
Ceklek
''Pa, apa kak Al sudah datang?''tanya Kia yang baru keluar dari kamar mandi.
''Belum, sayang !''
''Lalu, siapa yang dat____?''Kia terkejut sampai terhuyung ke belakang.oh my gawd, kenapa dia bisa ada di sini.?batin Kia dengan mata melebar sempurna.
Sedangkan yang di lihat, hanya menaikan bahu nya ke atas.dengan tersenyum manis nya yang jarang di perlihatkan ke semua orang.
''Kamu kenapa sayang?kamu sakit, atau sakit kepala?''cemas dan khawatir Pak Andre bertanya.
''Oh,Kia tidak lagi sakit Pa. hanya keseimbangan Kia saja yang kurang benar atau pas.''ujar Kia sambil membenahi posisi nya ia berdiri.
''Baiklah, lain kali hati-hati, oh iya Papa lupa,kenalkan ini tuan Kenzo Mahesa rekan bisnis Papa. pemilik Hotel Salfin yang berada di kota yang sama, sama kamu sekolah saat ini. tutur Papa Andre kepada Kia.
''Ini bisa jadi contoh Ki,masih muda namun sudah sukses segala macem.''lanjut Papa Andre lagi.
''Apa sudah lulus jadi calon menantu Pak Andre, ?''ceplos Riko yang langsung membekap mulut nya sendiri.
Semua sepasang mata,langsung menatap nya dengan berbeda ekspresi di wajah nya.
__ADS_1
Papa Andre yang tahu maksud tuan Riko yang suka bercanda.langsung tertawa ringan.
''Ah, tuan Riko bisa saja.bukan nya tuan Kenzo sudah memiliki calon istri.mana mungkin dia tertarik sama putri saya yang masih labil. sekolah saja dia masih sekolah SMA tuan.''
Sedangkan mata Kenzo sama Kia saling menatap.penuh dalam sebuah arti.
''Apa suatu hari nanti, kalau Papa nya tahu kebenaran nya dan menganggap dirinya yang merusak hubungan orang lain.''Kia.
''Apa ini waktunya ia berkata jujur?kalau putri nya sudah menjadi seorang istri dari Kenzo Mahesa.''
''Ehem,'' Kenzo berdehem membasahi tenggorokan yang terasa gatal karena keadaan.
''Pak Andre belum mengetahui berita yang terbaru perihal hubungan asmara ku.''tanya Kenzo menatap lekat mertua nya di atas bankar.
Pak Andri mengerutkan kening nya, beberapa waktu sebelum bertanya.
Sama hal yang di lakukan oleh Kia, Kia berpikir,berita apa yang di maksud oleh kak Kenzo.?
''Ada berita apa tuan selama aku sakit?''
''Pertunangan ku sama gadis yang bernama Aurel Sa,sudah putus tiga hari yang lalu.''ucap Kenzo tegas dan ke inti nya langsung,hampir saja.
__ADS_1
''Akhirnya putus juga, ups maaf bisa di lanjut. '' dengan salah tingkah Kia mengerutuki kebodohan mulut nya sendiri yang keceplosan.
Kenzo ingin tertawa keras melihat gelagat Kia yang keceplosan berbicara.
''Kenapa melihat ku seperti itu?kesal Kia. ''dan kamu,''tunjuk Kia ke arah Kak Kenzo''jangan mengejek ku, kita belum berkenalan. kenal kan nama ku Kiana Maulia Sanjaya putri satu-satu nya karena kakak ku seorang laki-laki.''ucap Kia mengulurkan tangan nya di depan Kak Kenzo.dengan cepat Kenzo menerima uluran tangan manis istri nya dengan menarik tangan nya untuk lebih mendekat
''Eh''pekik Kia pelan.
''Aku suka gaya mu sayang, ''bisik Kenzo di dekat telinga Kia.
"Kau, " pekik Kia tertahan melihat asisten suaminya tertawa beberapa detik.
''Oh, iya Pak Andre. lain kali panggil saja aku Kenzo tanpa embel-embel tuan di kala luar jam kerja.ku merasa tidak sopan dengan mertua ku sendiri. "ucap Kenzo dengan kalimat terakhir memelan hanya Kia yang mendengar nya saja. karena posisi nya masih terlalu inti. Kia masih berada di samping nya Kenzo saat ini.
''Mertua, ''ulang Pak Andre.
''Iy___''
''Orang tua Pa, ''sambar Kia cepat.
''Ooh,''
__ADS_1
''Mertua juga boleh, kalau di izin in. ''Goda Kenzo.
Membuat Kia mendelik menoleh, lalu menatap tajam ke arah suami nya.''sejak kapan dia bisa berubah seperti Digo, yah Digo.teman dekat nya waktu di sekolah yang lama dulu.