MARRIED YOUNG

MARRIED YOUNG
bab31


__ADS_3

Kenzo sangat geram, dengan ucapan Aurel yang tanpa di saring dulu. Rahang nya mulai mengeras rasa nya ingin mencekik leher seseorang yang berada di sana.


''Bisa-bisa nya dia menyalahkan aku dalam kesalahannya yang dia buat sendiri.'' Pikir nya.


''Apa yang kamu bilang? Semua ini yang terjadi ke padamu, penyebab nya adalah aku. Kira-kira, apa yang telah aku perbuat malam ini, Aurel?''


''Bukan nya, aku hanya menolak ajak kan kamu untuk menemani mu berjalan-jalan saja. Kenapa, ini semua menjadi salah nya aku.? Bukan nya kamu sendiri yang ingin pergi ke Club malam untuk minum-minuman hingga sampai mabuk.'' Tuduh nya yang sudah tahu kebiasaan Aurel sekarang ini.


''Kamu berubah Aurel.'' Batin nya.


''Seperti apa reaksi Papa mu saat dia mengetahui perilaku kamu di luar seperti ini.? Kalau putri dari seorang Dokter keluar masuk ke sebuah Club malam mencari hiburan. Kau ini seorang wanita, tidak seharusnya meminum berbau alkohol yang tinggi dan tidak datang di tempat seperti itu.'' Omel Kenzo panjang lebar, yang masih peduli dengan Aurel.


''Sudahlah sayang, aku ini lagi sakit. Jangan di marah in terus-menerus. Lagian ini semua sudah terjadi jangan di bahas terus. Untuk masalah papa, dia tidak akan tau kalau tidak ada yang mengasih tahu.'' Lirih nya.


''Papa tidak pernah bertanya selama ini kepadaku. Yang terpenting bagi Papa, aku pulang tidak larut malam. Dan baru kali ini aku tidak pulang ke rumah, tanpa mengabari dulu di rumah.'' Lanjut nya.


''Gak mungkin kan, aku pulang dengan kondisi ku seperti ini. Aku harus menjawab apa? ketika Papa ku bertanya kepada ku.'' Jawab Aurel sendu.


''Itu bukan lagi urusan aku ya, terserah kau memberi alasan apa untuk Papa mu.? Yang terpenting sekarang ini, kamu segera menghubungi Papa kamu yang berada di rumah. Papa mu tadi yang menyuruhku untuk membawamu pulang ke rumah saat ini juga.''


''Apa kau ingin, aku yang mengantar kamu untuk pulang ke rumah sekarang.?''


''Kau, kau sudah gila ya.'' Pekik Aurel marah.


🍃


🍃


🍃


KE ESOK HARI DI SEKOLAH TUNAS HARAPAN.


Bel istirahat telah berbunyi, semua murid-murid berhamburan keluar dari kelas nya masing-masing. Mereka bertiga yang selalu kompak sudah duduk manis di kantin. Di depan nya sudah ada bakso sama minuman nya yang mereka sudah pesan tadi.


''May, kamu merasa tidak kalau Kak Kenzo hari ini sangatlah berbeda.'' Ujar Chika.


''Masa sih, biasa saja tuh masih tampan.'' Jawab Maya yang masih fokus makan baksonya.


''Aaish kau ini, kalau muka emang tampan dari sono nya. Maksud aku itu ada lingkaran panda di mata nya. Seperti nya dia kurang tidur tadi malam.'' Tebak Chika.


''Kamu naksir sama dia?''


''Ck, siapa sih yang tidak naksir sama dia.? Coba kau perhatiin. Ganteng nya dapat, mapan, dan juga kaya. Apa lagi kurang nya? Dia itu sudah paket komplit deh pokok nya. Benar gak sih Ki.'' Menyenggol bau Kia yang asyik makan bakso nya.


''Uhuk, uhuk, uhuk.''


''Ne minum, pelan-pelan napa. Tidak ada yang mau mengambil nya kali Ki.'' kata Chika tanpa dosa.

__ADS_1


''Sialan, sakit tau tenggorokan ku.'' Umpat Kia setelah menghabiskan setengah gelas minuman nya sampai tandas.


''Sorry,'' Menaikan dua jari berbentuk V.


Tring


Hphone Kia berbunyi


Suamiku


Pulang sekolah kita bareng


''Tumben ngajak bareng.'' Gumam Kia


yang masih terdengar oleh Chika di sebelah nya.


''Siapa.?'' Tanya Chika kepo.


''Apa.?'' Tanya balik.


''Ck, siapa yang ngajak pulang bareng?''


''Hah, siapa? Gak siapa -siapa kok.?'' Elak nya.


''Hayo mulai main rahasia-rahasia an ini.?'' Goda Chika. ''Pasti pacar ya.'' Imbuhnya.


Maya, menjitak kening Chika. ''Mikir nya kejauhan.''


''Aauuh sakit tau, siapa tau dia punya pacar yang sedang di sembunyi in.?'' Keluh Chika mengelus kening nya. ''Ini itu nama nya penganiayaan tau.''


''Ngapain,'' Balas Kia di sela-sela temen nya yang berantem.


Tring


Suamiku


''Kepingin saja dan juga kangen sama istriku. jangan bilang kamu lupa. Tak boleh menolak nya dan harus menurut sama sang suami.''


''Lupa soal apa kak,?''


Tring


Suamiku


''Soal di kos-kosan mu waktu itu yang hampir keciduk sama teman mu itu.''


''Oh, itu kita mau kemana.'' Balas Kia dengan telapak tangannya yang mulai berkeringat dingin.

__ADS_1


Tring


Suamiku


''Bulan madu bagaimana.?''


''Ihh, jangan ngaco deh Kak."


''Yuk Ki, ke kelas bel sudah berbunyi tuh. Chat sama siapa sih,? Dari tadi.'' Tanya Maya. ''Jangan bilang apa kata Chika itu benar.?'' Selidik Maya.


''Eh, apaan sih, mana Chika.?'' Celingukan mencari Chika.


''Noh, di kasir sedang membayar makanan kita.'' Tunjuk Maya.


''Ya udah, ayo.'' Menarik tangan Maya keluar menuju ke kelas nya.'' Biar dia menyusul kita nanti.'' Lanjut Kia yang sudah tau arti dari tatapan Maya ke diri nya.


🍃


🍃


🍃


PARKIRAN


Tring


Suamiku


''Ku tunggu di dalam mobil sekarang.''


''May, Chik kalian pulang duluan ya. aku menunggu taksi saja.''


''Kenapa dengan aku sekarang ini,? Oh Tuhan, ampuni lah dosa-dosa ku yang selalu berbohong.''


''Yakin Ki, tidak mau aku antar pulang. Ayolah Ki,! Aku antar pulang saja ya.'' Bujuk Maya.


''Gak ah, sudah dekat kok, sebentar lagi taksi yang ku pesan sudah sampai.''


''Ya udah, aku duluan Ki.'' Melambaikan tangan nya ke arah Kia.


Kia, tersenyum seraya mengangguk-anggukan kepala nya pelan.


Tak selang lama mobil berwarna hitam berhenti tepat di depan Kia. Dengan pintu yang sudah di buka dari dalam. Menampilkan sosok cowok dengan menampilkan menahan kesal nya.


'' Masuk.'' Suara dingin dari dalam mobil.


Huuff

__ADS_1


''Sabar-sabar.'' Gumam Kia pelan.


__ADS_2