
Ketika seorang cowok tinggi, cool, kek badboy, dan cogan tentunya. Yang sedang melewati para cewek di koridor sekolah. Membuat cewek- cewek alay dan cabe-cabean berteriak.
" Aaaah!!! ganteng banget tuh cowok! "
" Calon masa depan gue lagi lewat! "
" Suami gue ternyata cakep bener! "
Siapa lagi kalo bukan Rio Afrian yang sedang menuju ruang guru yang berada di ujung.
Alina yang sedang mengikutinya dibelakang, membuat para cewek alay melirik sadis ke arahnya.
Tuh kan, gue udah dilirik sadis sama para cewek centil. Mana si Rio gak peduli sama gue lagi. Apa gak kasian sama istrinya yang dapat aura buruk. Batin Alina.
Hari ini pemandangan di SMA Gold Rosse sangat berbeda dari hari-hari biasanya. Pasalnya, hari ini kedatangan murid baru yang sangat mencolok bagi semua murid cewek yang bersekolah disekolah itu.
Setelah Rio dan Alina keluar dari ruang guru, semua murid-murid cewek menghampiri Rio. Mereka semua saling berdesakan hanya agar dapat melihat Rio lebih dekat.
Alina yang berada diantara mereka. Merasa dirinya terpojokkan dipaling belakang.
Sedangkan Rio sibuk mencari keberadaan Alina diantara banyaknya murid cewek yang ada disekitarnya itu.
Dan akhirnya mata Rio menangkap keberadaan Alina berada. Disana Rio berusaha mendekatkan dirinya ke arah Alina. Berniat melindunginya dari desakan mereka semua.
Karna semua cewek yang ada dipaling belakang ingin melihat Rio lebih dekat. Membuat semuanya semakin berdesakan dan membuat Alina terdorong dan jatuh. Dan saat bersamaan Rio melihat Alina yang terjatuh dan tangannya terinjak oleh mereka membuat dirinya merasa sangat marah.
" ¿Pueden todos estar callados?!!!! "
( Bisa nggak kalian semuanya diam?!!!! )
ucap Rio tanpa sadar berbicara menggunakan bahasa Mexico dengan nada tinggi.
__ADS_1
Seketika semua cewek itu berhenti berdesakan karna mendengar Rio yang berbicara dengan nada tinggi walau mereka gak tau artinya apa. Tapi mereka menyadari bahwa Rio merasa sangat marah.
" ¿No ven todos si alguien ha caído? !!! "
( Tidakkah kalian semua melihat ada seorang yang terjatuh?!!! )
Semuanya hanya terdiam dan tak bersuara. Karna mereka memang tidak tau apa yang Rio katakan.
Rio mengabaikaan mereka tau atau nggak yang dia katakan pada mereka. Dia hanya lebih fokus dengan keadaan Alina yang terluka itu.
Rio secepat kilat menggendong Alina ala Bridal style, membawanya menuju UKS.
Ditengah perjalannya menuju UKS, Rio merasa bingung dimana ruang UKS berada.
Tepat disaat Rio kebingungan mencari ruang UKS. Zazkia yang baru sampai, melihat suami sepupunya yang sedang kebingunan dan sedang mengendong Alina. Dia segera menghampirinya.
" Alina kenapa?? " tanya Zazkia dengan panik
" UKS, UKS dimana?! " Rio menghiraukan pertanyaan Zazkia.
***
Diruang UKS. Zazkia tidak diperbolehkan masuk oleh Rio. Dia harus menunggu diluar pintu saja.
" Udah gue bilangin jangan jauh-jauh dari gue! " ucap Rio sambil mengobati luka yang ada ditangannya.
" Iya, gue salah! " ucap Alina menahan rasa sakitnya.
" Jadi ribetkan guenya! " Rio menekan tangan Alina yang sedang ia obati..
" Aww! sakit banget tau! "
__ADS_1
" Ck, Sabar dulu dong! awalnya emang sakit. Nanti kelamaan juga enak kok! " ucap Rio yang merasa kesal dengan jeritan Alina.
Sedangkan diluar pintu UKS. Zazkia yang belum pergi dari sana. Merasa aneh mendengarkan perkataan mereka berdua didalam.
" Kok gue ambigu ya dengerinnya. Mereka lagi ngapain sih sebenarnya didalam? " ucap Zazkia pada dirinya sendiri.
Didalam, Alina hanya terdiam, sambil memejamkan matanya menahan rasa sakit karna Rio sedang mengobati luka dibagian kakinya.
Hari ini mereka berdua izin pulang lebih cepat dengan alasan Alina terluka.
Sedangkan Murid-murid cewek yang melihat Alina digandeng oleh Rio merasa sangat cemburu. Lalu salah satu dari mereka bertanya pada Zazkia.
" Eh Zazkia! Alina kok bisa deket banget sama Rio?? " tanya Dhita verissa.
" Ya karna dia itu suaminya! " ucap Zazkia tanpa sadar.
" Suami?? "
Astaga! gue keceplosan dong! gue lupa kata-kata bukde. Semua murid sekolah harus gak ada yang tau soal mereka udah nikah. Batin Zazkia
" Maksud gue itu. Mereka kayak suami istri. Tapi mereka cuma sebatas adik kakak doang kok. " ucap Zazkia dengan karangannya.
" Ternyata mereka berdua adik kakak? " tanya salah satu teman Dhita.
" I...i...iya! mereka adik kakak doang kok! "
" Kok gue baru tau kalo Alina punya kakak ganteng. Bisa bahasa asing lagi. " ucap Dhita.
" Iya, dia itu sejak kecil ikut kerabat pakde ke Mexico. " ucap Zazkia. Menceritakan kebohongan pada mereka.
" Jadi, dia tinggal di Mexico. "
__ADS_1
Zazkia terlanjur membuat cerita bohong pada mereka semua karna kesalahan dari mulutnya. Dia harus segera memberitahukan pada Alina tentang kebohongan yang dia buat.
Zazkia memang terkenal dengan mulut bar-barnya. Jika mempunyai suatu rahasia, lebih baik tidak memberitahunya. Jika sampai memberi tahunya, dia langsung keceplosan memberi tahunya. Kadang-kadang dia memang membuat cerita bohong kalo udah keceplosan.