MARRIED YOUNG

MARRIED YOUNG
Bab137


__ADS_3

Grep


Kenzo memeluk pinggang istri nya dari arah belakang. Menaruh dagu nya di pundak sang istri yang kini sedang memanasi sarapan pagi nya yang sudah keburu dingin.


Kia terperanjat kaget ketika di peluk dari belakang.''Bisa tidak, kalau tidak ngagetin aku Ken.'' Mencebikkan bibir nya. ''Aku lagi membuat sarapan kita ini hangat kembali, sayang.'' Kesal nya yang tidak di endah kan oleh suaminya. yang kini justru bertambah dalam lilitan tangan di perut nya.


Kenzo tidak peduli ngedumel nya Kia istrinya. Kini dia asyik mengendus-endus leher nya istri nya yang bikin candu. ''Aku sudah menuruti perintah mu untuk mandi dulu, dan setelah mandi kini kau malah ngedumel tak jelas sih.'' Gerutu nya.


''Aku tidak ngedumel Kenzo sayang. Kamu datang nya tanpa bersuara, dan tiba-tiba aja memeluk aku dari belakang. Dan membuat jantung ku ingin melompat dari tempat nya.'' Kia menggeleng-geleng pelan, melihat tingkah laku Kenzo kepada dirinya yang berubah menjadi manja.


''Mending kamu tunggu di meja makan, perut aku sudah laper banget Ken.'' Membuat Kenzo terpaksa berdiri normal. '''Sudah ku lepas ya, kamu tidak berubah masih sama bawel nya.'' Berbalik, melangkah ke arah meja makan.


''Masa sih, kamu juga tidak berubah masih sama, masih manja juga.'' Balas Kia.


Kenzo tidak protes, memang itu kenyataan nya.


''Apa hari ini ada jadwal untuk kuliah? Ken. ''

__ADS_1


Kenzo menggeleng. ''Tidak ada, kamu sendiri.?''


''Mengambil cuti,''


''Beberapa hari.?''


''Sekitar seminggu.'' Seketika Kenzo melotot tidak percaya. ''Seminggu, hanya seminggu. Kau sedang bercanda, sayang.''


''Aku tidak lagi bercanda. Mau teh hijau atau kopi hitam atau____"


"Kopi hitam aja."


Tanpa banyak bicara lagi, pasangan suami istri ini menikmati sarapan pagi nya tanpa bersuara.


Kenzo selesai lebih dulu dari pada istrinya. Mengambil kopi dan berpindah tempat ke arah kursi santai dekat teras samping rumah nya. Lalu menyesap nya dikit demi sedikit, dan diikuti oleh Kia membawa secangkir teh hijau kesukaan nya. Duduk berdua menikmati suana pagi ini dengan di temani minuman kesukaan diri nya masing-masing. "Berarti kamu kesini hanya seminggu, sayang." Tanya Kenzo yang sedari tadi kepikiran kalimat itu terus.


Kia menganggukkan kepala nya. "Iya Ken." Membuat Kenzo tak semangat.

__ADS_1


Dret


Drer


Dret, benda persegi milik Kia kini berbunyi di atas meja di depan Kenzo dan Kia. Ada yang menghubungi nya melalui vidio call di dalam benda persegi milik nya.


Kia melirik ponsel yang berbunyi, berlalu menatap Kenzo suaminya. ''Tadi Mom menghubungi kamu ketika kamu sedang di dapur, jadi aku yang mengangkat nya, tidak apa-apa kan.?'' Jawab Kenzo yang sudah tau arti tatapan dari istri nya.


Kia menggeleng


''Kenapa tidak di anggkat.?''


''Males,''


''Coba dulu, siapa tau penting? Kenapa tidak ada nama nya.?'' Heran Kenzo. ''Jangan bilang,'' Ibu jari Kenzo menggeser tombol hijau di layar tersebut. Lalu kamera belakang di hidupkan dan menampilkan pemandangan teras milik Kenzo yang terlihat.


''Kenapa beberapa hari ini sulit sekali di hubungi, Kiana?'' Suara laki-laki dari dalam ponsel nya. ''Dan juga, beberapa hari ini kamu tidak masuk kuliah.? Kamu kemana. ?'' Cemas Axel dari seberang telepon.

__ADS_1


Axel


Tubuh Kia membeku, sulit sekali untuk bernafas. ''Kenapa sekarang dirinya terkesan bermain api dibelakang sang suami, yang kini mulai ketahuan di depan suami nya juga.'' Pikir Kia.


__ADS_2