
Kia yang baru saja menyadari cuma menghembuskan nafas beratnya.
''Sudah tahu maksudku.'' Tanya Kenzo dengan muka datarnya.
''Selesai,''
Kenzo, mengembalikan handphone milik Kia ke tangan nya.'' Satu lagi, pulang sekolah bareng sama aku. ada yang perlu kita bicarakan berdua.'' Kenzo langsung balik arah tanpa menunggu jawaban dari Kia.
Kia yang melihat punggung Kenzo yang semakin jauh, hanya mendesis pelan.
''Kira-kira, apa yang akan dia bicarakan denganku.?''
''Apa soal pernikahan dadakan kemarin.?'' Kalau benar.
''Apa yang harus aku lakukan.?''
''Mau lanjut atau berhenti saja, kalau berhenti mau di taruh dimana harga diriku. Masa iya , masih sekolah SMA aja sudah berstatus janda. kalau lanjut__''
Kia menggeleng-geleng kan kepalanya dengan pelan, lalu dia teringat kembali sama kata-kata papanya yang dulu. Benar apa yang di bilang papa,? Hidup di kos-kosan tidak semudah yang dia lihat dari luar nya saja
🍃
🍃
🍃
PULANG SEKOLAH
Kia,berjalan menuju parkiran di sekolah. Dua temannya sudah pada pulang duluan. Kia sebenarnya ragu untuk pulang bersama Kak Kenzo. Ia takut kalau dirinya, di pergoki sama orang lain atau dengan Aurel sendiri. , apa lagi semua murid sudah pada tau, kalau Kenzo sama Aurel sedang berpacaran.
__ADS_1
Tring,satu pesan masuk ke handphone milik Kia.
Suamiku
''Masuk mobilku sekarang.''
''Bisa -bisanya dia menulis nama suamiku di kontak ku dengan sesuka hati nya, memang kenyataannya dia suamiku sih.'' Gerutu Kia dengan senyuman tipis nya.
Mengedarkan pandangnya ke kiri dan ke kanan. Mencari tau keberadaan mobil milik Kak Kenzo berada. Dan juga memastikan kalau ada orang lain tidak, di parkiran sekolah saat ini. Sudah di bela-bela in, keluar dari kelas nya dengan paling belakang sendiri.
''Nah, itu dia.'' Tanpa berpikir panjang lagi. Kia melangkahkan kaki nya begitu cepat memasuki ke dalam mobil milik Kenzo, dia takut nanti keburu ada orang yang lihatnya.
''Lama banget sih,'' Ketus Kenzo, dengan melajukan mobilnya pelan dan meninggalkan parkiran sekolah tersebut.
''Apa, lama dia bilang?'' Batin Kia yang menggerutu kesal.
Kia langsung memasang sabuk pengamannya, lalu memalingkan wajahnya menghadap ke luar jendela.
Hening beberapa waktu, tidak ada yang ingin membuka obrolan di antara mereka.
Setelah menempuh perjalanan sekitar tiga puluh menit, mobil yang di kendarai oleh Kenzo, berhenti di Basement Apartemen gedung pencakar langit. Yang memiliki puluhan lantai.
Mereka berdua segera memasuki ke dalam lift, lalu menekan nomer tiga puluh. Yang artinya, mereka akan pergi ke lantai tersebut.
SAMPAI.
Pandangan mata Kia menyusuri, seluruh sudut Apartemen bertipe Lux. Dengan desain cukup elegan itu. Cukup terbilang sangatlah mewah bagi Kiana.
''Duduk dulu, kita akan membahas pernikahan kita.'' Perintah Kenzo, yang sudah lebih dulu menjatuhkan pantatnya ke sofa ruang tamu itu.
__ADS_1
''Ini Apartemen milik siapa Kak.?'' Tanya Kia yang sudah ikut duduk di sofa, dengan jarak setengah meter dari Kenzo.
''Awalnya, Apartemen milik diriku sendiri. Tapi, sekarang ini sudah menjadi Apartemen kamu juga.'' ujar Kenzo dengan senyuman tipis menatap ke arah Kia. Entah, kenapa dengan dirinya sekarang, yang semenjak dia mengucap Ijab qobul kemarin. Kenzo tidak bisa menyingkirkan nama Kiana dari pikiran nya.
Kenzo merasa, kalau pernikahan tidak boleh di anggap sebuah permainan. Pernikahan bukan sebuah janji di depan Pak Ustadz saja. Walaupun kemarin dia terpaksa menikah dengan Kamu. Tapi Kenzo akan berusaha membangun indahnya mahligai rumah tangga baru nya ini.
Kenzo memang masih sekolah anak SMA. Namun, kemampuan yang di milik i Kenzi jangan di anggap remeh. Kenzo juga sudah mengurus pernikahan nya secara sah Negara. Tidak menikah secara siri. Butuh waktu yang cukup lama saat ini. Dan pada akhir nya, sekarang ini sedang proses mencari latar belakang nya Kiana.
''Hah, kenapa jadi milik Kia juga kak?''
''Apa kamu lupa,?kita ini sudah menikah meskipun terpaksa. Apa pun miliku jadi milikmu juga, dan sekarang kamu juga sudah menjadi tanggung jawab aku Kiana.'' Ucap Kenzo menatap istrinya itu.
''Tapi Kak, kita masih sekolah, kita tidak tau apa itu landasan berumah tangga yang benar dengan salahnya.''
''Kia juga tidak faham saat ini Kak.
apa lagi kalau nanti keluargaku mengetahui nya.?Jawaban apa yang Kia kasih, ketika di minta penjelasan.'' Keluh Kia.
''Kamu tenang saja, soal pernikahan kita, sama sekolah kamu. tidak perlu kamu pikirkan lagi''
''Soal pernikahan kita, Kakak gak akan menuntut macam-macam. Kamu boleh tinggal di kos-kosan mu, seperti sebelum menikah. Aku juga tidak akan mengekang mu, termasuk sekolahan mu juga.''
''Ada beberapa yang kamu harus patuhi, Ki? ke mana pun kamu pergi, kamu harus izin dariku terlebih dulu. Seenggaknya kabari aku dulu. Walaupun tidak tinggal bersama, yang terpenting sekarang ini komunikasi kita lancar.''
''Dan, kamu jangan pernah menjalin hubungan dengan pria mana pun itu. Karena kamu sudah berstatus punya suami. Apa kamu sudah paham,Ki.?'' Tanya Kenzo.
''Apa, itu semua berlaku sama Kakak.?'' Tanya Kia ragu-ragu.''
TINGGALKAN JEJAK KAK, 🙏
__ADS_1