yizue dalam hati.
“Sihir Cahaya Tingkat Bumi Rendah: Kilasan Cahaya!”
Yi Yizue masih di udara karena melompat tadi, dia mengaktifkan sihir cahaya untuk mengganggu penglihatan para musuh.
‘Ini saatnya!’
__ADS_1
Bersambung