MARRIED YOUNG

MARRIED YOUNG
Bab40


__ADS_3

Kia tersenyum, ''Bila kak Kenzo mau berbagi. Kia siap jadi pendengar yang setia, siapa tahu nanti bisa membuat Kak Kenzo lebih lega setelah bercerita.''


Dengan perlahan mobil yang di kendarai oleh Kenzo mulai menepi, di pinggir jalan dekat dengan taman Kota. Suana di taman Kota malam ini tidak terlalu ramai, hanya beberapa orang saja yang masih setia duduk bersantai ditempat nya.


Kalau di lihat waktu sekarang ini, mungkin saja sudah pada pulang untuk beristirahat sejenak.


Kenzo menatap Kia dengan wajah yang sulit di arti kan. ''Apa telinganya tidak salah mendengar, ucapan yang keluar dari mulut Kia tadi.''


''Apakah kau yakin,? Mau mendengarkan keluh ku saat ini. Dengan masalah yang ku hadapi sekarang ini juga.''


''No problem, kalau kamu mau berbagi. Hhm, mungkin saja nanti aku bisa memberi saran sedikit ke Kak Kenzo.''


''Baiklah, sebelum aku mulai bercerita, kamu harus tau dengan satu hal.''


''Apa.?'' Kia menatap wajah Kenzo, yang sambil menunggu kelanjutan yang akan Kenzo ucap kan.


''Sebenar nya, aku ta__''


''Sebenar nya apa kak. ?''


Kenzo membuang nafas nya pelan. ''Sebenar nya tadi aku sudah makan malam dari rumah. Itu hanya alasan aku saja untuk bertemu kamu dan mengajak kamu untuk pergi keluar.'' Lanjut Kenzo.


''Sorry,'' Seraya membuang pandangan nya ke arah lain.

__ADS_1


''Ish menyebalkan, kenapa kamu tidak berterus terang saja kepadaku.? Mungkin aku tidak keberatan untuk bertemu dengan kamu. Lagian dari awal kita berdua mau menjalin hubungan yang baik, bukan.''


''Jadi, lain kali kakak ingin bertemu dengan ku. Tidak perlu berbohong lagi ke padaku. Hanya ingin bertemu dengan ku saja, Kamu sampai rela berbohong,'' Tidak luntur sama sekali, senyuman manis di bibir nya. Yang membuat Kenzo refleks memeluk Kia yang begitu erat.


Kia membeku seketika, dalam waktu yang begitu lama. Ada desiran aneh dalam tubuh nya saat kulit nya bersentuhan.


Entah apa itu dia tidak tau.? Ia juga gak tau harus merespon seperti apa? Apa ia harus membalas pelukan nya atau tidak.? Toh berpelukan pada suami nya sendiri, tidak berdosa bukan.


Tangan nya sedari tadi ragu dan cukup bingung harus bagaimana.? Pada akhir nya secara perlahan naik dan berbalik memeluk erat tubuh Kak Kenzo, di sela dia bergumam. ''Jangan terlalu erat kak, tidak bisa bernafas dengan benar. Apa kah kakak ingin membunuhku,?'' Di sela-sela pelukan nya pada Kak Kenzo.


''Maaf,'' Dengan gerakan perlahan Kenzo melonggarkan sedikit pelukan nya terhadap Kia.


Dengan posisi seperti ini, Kenzo bisa mencium aroma jasmine dari rambut Kia. Perlahan memejamkan bola mata nya, untuk menikmati aroma yang begitu menenangakan hati dan pikiran.


''Ada beberapa hal yang kamu perlu ketahui Ki, namun sebelum itu, kamu harus berjanji dulu padaku. Jangan pernah menghindar dariku atau punya niatan untuk pergi dariku. Kamu boleh marah dan kecewa tapi kamu juga harus ingat.'' Ucap Kenzo dengan posisi yang masih sama.


Aku sangat menghargai sebuah pernikahan. Ku harap kamu mengerti posisiku demi kebaikan kita.''


''Hmm, aku akan usaha kan Kak.''


🍃


🍃

__ADS_1


🍃


Sedangkan di tempat lain, seseorang pria berumur sekitar empat puluh dua. Sedang termenung dengan membayangkan masa lalunya.


FLASHBACK


Ceklek


Suara pintu terbuka masuklah seorang wanita berparas cantik. Dengan body yang seksi seperti gitar spayol, di tambah cara pakaian nya yang terlalu minim.


Maklum seorang model papan atas harus mengutamakan penampilan nya di luar atau di dalam rumah, supaya banyak yang mengagumi nya sebagai seorang model papan atas.


''Al,'' Panggil sang wanita dengan suara seksi nya. Saat tidak menemukan apa yang dia cari.


Lalu ia berjalan menuju kamar mandi, untuk memastikan ada orang atau tidak.


Krek


''Tidak di kunci,'' Batin nya lalu ia tersenyum lebar, saat melihat seseorang berendam di bathup dengan mata terpejam.


Tanpa pikir panjang ia melepas semua pakaian nya. Lalu menyisakan dalaman nya saja. Dengan gerakan pelan-pelan kaki nya memasuki bathup.


Tanpa malu ia langsung memeluk pria yang sedang menikmati acara berendam nya. Dengan gerakan cepat tangan nya menyentuh inti bagian yang sensitif.

__ADS_1


Mata yang terpejam tadi sekarang terbuka sempurna. Dengan tertutup rapat bibir nya menahan suaranya. Agar suara aneh tidak keluar dari mulut nya.


Dengan lihai jari-jari tangan cantik berbagi tugas. Yang satu di bawah, yang satu nya lagi di atas meraba -raba otot dada yang atletis.


__ADS_2