
Setelah beberapa waktu Kenzo berperang dengan pikirannya sendiri, akhir nya Kenzo memutuskan untuk turun ke bawah.
Meskipun dengan langkah kaki yang begitu berat, mau tak mau Kenzo harus menghadapi situasi seperti ini. Apa lagi nanti ketika pernikahan nya sudah ke bongkar,? Harus menyesiapkan tenaga ektra.
Yah, bagaimana pun seorang Kenzo Mahesa sukses di dunia bisnis dengan otak pintar di atas rata-rata. Tapi tidak bisa di ubah dengan satu fakta, seorang Kenzo masih duduk di bangku sekolah SMA yang masih berstatus seorang pelajar. Kenzo juga bisa langsung masuk ke perguruan tinggi atau kuliah namun Kenzo ingin merasakan masa-masa SMA yang kata nya indah itu.
Dia tak mau kehilangan masa remajanya yang datang cuma hanya satu sekali. Sudah cukup dia kehilangan kebebasan nya buat nongkrong-nongkrong seperti teman-teman seusia nya.
Setiap pulang sekolah dia sudah sibuk mengurus Bisnis, padat modal, padat karya yang artinya dalam pengelolanya memerlukan modal usaha yang besar dengan tenaga pekerja yang banyak.
Modal, semua modal usaha di zamin oleh Daddy nya. Namun dia harus memutar otak nya untuk mengelolanya menjadi lebih besar. Lihatlah hasil sekarang ini, Kenzo Mahesa menjadi direktur utama di salah satu perhotelan yang cukup besar di Kota nya.
Di samping itu ada jasa seseorang yang selalu membantu nya untuk menjadi seperti ini. Dia lah Riko sang asisten pribadi nya merangkap menjadi sekretaris nya. Usia nya lebih tua darinya Kenzo Mahesa.
''Maaf, sudah menunggu lama.'' Sapa Kenzo berjalan memutari meja menuju kursi duduk Om Alex seraya mencium punggung tangannya.
''Tidak masalah nak Kenzo, aku suka perilaku mu yang begitu sopan.'' Ujar om Alex yang sekarang ini, terang-terangan memuji Kenzo.
Kenzo hanya membalas dengan senyumannya
Tiba-tiba dari samping Aurel memeluk Kenzo begitu erat.
Kenzo terkejut, hanya pasrah saat ini yang ia bisa lakukan. Di hadapan keluarga nya ia tak bisa berbuat banyak. Kenzo yang di peluk tak berniat untuk membalas pelukannya.
__ADS_1
Di sela-sela pelukan nya Aurel berbisik. ''Aku kangen banget sayang, sudah lama aku tak memelukmu, kamu selalu menghindar dariku.''
''Tapi sayang nya, aku tidak.'' balas Kenzo dengan berbisik juga.
''Sudah-sudah ya, kalian yang berpelukan. Bisa di lanjutkan nanti setelah makan. Nanti jadi tidak enak masakannya kalau sudah keburu dingin.'' Kata Daddy Bagas.
Aurel segera melepas pelukan nya ke Kenzo lalu. ''Maaf Dad sudah memb___.''
''Gak apa - Apa, maklum sih anak muda bawaan nya kangen mulu badahal setiap hari bertemu di sekolah.'' Goda Daddy Bagas.
''Bukan seperti itu Pak Alex.?'' Imbuh nya.
''Ah, iya Pak Bagas.'' Kata Alex membenarkan calon besan nya.
Sedang kan Mom nya yang melihat raut wajah putranya yang tak suka, mencoba mengalihkan obrolan nya.
''Hmm, Dad lebih baik langsung makan saja, sedari tadi kita cuma ngobrol saja. Kapan kita melakukan sesi makan malam nya??'' Tanya Mom Siska.
''Baiklah, silakan memilih masakan yang kamu sukai Pak Alex, nak Aurel dan Opa Abraham.'' Tawar nya.
🍃
🍃
__ADS_1
🍃
Setelah 20 menit, sesi makan malam nya telah selesai. Kini tinggal membahas tujuan Pak Alex yang datang kemari.
''Hmm, niat awal ku ke sini ingin membahas soal perjodohan anak kita Pak Bagas. Ini mungkin terlalu cepat bagi mereka yang masih sekolah. Namun ini hanya sekedar acara pertunangan saja.''
''Lagian tinggal beberapa bulan lagi, mereka berdua sudah lulus sekolah SMA.''
''Gak ada salah nya, bukan. Mereka berdua bisa untuk bertunangan dulu. Setelah lulus bisa lanjut lagi ke jenjang pernikahan.'' Lanjut nya.
''Tapi saya keberatan Om,'' Ucap Kenzo di sela-sela pembicaraan Om Alex. Kenzo yang sedari menyimak dia sudah gak tahan dengan arah pembicaraan nya.
''Kenzo, gak sopan kalau menyelak pembicaraan orang tua.'' Tegur Daddy Bagas dengan tegas.
''Tapi Dad___''
''Ya,sudah dimana letak keberatan mu nak Ken.?'' Kata Om Alex menahan kesal nya.
''Gini Om, bukan nya yang lebih penting saat ini, untuk memikirkan ujian akhir dulu. Itu lebih penting dari kita, supaya lebih fokus dulu dengan belajar agar mendapatkan nilai lulusan yang terbaik. Pendidikan itu penting untuk masa depan kita.''
''Tapi sayang, tunangan kita juga untuk masa depan kita.'' Protes nya.
''Dan di mana letak kesalahannya, ini hanya sekedar bertunangan saja.?'' Lanjut Aurel yang tidak terima alasan Kenzo.
__ADS_1
''Apa kamu mempunyai cewek lain selain diriku,? Hingga kamu menolak untuk bertunangan dengan ku.'' Menatap Kenzo dengan intens, serta menaikan ujung alis nya.