MARRIED YOUNG

MARRIED YOUNG
Bab118


__ADS_3

''Tidak ada hubungan nya dengan pernikahan kita. Daddy ku sama Mommy ku sudah merestui hubungan kita, pernikahan kita.''


''Jangan berpikiran buruk dulu, sebelum tahu sebenarnya.'' Jelas Kenzo.


Melihat Kia istrinya yang masih menatap nya tidak percaya. Membuat Kenzo terkekeh.


Jelas saja, hal itu membuat Kia semakin bingung.


''Kalau bukan itu? Lalu, apa yang membuat kamu seperti tadi.?''


''Nanti aku jelaskan di Apartemen, tidak untuk sekarang.''


''Kenapa tidak sekarang saja, Kenzo.?'' Tanya Kia saat Kenzo melajukan kembali mobil nya.


''Sebenarnya kita ini mau kemana.?''


''Aku mau mengajak kamu ke tempat yang belum pernah kamu datangi.'' Jawab Kenzo yang semakin membuat Kia bingung.


''Tapi ini sudah malam Ken, emang malam-malam seperti ini mau kemana? Tempat apa yang belum aku datangi sih.?''

__ADS_1


''Sebentar lagi sudah sampai.''


''Ck, aku ikut saja deh.'' Pasrah Kia, mau di bawa kemana oleh suami nya.


Bersamaan dengan mobil Kenzo masuk, dan terparkir apik di parkiran pasar malam. Yang tidak terlalu jauh dari berhenti mobil nya tadi.


Kia ternganga, ternyata suaminya membawa dirinya ke pasar malam. ''Kenapa Kenzo bisa mengetahui, tempat bermain, yang belum pernah dia kunjungi selama ini.''


''Senangkan aku bawa kamu kesini.'' Tanya Kenzo yang mendapati anggukan antusias dari Kia. Tanpa malu Kia menghambur memeluk erat suaminya tersebut.


Dengan senang hati Kenzo membalas pelukan erat dari istrinya. Kapan lagi coba memeluk di tempat umum seperti ini, biasanya hanya di dalam kamar saja. Pikir Kenzo.


''Setiap waktu aku bersama dengan kamu, itu sangat berharga sayang.'' Bisik Kenzo di daun telinga istrinya. ''Mari sayang, kita membuat kenangan yang indah, sebelum kita berdua harus menahan rindu nantinya.'' Ucap Kenzo yang di jawab anggukkan kepala Kia.


''Eh, tunggu Ken.? Apa maksud mu dengan menahan rindu.? Kenzo sayang, jangan bilang kamu akan____''


''Ssstt... kita masuk ke area pasar malam, ok.'' Kia menganggukkan lagi kepalanya. Dengan melepas pelukan nya tadi, mereka berdua bergandengan tangan memasuki pasar malam lebih dalam lagi.


Kia yakin, baik dirinya dengan Kenzo suaminya nanti. Itu jalan terbaik yang sudah di gariskan oleh Tuhan untuk nya. Kenapa saat ini Kia merasa akan terpisah dengan suami nya nanti.? Apa mungkin suami nya akan kuliah ke__.Kia menepis pikiran yang belum tentu itu benar.

__ADS_1


''Sayang,'' Panggil Jenzo.


''Iya,''


'Waktu untuk kita berduaan jarang sekali kita jalani. Cukup singkat bersamaan kita. Namun cukup terkesan, yang di mana mampu menimbulkan cinta antara kita. Yang begitu hadir cepat di hati kita masing-masing.''


''Iya, kamu benar.'' Jawab Kia yang masih memeluk lengan suaminya itu. Dengan kedua mata melihat pernak-pernik di pasar malam tersebut.


''Kita harus mengingat, dengan tujuan awal kita sayang. Untuk mengejar mimpi-mimpi kita dulu untuk mewujudkan nya.''


''Terkadang indah itu butuh perjuangan, sayang.''


Tanpa menunggu suaminya selesai berbicara, Kia kembali masuk ke dalam dekapan suaminya tersebut. tanpa memperdulikan orang-orang yang berada di sekitarnya.


''Kenapa dengan malam ini sih, Kenzo.? Kenapa bikin aku milo seperti ini. Kamu mau pergi ya, kuliah ke keluar negeri ya. Atau, jangan-jangan tebakan aku ini benar ya,.''


''Ehem, sayang mau main jepitan boneka di sana gak.?'' Tawar Kenzo mencoba mengalihkan nya beberapa waktu. Dia ingin malam ini momen sulit di lupakan untuk kita berdua.''


''Mau banget sayang,'' Dengan perlahan pelukan mereka berdua terlepas.

__ADS_1


Dengan langkah senang, mereka berdua menikmati malam ini dengan canda tawa saat mereka sedang bermain.


__ADS_2