MARRIED YOUNG

MARRIED YOUNG
bab26


__ADS_3

Saat ini, tuan Andre Sanjaya berada di tempat di mana sang istri tercinta di makam kan.


Ia menatap dengan sendu, gundukan tanah di depan nya. Hampir dua tahun lebih tuan Andre Sanjaya tak pernah tidak absen ke makam istri nya.


Kehilangan seseorang yang kita sayangi untuk selama nya. Memang menjadi sebuah hal yang sangat menyedihkan dan terpukul.


Bagaimana tidak, mereka selalu ada di kehidupan kita. Akan pergi dan tidak akan kembali lagi.


Tentu bayang-bayang rindu, yang akan selalu menyelimuti hati kita. Yang merasa sedih karena kehilangan.


Ini yang di rasakan, Tuan Andre Sanjaya. saat mengunjungi makam istrinya tercinta. Ia teringat di masa awal pernikahan dengan istrinya.


Pernikahan yang tidak di restui ke dua orang tua nya. Istrinya anak dari Panti asuhan yang merantau ke kota. Tidak masalah bagi tuan Andre Sanjaya. Yang penting itu ke setiaan. Itu yang di ingin kan oleh tuan Andre di saat dirinya berjuang.


Sebelumnya, tuan Andre Sanjaya sudah pernah menikah dengan seorang model yang begitu cantik. Namun naas, di hari pernikahannya dan juga malam pertama nya. Justru istrinya tidur dengan adik nya sendiri. Dan lebih sakit nya lagi, orang tua nya membela sang adik nya. Yang sudah di pastikan mereka benar bersalah. Di situlah ia keluar dari rumah, sampai saat ini.


''Huuff.'' Mengeluarkan sesak yang menghimpit dadanya.


Tuan Andre kemudian membersihkan makam sang istri, sesudah dia berdoa.


Tak terasa waktu sudah pukul sepuluh pagi. Tuan Andre melihat sekeliling nya yang sudah sepi. tinggal dia seorang.


''Sudah siang, aku pulang dulu sayang.'' Gumam tuan Andre yang berpamitan.


🍃


🍃


🍃


Siang hari yang begitu panas, bikin Kia males bepergian. Biar lah ia bersantai di kos-kosan saat ini. Dengan minuman dingin dan beberapa cemilan di depannya sambil tiduran seraya nonton TV.


''Tring.''


''Tring.'' Dua pesan masuk di handphone Kia.


Kia melihat di layar tertera nama suamiku.


Pesan satu.

__ADS_1


"Kamu di mana?''


" Aku di rumah.'' Balasnya.


Pesan dua.


"Sama siapa.?''


''Sendirian, ada apa.? Balas nya.


''Tring.'' Satu pesan lagi.


''Aku ada di depan kos-kosan mu, keluarlah sebelum aku masuk.''


''Mau ngapain ke sini.?'' Kia.


''Tring.''


''Nemuin istriku lah, mau ngapain lagi.


Apa kamu lupa.?''


" Tring.''


"Terserah, sudah di depan pintu, buka sekarang atau aku dobrak ini pintu.'' Ancam nya.


''Tok, tok, tok.''


''Sial, dia gak main-main.'' Gumam Kia membuka pintu.


''Ceklek.''


''Berani -bera__belum selesai, Kenzo sudah nyelonong masuk kedalam.''


''Kak Kenzo.'' Teriak Kia kesal.


''Kenapa kamu teriak-teriak,? apa kamu ingin di grebek sama tetanggamu.?'' Kata Kenzo mengulum senyum manis nya.


Kia menutup mulut nya rapat-rapat, dengan menatap orang di depan nya dengan mata tajam nya.

__ADS_1


''Jangan melotot seperti itu, nanti cantik nya bisa hilang.'' Berkata santai lalu merebahkan tubuh nya di sofa.


''Hahh,'' Sia-sia aku ngomong sama dia, batinnya.


''Tok, tok, tok.''


''Kenzo, Kia saling pandang beberapa waktu dengan rasa takut menyelimuti hati nya Kia. Dengan ada nya seseorang yang bisa saja masuk dan memergoki mereka.


Mata Kia, melotot melihat seringai di bibir kak Kenzo.


''Mampus aku.''


''Biarin dia masuk.'' Bisik Kenzo.


membuat jantung Kia seperti sudah loncat dari tempat nya.


''Gila,'' batin nya.


Kia berusaha untuk tetap tenang. meski sebenar nya jantung nya kini terasa hampir saja meledak.


Dengan tenaga seadanya, Kia berusaha untuk tetap menarik kak Kenzo berdiri. Dan membuatnya bersembunyi terlebih dahulu.


''Kamu harus bersembunyi Kak.?''


Ucap Kia yang sudah keringat dingin.


Berbeda dengan Kenzo, yang masih santai di sofa milik Kia. Kenzo berniat untuk membuat gadis cantik di depan nya ini semakin panik.


Dengan kepulangan sahabatnya yang tinggal sama dia.


Kenzo menaik kan sebelah alis nya.


''Kalau aku bersembunyi, aku dapet apa??'' Tanya Kenzo dengan penuh arti.


Kia menautkan ke dua alisnya.


''Pikir nanti itu, pokoknya kamu sekarang ngumpet dulu Kak.'' Jawab Kia, membuat seringai Kak Kenzo terlihat di wajah nya.


Kia tidak lagi peduli, yang terpenting sekarang Kak Kenzo bersembunyi dulu, agar sahabat nya tidak memergoki mereka berdua.

__ADS_1


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK LIKE ATAU SARAN NYA. 🙏🙏


__ADS_2