
🤚🤚🤚SEMOGA DI HARI PUASA PERTAMA LANCAR DAN selalu SEHAT. SALAM DARI MOMY SIU
🍃
🍃
🍃
''Kenapa kamu bisa ada di sana,?'' Bukan nya kamu tidak mau datang kemarin. Terus ini apa ? Tiba-tiba muncul di pesta nya Aurel.
Pesta nya Aurel, Kia mengerutkan kening nya.
''Apa, ?''
''Bukan cuma pesta nya Aurel saja, pesta mu juga kali.'' Jawab Kia ketus.
''Kok bisa,'' Kenzo bertanya bingung. ''Aurel yang mengadakan pesta bukan aku Sa.. yang.'' Gemes Kenzo melihat tingkah Kia yang tengah mode cemburu.
''Mana mungkin? Aurel mengadakan pesta pertunangan, kalau tidak ada lawan jenis nya alias seorang pria. Emang kau anggap ini acara ulang tahun yang hanya meniup lilin saja.'' Kesal Kia.
''Dan, ralat bukan tidak mau, tapi tidak bisa.'' Ketus nya lalu memalingkan wajah nya ke luar jendela mobil.
''Lalu, kenapa kamu bisa ada di sana,?'' Dan, kenapa kamu bisa kenal sama Digo. Bukan cuma kenal sepertinya kamu cukup dekat dengan nya. '' Ujar Kenzo seraya bergerak pelan manarik dagu Kia untuk menatap nya, kalau berbicara menghadap ke orang nya jangan menghadap luar jendela.
''Apa, diriku ini masih kurang tampan hingga kau mendua kan aku dengan jendela mobil.?'' Goda Kenzo.
''Jangan narsis deh, kak. Kakak itu gak ada tampan-tampan sama sekali.'' Cibir Kia
''Kau yakin,'' Ucap Kenzo seraya memicingkan sebelah matanya. ''Bagaimana kalau kita buktikan? Kalau aku ini tidak tampan sama sekali.''
''Udah lh kak, jangan aneh-aneh. Apa ini masih jauh Rumah sakit nya. ?''
''Hmm, tidak juga. Bukan begitu pak Dadang.'' (supir)
''Iya, tuan muda.'' Jawab nya.
__ADS_1
''Sekarang kita buktikan, menarik dagu Kia kembali. Tatap bola mata ku.!'' Perintah Kenzo.
''Apa an sih kak. ?'' berusaha melepaskan diri dari jemari Kenzo.
''Kenapa, apa kamu takut kalau kamu
sedang berbohong.?'' Hmm.
''Ti, tidak kak''
''Terus kenapa.?''
''Karena kita sudah sampai Kak, coba lihat kita sekarang di depan UGD Rumah Sakit.''
Huff
Kenzo menghela nafas nya ringan,''Ok, Kamu tunggu sebentar biar aku carikan kursi roda. Ingat, jangan turun lebih dulu, sebelum aku datang membawa kursi roda.'' Pesan Kenzo.
''Iya kak Kenzo. Lagian kaki ku ini masih sakit untuk berjalan dan seperti nya bengkak sedikit.'' Kata Kia sambil mengecek kaki nya.
''Dan, satu hal lagi''!
''Kamu masih belum menjelaskan, siapa Digo? Dan juga dari mana kamu bisa kenal dengan nya. ?''
Hmm
Merasa tidak puas dengan jawaban yang di berikan oleh Kia. Kenzo meninggi kan suara nya.''Di jawab lKia !!
''I i iya Kak,'' Jawab Kia dengan nada gugup nya. Terkejut, ya jelas terkejut saat mendengar suara nya kak Kenzo yang tak seperti biasanya.
10 menit
''Mau ku gendong,'' Tawar Kenzo saat melihat Kia susah turun dari dalam mobil nya.
''Tidak perlu, malu di lihat orang banyak Kak.''
__ADS_1
''Baiklah''
Sesampai di dalam UGD, Kia langsung di periksa oleh Dokter Deby, yang tidak lain tante nya Kenzo sendiri. Yang pernah merawat Kia di Rumah Sakit dulu. Lalu Dokter Deby di bantu oleh suster di bawa ke ruang praktek Dokter Deby.
''Ini, tidak kenapa-napa,?'' Ini juga tidak terlalu parah. Nanti sampai di rumah di kompres pakai air dingin ya.! Lalu, kenapa bisa jatuh seperti ini Kia. ?''
''Tiba-tiba saja, high heels ku patah Dok. jadi seperti ini deh kaki ku Dok.''
''Maka nya kalau jalan pakai mata.'' Jawab Kenzo cepat sambil berjalan mendekat ke arah dua wanita yang berbeda usia.
Kia, cuma menggelengkan kepalanya pelan. Tidak berniat sedikit pun untuk membalas nya. Tidak habis pikir apa yang keluar dari bibir suami nya itu,'' batin Kia.
''Sabar Kia, orang nya seperti itu memang.'' Bisik Dokter Deby
Tok
Tok
Tok
Terdengar ketukan di balik pintu.
''Masuk lah,!'' Kata Dokter Deby dari dalam. !
Ceklek
Terlihat, dua laki-laki tampan yang berbeda usia. Yang berjalan cepat kearah Kia putri nya, langsung memeluk nya, tak lupa memberi kecupan di kening Kia beberapa kali.
''Kamu tidak apa-apa kan sayang. ?''
Pertanyaan pertama yang keluar dari bibir papanya.
Cukup khawatir, dengan kondisi putri satu-satu nya. Iya takut beberapa tahun yang lalu terjadi kembali.
Dengan lembut Pak Andre mengecek seluruh tubuhnya. ''Di mana yang sakit.? Apa ada yang terluka,? Parah atau tidak.''
__ADS_1
''Papa, Kia tidak apa-apa. Jangan terlalu khawatir, ok. Ini cuma luka kecil, coba papa lihat.'' Gerakan pelan Kia memperlihatkan luka nya, ini cuma lebam-lebam saja. Imbuhnya
''Syukur lah,'' Ucap dua lelaki bersamaan.