
“Tong kosong nyaring bunyinya, lemah!”
Zhuo Fang menegakkan kepalanya seraya menatap Shi Yongzhen dengan tatapan merendahkan. Aura yang menyelimuti Zhuo Fang seakan membuatnya menjadi sangat mendominasi. Bahkan aura tersebut berhasil memperkuat Zhuo Fang. Tetapi, kepribadian Zhuo Fang sangat berbeda dari sebelumnya.
“Yongzhen!” pekik Dai Ruo Ruo. Dia berlari mendekat ke arah Shi Yongzhen.
“Apa kau tidak apa-apa?”
“Sudah jelas aku terluka, bagaimana kau bisa menanyakan keadaanku?” gerutu Shi Yongzhen. Lalu, dia berusaha berdiri seraya meminta di sembuhkan oleh Dai Ruo Ruo. Dai Ruo Ruo pun menyembuhkan Shi Yongzhen.
“Selesai, apa kau akan melawannya lagi?” Dai Ruo Ruo menatap Zhuo Fang yang masih berdiri di tempat.
“Kita akan melakukan rencana yang sebelumnya kita gunakan untuk Guo Yan, kau masih sanggup?”
“Ya, tapi setelah itu aku akan kehabisan mana.”
“Tidak apa-apa, kita pasti berhasil!” Shi Yongzhen berusaha bersikap optimis walau dia sebenarnya tidak yakin.
“Apa kalian sudah selesai berbicara? kaisar ini tidak bisa menunggu lama!” tanya Zhuo Fang dengan arogan.
“Sihir Tanah Tingkat Bumi Tinggi: Golem Tanah!” tanpa menjawab Zhuo Fang, Shi Yongzhen langsung merapalkan mantra untuk memanggil lima golem seperti sebelumnya. Dai Ruo Ruo juga menggunakan Sihir Kuno Tumbuhan untuk membantu Shi Yongzhen memulihkan mananya.
“Semua golem, maju!” perintah Shi Yongzhen kepada semua golem yang dia panggil. Para golem segera mematuhinya, mereka berjalan maju ke arah Zhuo Fang.
“Trik rendahan!” ujar Zhuo Fang saat melihat para golem maju ke arahnya. Dia tidak bergerak sedikit pun dari tempatnya berdiri.
Sementara itu, Shi Yongzhen yang telah berhasil melakukan langkah pertama dalam rencana segera berlari membawa dua tombak di kanan dan kiri tangannya. Dia menempatkan diri di belakang salah satu golem, bersiap memberikan serangan kejutan disaat golem di depannya hancur. Sedangkan, Dai Ruo Ruo sedang merapalkan semua sihir serangan untuk menyerang Zhuo Fang dari belakang. Mereka akan mengerahkan semua kekuatan dalam satu gerakan.
“Hancur!” gumam Zhuo Fang sembari menggerakkan jari telunjuk seakan menebasnya. Bersamaan dengan Zhuo Fang yang menggerakkan telunjuknya, semua golem yang mengepungnya terbelah menjadi dua.
__ADS_1
Para penonton dan host yang melihat pemandangan di depan mereka tercengang terdiam. Mereka tidak menyangka semua golem yang dipanggil Shi Yongzhen dapat dihancurkan dengan mudah oleh gerakan jari Zhuo Fang. Kekuatan yang ditampilkan Zhuo Fang tidak mencerminkan murid Kelas C sama sekali, mereka menaruh kecurigaan kepadanya.
Kembali ke pertandingan, ketika semua golem telah hancur. Shi Yongzhen melempar tombak yang di pegangnya ke arah Zhuo Fang. Kemudian, dari belakang Zhuo Fang muncul beberapa akar pohon tajam yang siap membunuh dirinya. Zhuo Fang hanya terdiam ketika menyadari hal itu, dia hanya bergumam pelan seakan menyadari sesuatu.
“Jadi, ini gerakan yang melukai permaisuriku?”
DUAR!
Setelah Zhuo Fang bergumam pelan, tiba-tiba beberapa ledakan muncul dari sekitar tempatnya berdiri. Ledakan tersebut menggagalkan serangan Shi Yongzhen dan Dai Ruo Ruo.
“Ti-tidak mungkin!” Shi Yongzhen terkejut melihat hal tersebut.
“Bagaimana bisa?” sedangkan Dai Ruo Ruo terjatuh ke tanah menyadari serangannya gagal.
Tidak hanya mereka berdua yang terkejut, para penonton dan host juga ikut terkejut. Mereka menatap ke arah gumpalan asap akibat ledakan tersebut, lebih tepatnya menatap ke arah tempat berdirinya Zhuo Fang tadi. Perlahan-lahan asap mulai menghilang, sesosok laki-laki masih berdiri di tempat yang sama seperti sebelumnya, dia adalah Zhuo Fang. Zhuo Fang menghiraukan tatapan para penonton dan host. Dia fokus menatap Shi Yongzhen dengan dingin.
“Apakah ini gerakan yang melukai permaisuriku?” tanya Zhuo Fang penuh penekanan di setiap katanya.
‘Me-mengapa aku menjawabnya? tu-tunggu, tubuhku tidak bisa digerakkan?’ batin Shi Yongzhen dalam hati seraya menyadari bahwa tubuhnya tidak dalam kendalinya.
Zhuo Fang yang mendengar itu menjadi sangat marah, dia berjalan ke arah Shi Yongzhen dan menyeretnya ke depan Guo Yan yang masih belum sadar. Lalu, dia berjalan ke arah Dai Ruo Ruo untuk menyeretnya juga.
“Be-berhenti, Zhuo Fang!” Dai Ruo Ruo menyuruh Zhuo Fang berhenti mendekatinya, tapi Zhuo Fang menghiraukannya.
“Bu-bukankah kita pernah bertunangan, apakah kau tidak memiliki rasa cinta padaku selama itu?” tatap Dai Ruo Ruo dengan mata berbinar-binar. Zhuo Fang yang mendengar itu malah semakin cepat berjalan. Kemudian, dia berhenti di depan Dai Ruo Ruo.
‘Apakah dia akan melepaskanku? sudah kuduga laki-laki mudah dibujuk dengan sedikit kata-kata manis dari masa lalu~’ pikir Dai Ruo Ruo saat melihat Zhuo Fang berhenti tepat di depannya.
“A-aku salah selama ini, aku bersedia kembali padamu.” Ucap Dai Ruo Ruo dengan menggoda, dia mendekat dan berlutut di bawah kaki Zhuo Fang.
__ADS_1
Zhuo Fang yang menyadari hal tersebut langsung menggerakkan kakinya agar Dai Ruo Ruo menjauh darinya. Kemudian, dia menatap Dai Ruo Ruo dengan dingin seraya berkata.
“Apa yang kau katakan dasar, lacur. Permaisuriku hanya satu dan akan bertahan selamanya!” ucap Zhuo Fang dengan tegas. Manifestasi naga tiba-tiba terlihat di belakang Zhuo Fang, hal tersebut hanya bisa dilihat oleh Dai Ruo Ruo seorang.
“Na-naga?” tatap Dai Ruo Ruo dengan terpukau hingga dia tidak bisa bergerak. Lalu, Zhuo Fang mendekatinya dan menampar Dai Ruo Ruo hingga dia menjauh beberapa meter dari tempat sebelumnya.
PLAK!
“Kau tidak perlu berlutut di depan permaisuriku, sebagai gantinya aku menamparmu saja!” Zhuo Fang segera membalikkan badannya dan pergi menjauh dari Dai Ruo Ruo. Dia berjalan mendekati Guo Yan.
“Segera berlutut!” setelah sampai di tempat Guo Yan, Zhuo Fang segera menyuruh Shi Yongzhen yang ada di depannya untuk berlutut ke arah Guo Yan.
Walaupun tubuh Shi Yongzhen ada dalam kendali Zhuo Fang, perintah berlutut diabaikan olehnya. Zhuo Fang yang melihat itu hanya tersenyum tipis.
“Tidak kusangka harga diri semut ini sangat besar, walau sudah ku kendalikan tetapi dia masih tidak mau berlutut.” Tatap Zhuo Fang dengan senyum tipis. kemudian, dia melepaskan kendalinya terhadap tubuh itu.
“Apa yang kau lakukan, sialan?” Shi Yongzhen yang baru saja bisa mengendalikan tubuhnya segera mencela Zhuo Fang. Dia menatap Zhuo Fang penuh kebencian.
“Berlutut!”
“Aku menolaknya!” Shi Yongzhen hendak berdiri saat mengucapkannya, namun Zhuo Fang tidak melepaskannya begitu saja.
“Berlutut!” ucap Zhuo Fang penuh penekanan. Manifestasi Naga muncul lagi di belakangnya dan hal tersebut hanya bisa dilihat oleh Shi Yongzhen.
“Naga?” tatap Shi Yongzhen penuh tanda tanya, lalu dia berlutut di tanah.
“Sujud!” perintah Zhuo Fang.
Kemudian, Shi Yongzhen segera bersujud mendengar kata-kata Zhuo Fang. Shi Yongzhen yang menyadari dirinya berlutut dan bersujud di depan Guo Yan dan Zhuo Fang merasa tidak terima. Lalu, dia berteriak sangat keras ke arah Zhuo Fang.
__ADS_1
“APA YANG KAU LAKUKAN PADAKU?!”
Bersambung