MARRIED YOUNG

MARRIED YOUNG
Bab150


__ADS_3

Sesampai di rumah pasangan suami istri itu, di sambut hangat oleh Keluarga besar Mahesa.


Pak Andre juga ikut serta, sejak mulai putri nya turun dari Jet pribadi milik besan nya itu, sampai di rumah Keluarga besar Mahesa.


''Bagaimana perjalan mu sayang. ?'' Tanya Mom Siska. Selepas dari dekapan hangat sang Mom. ''Apa kamu masih mabuk udara, sayang. ?'' Dengan nada khawatir.


''Dikit Mom, tidak terlalu parah mabuk nya.''


''Syukur lah, apa suami kamu, merawat mu dengan baik ketika kamu sedang mabuk.'' Beralih menatap ke arah Kenzo putra satu-satu nya.


Mendengar sindiran dari Mom nya sendiri, Kenzo mendengus kesal. ''Mom meragukan aku, dengan skill yang ku miliki untuk menjadi seorang laki-laki yang bertanggung jawab. Jangan di pertanyakan lagi deh Mom, bahkan skill sebagai sosok orang tua sudah ku miliki, sudah ku asah juga mulai dari seminggu yang lalu.'' Sombong Kenzo dengan bangga.


Seketika, semua orang yang berada di ruang tamu, yang mendominasi warna hijau muda, hijau pupus dan hijau daun terdiam beberapa waktu. Hanya ada keheningan di antara mereka, dengan ekor mata mereka yang menyipit berlalu saling pandang satu dengan lain nya.


''Apa aku salah berbicara. ?'' Heran Kenzo, saat mereka semua menatap ke arah nya. Kenzo belum menyadari apa yang barusan dia ucap kan.?

__ADS_1


Sedangkan Kia memijat pangkal hidung nya yang merasa pusing. Sungguh aneh ucapan dari suaminya. Kalau di hitung-hitung dia tidak pernah bolong meminum pil pencegah kehamilan, bahkan sampai sekarang ini barang itu masih berada di tempat seharusnya. ''Kenapa pikiran nya tiba-tiba ke arah sana ya. ?'' Pikir Kia bingung.


''Sudah-sudah jangan di perpanjang lagi, kasian sama putri ku yang baru turun dari Jet pribadi, dia butuh beristirahat sekarang ini. Apa lagi sepanjang perjalanan putriku mabuk udara,? Yang pasti nya dia masih merasakan pusing di bagian kepala nya.'' Pak Andre mengingat kan soal kondisi putri nya. ''Sayang, Papa pulang dulu ya, sama Kak Aldo. Sebelum beristirahat, jangan lupa untuk meminum obat sakit kepala dan juga rasa mual, jika rasa mual itu masih menyerang mu.'' Pamit Pak Andre dengan mengusap pucuk kepala Kia dengan lembut. Tidak lupa satu kecupan di berikan di tempat yang sama. Setelah itu, di susul oleh Aldo dengan pelukan hangat nya. ''Cepat pulih sayang.'' Bisik nya dan di balas cepat anggukan kepala dari Kia dengan tersenyum ke arah Kakak tercinta nya.


''Biar ku antar ke depan Pa,'' Seketika membuat Kenzo menatap tajam ke arah istri nya.


''Auww, '' Pekik Kenzo dengan mengusap lengan nya yang kena kdrt dari Mom nya. ''Sakit Mom, '' Membuat Mom Siska jengah. ''Jangan lebay, siapa suruh menatap putri ku seperti itu.?''


''Mom, sebenarnya aku ini putra mu bukan sih,?'' Rajuk nya.


''Why, tidak bisa tumbuh kalau hanya aku saja, sayang.'' Protes Daddy Bagas, ''Seandainya bisa tumbuh sendiri, pasti nya sekarang ini sudah menjadi viral, banyak nya bayi lahir didalam lamar mandi.'' Sindir nya lagi.


''Hah, apaan sih Mas, kenapa jadi melebar sih.'' Malu Mom Siska.


''Siapa yang_____"

__ADS_1


''Mari Pa, dan juga Kakak ipar. biar aku antar ke depan. Apa Papa sama Kak Aldo tidak ingin menginap di sini,? Seperti nya, ini sudah terlalu malam untuk pulang ke rumah.'' Tawar Kenzo saat melirik arloji nya ternyata sudah larut malam.


''Apa tidak merepotkan, Nak Kenzo. ? Dengan cepat Kenzo menggeleng membuat Pak Andre dan juga Aldo terdiam. ''Bagaimana dengan Pak Bagas dan ____"


''Papa tidak perlu khawatir, Dad sama Mom pasti tidak merasa direpotkan, bukan seperti itu Dad, Mom.''


Daddy Bagas menatap Putra nya beberapa waktu. ''Setelah memotong ucapan ku seenak nya. Sekarang dia merasa tidak bersalah. Dasar anak kurang pendidikan, sudah di kuliah kan di luar negeri kok masih sama aja.'' Batin nya.


''Tentu, tidak merepotkan sama sekali, Lagian masih banyak kamar yang kosong untuk di tempati. Biar Kenzo sendiri yang mengantar Pak Andre dan Nak Aldo ke kamar kalian.''


Setelah itu Keluarga Mahesa memutuskan untuk beristirahat di kamar nya masing-masing. Mengingat besok pagi, mereka pada pergi untuk bekerja.


CATATAN YA:


Setuju tidak, kalau Aurel dengan Digo di buat novel sendiri.

__ADS_1


Seperti nya Kia dengan Kenzo sudah tidak ada konflik, tinggal menunggu Kenzo kecil otw 🤣🤣🤣


__ADS_2